Breaking News:

Liga Champions

Fakta Kekalahan Manchester United atas Young Boys, Solskjaer yang Medioker, Ronaldo Samai Messi

Fakta menarik laga Young Boys vs Manchester United di Liga Champions 2021, Kamis (15/9/2021)

SEBASTIEN BOZON / AFP
Striker Manchester United asal Portugal Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara Young Boys dan Manchester United di stadion Wankdorf di Bern, pada 14 September 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Manchester United harus menelan kekalahan memalukan dari wakil Swiss Young Boys di Liga Champions.

Manchester United yang unggul lebih dahulu melalui sepakan Cristiano Ronaldo di menit awal.

Sebelum dua gol Young Boys di babak kedua melalui sontekan Ngamalaeu dan di gol injury time Siebatcheu.

Baca juga: Reaksi Cristiano Ronaldo Manchester United Kalah dari Young Boys, Solskjaer Akui Timnya Ceroboh

Baca juga: Kisah Kekecewaan Ronaldo saat MU Dijinakkan Young Boys, Keputusan Solskjaer Hadirkan Malapetaka

Baca juga: Sorotan Liga Champions - Bayern Munchen Ubah Status Raksasa Barcelona jadi Arsenal Cabang LaLiga

Gelandang Young Boys Kamerun Nicolas Moumi Ngamaleu (tengah) merayakan setelah mencetak gol dengan rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara Young Boys dan Manchester United di stadion Wankdorf di Bern, pada 14 September 2021.
Gelandang Young Boys Kamerun Nicolas Moumi Ngamaleu (tengah) merayakan setelah mencetak gol dengan rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara Young Boys dan Manchester United di stadion Wankdorf di Bern, pada 14 September 2021. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

Baca juga: Hasil Young Boys vs Man United Liga Champions, Ronaldo Cetak Rekor, 10 Pemain MU Dipermalukan 2-1

Baca juga: Pengaruh Positif Cristiano Ronaldo, Pemain Manchester United Tidak Berani Makan Sembarangan

Berikut adalah catatan menarik dari kekalahan Manchester United dikutip dari Opta dan Statman Dave.

1. Drama terbaik dari Young Boys

Gol dramatis Young Boys pada menit ke-95, adalah cara daramatis bagi tuan rumah untuk mempermalukan Manchester United.

Memanfaatkan kesalahan Jese Lingard, Siebatcheu dengan mudah menaklukkan David de Gea di bawah mistar gawang.

Ini adalah gol paling terlambat kedua untuk meraih kemenangan di Liga Champions.

Rekor masih dipegang oleh Lucas Moura yang mengemas golnya ketika menghadapi Ajax Amsterdam.

Saat itu Moura mencetak golnya di menit ke-95 lebih satu detik.

2. Nir bobol yang sulit diraih Manchester United

Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer memang sangat menarik dalam serangan balik.

Tetapi ketika bertahan, mereka selalu kesulitan dan nyaris tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gawang de Gea tidak kebobolan.

Tercatat Manchester United di bawah asuhan Solskjaer hanya mampu mengemas 1 nir bobol dalam 11 pertandingan Liga Champions.

Tentu ini akan menjadi masalah yang harus bisa diselesaikan oleh Solskjaer.

3. Aaron wan Bissaka dan rekor Nani

Aaron wan-Bissaka yang mendapatkan kartu merah, membuat Manchester United harus bermain dengan 10 pemain.

Ini adalah kartu merah perdana yang diraih oleh pemain Manchester United setelah 2013.

Pemain terakhir yang mendapatkan kartu merah secara langsung adalah Luis Nani ketika menghadapi Real Madrid.

Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer memberi isyarat kepada para penggemar di akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton dan Manchester United di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 22 Agustus 2021.
Manajer Manchester United asal Norwegia Ole Gunnar Solskjaer memberi isyarat kepada para penggemar di akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton dan Manchester United di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 22 Agustus 2021. (GLYN KIRK / AFP)

Baca juga: Berita Man United, Dahsyatnya Ronaldo, Pelatih Sampai Minta Izin Dulu, Dibalas Tawa dan Gelengan

4. Mediokernya Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United bermain lebih bertahan sejak kartu merah wan Bissaka pada babak pertama.

Solskjaer memasukkan Varane, Diogo Dalot untuk menutup lini belakang dan mengorbankan lini serang mereka.

Hasilnya? Young Boys menguasai 69 persen bola di babak kedua, menciptakan 11 shots dan dua gol.

Sedangkan Manchester United tidak satu kalipun mengancam gawang dari Young Boys.

Tentu menjadi catatan bagaimana Ole Gunnar Solskjaer bermain lebih bertahan setelah kartu merah.

Taktik ini menjadi boomerang dan membuat Manchester United harus berada di juru kunci Grup F.

Striker Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (tengah) merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara Young Boys dan Manchester United di stadion Wankdorf di Bern, pada 14 September 2021.
Striker Manchester United Portugal Cristiano Ronaldo (tengah) merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup F Liga Champions UEFA antara Young Boys dan Manchester United di stadion Wankdorf di Bern, pada 14 September 2021. (Fabrice COFFRINI / AFP)

5. Rekor baru Cristiano Ronaldo

Gol Cristiano Ronaldo ke gawang dari Young Boys sempat memberikan asa bagi para pemain Manchester United untuk mencetak tiga angka.

Pemain asal Portugal ini sukses menjebol gawang Young Boys di tengah babak pertama.

Ini merupakan tim ke-36 yang dibobol Cristiano Ronaldo di Liga Champions sepanjang karirnya, dan tidak ada satupun pemain yang lebih banyak dari itu.

Rekor sebelumnya dicetak oleh Lionel Messi dengan raihan yang sama.

Young Boys memaksa tamunya Manchester United untuk menelan kekalahan 2-1 dalam partai pembuka fase Grup F Liga Champions di Stadion Wankdorf, pada Selasa (14/9/2021).

Klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer sebetulnya mampu mengamankan keunggulan satu gol di paruh pertama berkat gol Cristiano Ronaldo pada menit 13.

Namun selepas turun minum, Young Boys mampu memanfaatkan situasi Manchester United yang harus bermain dengan 10 pemain.

Setan Merah harus bermain 10 pemain sejak dikartu merahnya Aaron Wan-Bissaka pada menit 35.

Unggul dari jumlah pemain, Young Boys akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Tepantnya pada menit 66 lewat gol Maomi Ngameleu dan berdampak pada kepercayaan diri para pemain Young Boys.

Petaka kembali datang saat Young Boys memberikan kekalahan kepada Setan Merah dengan terciptanya gol di penghujung laga.

Pahlawan kemenangan Young Boys pantas disematkan kepada Jordan Siebatcheu yang memanfaatkan kelengahan pemain lawan,

Gol Siebatcheu pun memastikan tiga poin untuk Young Boys atas Setan Merah.

(Tribunnews.com/Gigih)

Penulis: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved