Breaking News:

Liga Italia

Ismael Bennacer, Motor Lini Tengah AC Milan, Kecermatan Maldini, Pujian Ronaldo & Singkirkan Modric

Ismael Bennacer kini tak tergantikan di AC Milan, bakatnya sudah dilirik Cristiano Ronaldo dan dipoles dengan apik oleh Stefano Pioli

ANDREJ ISAKOVIC / AFP
Gelandang Aljazair AC Milan Ismael Bennacer (tengah) menyundul bola pada pertandingan sepak bola babak 32 besar Liga Europa UEFA antara Crvena Zvezda Beograd (Bintang Merah Beograd) dan AC Milan di stadion Rajko Mitic di Beograd, pada 18 Februari 2021. ANDREJ ISAKOVIC / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Bursa transfer musim panas 2019, AC Milan dan Paolo Maldini berdiskusi serius untuk mendatangkan satu nama besar sebelum bursa transfer ditutup.

Paolo Maldini dan Ricky Massara mengajukan satu nama kepada Presiden klub, Paolo Scaroni untuk didatangkan.

Nama gelandang Real Madrid, Luka Modric yang jadi pilihan utama dan AC Milan bersiap melakukan negosiasi dengan pemain asal Kroasia tersebut.

Hingga akhirnya, Moncada masuk dan mengajukan satu nama : Ismael Bennacer yang awalnya bermain untuk Empoli.

Geoffrey Moncada mengingatkan bahwa Napoli juga berminat mendatangkannya, akhirnya, Maldini bergerak cepat dan urung bernegosiasi dengan Modric.

Gelandang Aljazair AC Milan Ismael Bennacer (kiri) dan bek Italia Atalanta Raoul Bellanova mengejar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Atalanta Bergamo vs AC Milan pada 23 Mei 2021 di stadion Atleti Azzurri d'Italia di Bergamo.
Gelandang Aljazair AC Milan Ismael Bennacer (kiri) dan bek Italia Atalanta Raoul Bellanova mengejar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Atalanta Bergamo vs AC Milan pada 23 Mei 2021 di stadion Atleti Azzurri d'Italia di Bergamo. (Marco BERTORELLO / AFP)

Baca juga: Bursa Transfer: Theo Hernandez Dilepas AC Milan, Inter Milan Kejar Alonso & Oblak, Conte ke Arsenal

Baca juga: Massimiliano Allegri, Jawaban Ambisi Juventus di Liga Champions, Nasib Ronaldo dan Dyabala

Sulit membayangkan perjuangan Ismael Bennacer untuk bergabung bersama AC Milan.

Jebolan akademi Athlétic Club Arlésien ini menjanjikan di usia muda.

Posisi awalnya bukanlah gelandang metronom, melainkan penyerang sayap, kecepatannya sangat membantu pengembangan permaiannnya di kemudian hari.

Talentanya yang melimpah, membuatnya dilirik Arsenal, Ia bargabung bersama The Gunners pada 2017.

Mencatatkan 24 penampilan, 2 gol dan 1 asis bersama tim akademi Arsenal, ia ternyata gagal mendapatkan tempat untuk bersaing di tim utama.

Halaman
1234
Penulis: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved