Breaking News:

Liga Inggris

Erling Haaland, Kebutuhan Chelsea di Lini Depan, Adaptasi Taktik Tuhcel & Arogansi ala Ibrahimovic

Erling Haaland adalah jawaban tepat untuk lini depan Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel, tapi trauma akan Neymar dan Mbappe menjadi pertayaan

Penulis: Gigih
Editor: Dwi Setiawan
LEON KUEGELER / AFP / POOL
Penyerang Norwegia Dortmund, Erling Braut Haaland, merayakan gol 2-0 selama pertandingan sepak bola UEFA Champions League, babak 16 besar babak 16 besar BVB Borussia Dortmund v Sevilla FC di stadion Signal Iduna di Dortmund, Jerman barat pada 9 Maret 2021/Erling Haaland adalah jawaban tepat untuk lini depan Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel, tapi trauma akan Neymar dan Mbappe menjadi pertayaan LEON KUEGELER / AFP / POOL 

Chelsea telah menjadi tim yang mendambakan nomor 9 di lini depan.

Sejak Diego Costa menolak untuk kembali, Tuchel juga memutuskan Tammy Abraham bukan bagian dari rencananya.

Dan Giroud sudah memutuskan mencari tantangan lain di AC Milan.

Haaland adalah nomor 9 sejati, Ia mengemas 41 gol yang menakjubkan dalam 41 penampilan untuk Dortmund di semua kompetisi musim lalu.

Profil statistiknya terlihat seperti Cristiano Ronaldo yang baru saja berkarier dengan usia yang baru 20 tahun.

Dortmund membutuhkan Haaland untuk menyusun serangan, kemampuannya menguasai bola adalah salah satu yang terbaik di Jerman.

Ia memberi ruang kepada dua pemain sayap, atau menjadi eksekutor akhir dari serangan Dortmund.

Menariknya, meskipun tingginya 190 sentimeter, ia jarang mencetak gol di udara.

Ini tidak lepas dari taktik Dortmund, yang lebih mengandalkan akselerasi dan bola pendek cepat.

Dengan asumsi bahwa Tuchel tetap dengan sistem 3-4-2-1 musim ini atau 4-3-3, Haaland perlu menyesuaikan permainannya untuk melakukan semua tugas Nomor 9 Chelsea.

Pelatih kepala Chelsea di Jerman Thomas Tuchel melakukan selebrasi setelah gelandang Inggris Chelsea Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London pada 5 Mei 2021.
Glyn KIRK / AFP
Pelatih kepala Chelsea di Jerman Thomas Tuchel melakukan selebrasi setelah gelandang Inggris Chelsea Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London pada 5 Mei 2021. Glyn KIRK / AFP (Glyn KIRK / AFP)

Baca juga: Jago Urusan Tikung-menikung, Chelsea Siap Serobot Raphael Varane dari Manchester United

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved