Breaking News:

Liga Spanyol

Kisah Miralem Pjanic, Terbuang Barcelona dan Nasibnya Dipingpong oleh Juventus

Nasib kurang mujur dimiliki Miralem Pjanic, terbuang dari Barcelona dan dipingpong oleh klub Liga Italia, Juventus.

Josep LAGO / AFP
Pemain depan Juventus asal Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) menyapa pemain tengah Barcelona asal Bosnia Miralem Pjanic sebelum pertandingan sepak bola grup G Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Juventus di stadion Camp Nou di Barcelona pada 8 Desember 2020. Josep LAGO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Barcelona, Miralem Pjanic memiliki nasib yang kurang beruntung bersama klub raksasa LaLiga tersebut.

Miralem Pjanic dapat dikatakan gagal total bersama Barcelona seusai dirinya tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik.

Dan tragisnya, nasib Pjanic layaknya dipingpong oleh klub Liga Italia, Juventus.

Baca juga: Rekap Bursa Transfer, AC Milan-Liverpool Medioker, PSG-Barcelona Pemburu Gratisan

Baca juga: Kisah Pilu eks Liverpool Coutinho, Sudah Pulih Malah Mau Dibuang Barcelona

Bek Uruguay Barcelona Ronald Araujo, gelandang Bosnia Barcelona Miralem Pjanic dan penyerang Denmark Barcelona Martin Braithwaite bereaksi setelah gol Eibar dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Barcelona dan Eibar di stadion Camp Nou di Barcelona pada 29 Desember 2020.
Pau BARRENA / AFP
Bek Uruguay Barcelona Ronald Araujo, gelandang Bosnia Barcelona Miralem Pjanic dan penyerang Denmark Barcelona Martin Braithwaite bereaksi setelah gol Eibar dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Barcelona dan Eibar di stadion Camp Nou di Barcelona pada 29 Desember 2020. Pau BARRENA / AFP (Pau BARRENA / AFP)

Pjanic memang sudah dalam beberapa pekan terakhir sudah masuk daftar pemain yang tidak lagi diinginkan oleh Barcelona.

Blaugrana bahkan sudah mengirimkan surat ajakan putus kontrak namun ditolak mentah-mentah oleh gelandang internasional Bosnia Herzegovina tersebut.

Perlakuan yang terlihat semena-mena dari Barcelona tersebut terpaksa dieksekusi mengingat beban gaji mereka sudah melewati ambang batas yang ditetapkan LaLiga.

Pjanic sendiri dikabarkan menerima hingga hampir 300.000 Euro per pekannya.

Di sini lah drama 'pingpong' Juventus dimulai.

Gelandang Wales Aaron Ramsey bereaksi atas hilangnya peluang untuk mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Turki dan Wales di Stadion Olimpiade di Baku pada 16 Juni 2021.
Gelandang Wales Aaron Ramsey bereaksi atas hilangnya peluang untuk mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Turki dan Wales di Stadion Olimpiade di Baku pada 16 Juni 2021. (OZAN ??KOSE / POOL / AFP)

Bianconeri kabarnya siap memanfaatkan situasi Pjanic yang tak menentu di bawah asuhan Ronald Koeman.

Klub Liga Italia asal Turin itu berkeinginan untuk kembali menggunakan jasa pemain yang pernah membela AS Roma tersebut.

Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved