Breaking News:

Serie A Italia

Penyelenggara Serie A Ingin 100 Persen Stadion Penuh Penonton Lagi Meski Dengan Syarat Ini

Kondisi penyebaran Covid-19 yang mulai terkendali di Italia membuat penyelenggara Serie A ingin kapasitas Stadion bisa penuh lagi.

Piero CRUCIATTI / AFP
Pendukung FC Internazionale merayakan kemenangan di Piazza Duomo di Milan pada 2 Mei 2021, setelah tim tersebut memenangkan gelar Kejuaraan Serie A Italia. 

TRIBUNNEWS.COM, TURIN- Kondisi penyebaran Covid-19 yang mulai terkendali di Italia membuat penyelenggara Serie A ingin kapasitas Stadion bisa penuh pada saat pertandingan liga Italia digelar.

Presiden Lega Serie A, Paolo Dal Pino mengungkapkan dia telah meminta pemerintah untuk membuka stadion Italia dengan 'kapasitas 100 persen dengan izin hijau'.

Dewan Lega Serie A diatur hari ini dan setelah pertemuan, Dal Pino mengungkapkan Lega A dan FIGC mengirim permintaan ke Pemerintah Italia.

Presiden mengungkapkan keputusan tersebut saat ini menyediakan 50 persen dari kapasitas, tetapi FIGC menginginkan 100 persen. Asalkan publik yang masuk dibekali 'dengan izin khusus'.

“Dialog dan diskusi dengan lembaga berlanjut dengan tujuan mengubah keputusan 105/2021, di mana ia memberikan 50 persen dari kapasitas dan dalam hal apapun jarak setidaknya satu meter di stadion luar ruangan,” kata Dal Pino seperti dikutip Calciomercato.com.

“Kami mengkonfirmasi permintaan untuk memiliki dalam struktur kami, kapasitas 100 persen dengan izin hijau, sebagai alternatif kami percaya ada kondisi untuk segera memiliki kapasitas efektif 50 persen dengan kursi kotak-kotak di tempat meteran jarak dengan menentukan penggunaan struktur yang tidak efisien.

“Menyadari tantangan besar eksekutif, kami menyoroti dalam pembicaraan dengan lembaga-lembaga yang dihasilkan krisis oleh darurat kesehatan, karena tindakan pembatasan yang diakibatkannya telah menghasilkan krisis likuiditas yang signifikan dalam sepak bola profesional, membuat sektor itu bertekuk lutut. berkontribusi banyak untuk meluncurkan kembali negara dari sudut pandang ekonomi dan sosial.

“Kami menggarisbawahi perlunya tindakan dan intervensi terperinci dalam komunikasi FIGC hari ini.”

Penulis: Muhammad Barir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved