Breaking News:

Liga Inggris

Fans Chelsea Bikin Mosi Tidak Percaya dan Minta Wasit Anthony Taylor tak Pimpin Pertandingan

Soal keputusan kontroversial dari wasit Anthony Taylor yang mengkartu merah pemain Chelsea, Reece James tampaknya berbuntut panjang.

sportbible
Penggemar Chelsea yang marah sekali lagi menghitung berapa banyak 'keputusan salah' yang dibuat Anthony Taylor setelah kartu merah Reece James vs Liverpool. 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Soal keputusan kontroversial dari wasit Anthony Taylor yang mengkartu merah pemain Chelsea, Reece James tampaknya berbuntut panjang.

Para suporter Chelsea, mengeluarkan sebuah petisi yang isinya meminta wasit Anthony Taylor diberi sanksi tak boleh memimpin pertandingan atas keputusan mengeluarkan Reece James di akhir babak pertama.

Hal tersebut jelas saja membuat Bek kiri Chelsea, Marcos Alonso menyukai petisi yang menyerukan agar wasit Anthony Taylor dilarang memimpin.

Anthony Taylor adalah orang yang bertanggung jawab untuk hasil imbang 1-1 Chelsea dengan Liverpool di Anfield pada hari Sabtu lalu.

Para pemain Austria memohon kepada wasit Inggris Anthony Taylor (tengah) selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Italia dan Austria di Stadion Wembley di London pada 26 Juni 2021.
Para pemain Austria memohon kepada wasit Inggris Anthony Taylor (tengah) selama pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Italia dan Austria di Stadion Wembley di London pada 26 Juni 2021. (Frank Augstein / POOL / AFP)

Kejadiannya, saat Reece James memblokir tembakan Sadio Mane di garis dengan lengannya dan meskipun pelanggaran awalnya tidak dihukum, Taylor pergi ke layar VAR dan memutuskan bek kanan itu harus dikeluarkan.

Kemudian, Mo Salah menyamakan kedudukan dari titik penalti.

Jelas saja hal ini membuat suporter Chelsea sangat marah dengan keputusan itu dan akhirnya, sekitar 70.000 penggemar telah menandatangani petisi yang meminta Taylor tidak lagi menjadi wasit karena mereka merasa dia memiliki "agenda tersendiri" terhadap tim mereka, Chelsea.

Anthony Taylor
Anthony Taylor (zimbio.com)

“Ternyata pria ini memiliki agenda yang kuat terhadap institusi yaitu Chelsea FC,” demikian deskripsi petisi tersebut. "Misalnya, dia mengeluarkan pemain tanpa alasan dan membahayakan hasil kami.

"Kami sangat yakin ini harus diselidiki dan Anthony harus dilarang memimpin pertandingan Chelsea."

Sementara itu, Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel merasa bahwa pemeriksaan melalui VAR terlalu cepat, salah gambar dan menilai Taylor tidak memberikan keputusan yang benar.

"Saya tidak tahu lagi apa yang terjadi dan apa yang tidak terjadi. Kami hanya sedikit khawatir dia hanya melihat foto dan foto itu memberikan gambaran yang jelas bahwa itu adalah kartu merah dan penalti," kata Tuchel kepada Sky Sports usai pertandingan.

“Bagi saya itu terlalu cepat, saya berharap untuk pemeriksaan yang lebih lama dan untuk melihat seluruh situasi, di mana itu dibelokkan. Saya ingat wasit menjelaskan kepada kami, jika itu defleksi dan itu bukan posisi lengan yang sangat tidak wajar, maka itu bukan penalti," jelas Thomas Tuchel.

Bek Chelsea asal Spanyol Marcos Alonso
Bek Chelsea asal Spanyol Marcos Alonso (GLYN KIRK / AFP)

Sedangkan penggemar Chelsea yang marah, sekali lagi menghitung berapa banyak 'keputusan salah' yang dibuat Anthony Taylor setelah kartu merah Reece James saat Chelsea meladeni Liverpool.

James menerima instruksi melakukan pagar betis saat the Blues unggul 1-0. Pemain berusia 21 tahun itu tampak terkejut dengan keputusan itu dan Mohamed Salah mencetak gol penalti berikutnya, meski itu tidak membuat Chelsea kalah dan berakhir 1-1.

Kontan saja pendukung dan pemain Chelsea sangat marah dengan Anthony Taylor dan ini bukan pertama kalinya ini terjadi.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved