Breaking News:

Liga 1

Hal Ini yang Bikin Ketum PSSI Yakin Klub dan Pemain akan Patuhi Protokol Kesehatan Liga 1 2021

Kompetisi Liga 1 2021/2022 menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dari turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Tangkap Layar
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan dalam diskusi publik, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan meyakini Liga 1 bakal berjalan dengan aman dan lancar meskipun Liga 1 masih dievaluasi dari tiga laga awal yang akan digulirkan.

Keyakinan itu ia utarakan lantaran klub-klub dalam rapat manajer lalu telah berkomitmen untuk bisa menerapkan protokol kesehatan ketat.

Begitu juga dengan perwakilan suporter klub-klub yang siap membantu mensukseskan Liga 1 dengan komitmen nonton di rumah saja dan tidak mengadakan nonton bareng.

“Sudah disampaikan dalam manager meeting kemarin kepada klub. Saya yakin suporter, para pemimpin suporter komit dengan kami, tidak ada nonton stadion, tidak ada pergerakan. Saya yakin lebih tertib lagi ketimbang yang kemarin (turnamen Piala Menpora-red) tapi kemarin sudah tertib juga,” kata Iriawan dalam konferensi pers secara daring, Selasa (24/4/2021).

“Kalau klub melanggar, begitu berat. Mereka komit betul-betul menjaga bubble to bubble semacam karantina. Dari lapangan ke hotel dan sebaliknya. Kemarin sudah dilakukan di Piala Menpora. Apalagi sekarang mereka mengerti sanksinya begitu berat dari pemerintah bila terjadi pelanggaran prokes,” jelasnya.

Kompetisi Liga 1 2021/2022 menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dari turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Salah satunya, Liga 1 2021/2022 akan melakukan tes covid-19 dengan metode PCR di H-1 pertandingan dan setelah pertandingan.

Bahkan di hari H, tepatnya pada pagi harinya para pemain dan ofisial serta yang terlibat di Stadion harus menjalani swab antigen.

“Selain antigen, akan ada PCR H-1. Semua ditanggung oleh PSSI atau LIB. Baik PCR atau antigen, semua berkaitan dengan prokes yang ada. Alat kesehatan lain, hand sanitizer, masker, semua kami tanggung," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved