Breaking News:

transfer pemain

Jadon Sancho Bisa Main di Beberapa Posisi, Diprediksi Bakal Optimal Jika Main di Posisi Ini di MU

Selama empat musim di Dortmund, Sancho dipercaya untuk beroperasi di kedua peran sayap kanan dan kiri, terutama dalam sistem 4-2-3-1.

Tangkapan layar laman resmi Manchester United
Manchester United meresmikan kepindahan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund, Jumat (23/7/2021) malam, WIB. 

- Sancho bisa beroperasi di sayap kanan, kiri, juga jadi gelandang serang
- Di Dortmund, dia lebih tajam saat main di sayap kiri
- Tapi di United, Sancho sepertinya lebih tepat di sayap kanan
- Sayap kanan United selama ini kurang produktif

TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER- SALAH satu transfer dengan proses terlama di Eropa berakhir dengan manis: Jadon Sancho kini sudah berbaju Manchester United setelah dibeli senilai 73 juta pound (Rp 1,4 triliun) dari Borussia Dortmund. Pertanyaannya, di manakah posisi terbaik Sancho di United?

Dikutip dari tulisan Raj Chohan di situs BBC, posisi terbaik gelandang serang berusia 21 tahun ini bisa diprediksi dari kiprahnya selama di Dortmund, dan pendekatan pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford selama ini.

Musim pertama Sancho di Dortmund, setelah tiba dari Manchester City pada 2017, membuktikan betapa bertalentanya dia.

Pengambilan keputusannya yang sangat matang di sepertiga akhir lapangan, memisahkannya dari talenta rata-rata remaja seusianya saat itu.

Sayang, musim pertamanya tak terlalu mulus. Dihajar serangkaian cedera, ditambah ketatnya persaingan di lini serang Dortmund, membuat Sancho lebih banyak di bangku cadangan. Dia hanya tujuh kali jadi starter dalam musim pertamanya.

Namun, setelah itu performanya terus menajak, dan tak tergantikan lagi oleh pemain lain. Musim lalu, Sancho rata-rata mencetak gol atau assist setiap 83 menit. Prestasi yang fenomenal mengingat usianya baru 21 tahun.

Selama empat musim di Dortmund, Sancho dipercaya untuk beroperasi di kedua peran sayap kanan dan kiri, terutama dalam sistem 4-2-3-1.

Menariknya, ketajamannya dalam mencetak gol secara signifikan lebih tinggi saat bermain di sayap kiri. Ditengarai, hal itu terjadi karena dalam posisinya di kiri, ia dapat memotong ke dalam, ke area kotak penalti, dan melepaskan tendangan ke gawang dengan kaki kanannya yang lebih kuat.

Sancho memang tak punya kecepatan lari di atas rata-rata. Gerakannya tak terlalu eksplosif seperti para penyerang sayap lain di Liga Primer. Tapi, dia punya kecerdasan dalam mencari ruang, dan daya jelajah yang tinggi. Dikombinasikan dengan dribbling kontrol jarak dekat yang luar biasa, hal itu secara teratur membawanya ke posisi mencetak gol.

Halaman
123
Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved