Senin, 11 Mei 2026

Super Pandit

Juventus Temukan Pengganti Cristiano Ronaldo dalam Diri Moise Kean

Potensi besar Kean dan pengalamannya bersama PSG akan dimanfaatkan Allegri untuk menjadi goal getter Juventus musim ini.

Tayang:
Penulis: deivor ismanto
Editor: Husein Sanusi
Instagram @Moisekean
Moise Kean Usai Cetak Gol ke Gawang Spezia 

TRIBUNNEWS.COM - Moise Kean berhasil menyumbangkan satu gol untuk kemenangan pertama Juventus di Liga Italia 2021/2022.

Di pertandingan yang digelar di Stadion Alberto Picco pada Rabu (22/9/2021) malam itu, berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan I Bianconeri.

Laga itu sekaligus menjadi pertandingan pertama Moise Kean bermain sebagai starter untuk Juventus, setelah ia pulang ke pelukan I Bianconeri dari tim Liga Inggris, Everton.

Kean dibawa pulang oleh I Bianconeri dengan misi besar, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh top skor mereka selama 3 musim, Cristiano Ronaldo.

Kean Berlatih bersama Juventus
Kean Berlatih bersama Juventus

Baca juga: Chelsea Menuju Singgasana di Bawah Nahkoda Thomas Tuchel

Baca juga: Berita Juventus, Allegri Sebut Juve Menang Beruntung, Federico Chiesa Mau Dibajak Muenchen-Dortmund

"Saya tidak merasakan tekanan apa pun untuk menggantikan Cristiano Ronaldo," kata Moise Kean dikutip dari Football Italia.

"Saya hanya ingin membantu tim di mana saya berkembang dan melewati masa-masa indah,"

"Saya tidak terbebani dan hanya ingin bermain. Saya hanya merasakan tanggung jawab mengenakan seragam Juventus," tungkasnya.

Gol yang berhasil Kean sumbangkan di laga melawan Spezia dapat menjadi modal untuk menambah kepercayaan dirinya bermain bersama I Bianconeri, tim yang pernah ia bela semasa kanak-kanak hingga remaja.

Juventus adalah rumah Moise Kean. Sejak usia 10 tahun, Kean mengembangkan kemampuan bermain sepak bolanya di tim akademi Juventus.

Selama menjalani karier bersama tim Juventus muda, performa Kean cukup mentereng, gelontoran gol sukses ia ciptakan, hingga berhasil menjadi top skor Campionato U-17 finals pada musim 2015/2016.

Moise Kean
Moise Kean (fourfourtwo)

Lewat prestasinya tersebut, Kean yang saat itu masih berusia 16 tahun mendapat kontrak profesional oleh I Bianconeri pada tahun 2016.

Usai mendapatkan kontrak profesionalnya, Kean langsung diberi kesempatan untuk melakoni debut bersama Juventus.

Bermain di Allianz Stadium menghadapi Pescara, pada (19/9/2016), Kean dimasukkan Massimiliano Allegri pada menit ke-84 untuk menggantikan striker asal Kroasia, Mario Mandzukic.

Tiga hari setelah melakoni debut, Kean kembali dipercaya tampil oleh Allegri di ajang paling bergengsi di Eropa, Liga Champions.

Pemain asal Italia itu masuk di babak kedua menggantikan gelandang I Bianconeri yang saat ini bermain untuk Besiktas, Miralem Pjanic.

Gol pertama Kean untuk Juventus tejadi pada tahun 2017, saat I Bianconeri bertamu ke kandang Bologna dalam lanjutan Liga Italia musim 2016/2017.

Pemain keturunan Pantai Gading tersebut keluar sebagai pahlawan kemenangan Juventus lewat gol sundulannya di menit akhir.

Gol itu juga membuat Kean sukses torehkan rekor. Striker berpostur 182 cm tersebut menjadi pemain kelahiran tahun 2000 pertama yang mencetak gol di Liga Italia.

Kean pun mengakhiri musim pertamanya di Juventus dengan catatan empat penampilan dan satu sumbangan gol.

Sebuah torehan yang cukup lumayan untuk pemain yang melakoni debutnya pada usia 16 tahun.

Di musim selanjutnya, untuk memberi menit bermain kepada Kean, ia pun dipinjamkan I Bianconeri ke tim Liga Italia, Hellas Verona.

Bersama Verona, Kean sukses mencetak empat gol dari 19 pertandingan, sekaligus mengantarkan Verona terhindar dari jurang degradasi.

Dengan performa apik yang ditunjukkan Kean, ia dipulangkan Juventus dari masa peminjaman.

Namun kepulangannya ke I Bianconeri hanya bertahan selama satu musim.

Setelah sukses menyumbangkan tujuh gol dari 17 pertandingan salama berkostum Juventus, I Bianconeri memilih untuk melepas Kean ke Everton dengan harga 27 juta euro.

Juventus dengan terpaksa menjual Kean. Setelah gagal meraih trofi Liga Champions pada musim sebelumnya, mereka harus menyeimbangkan keuangan.

Gaji tinggi Ronaldo, dan kedatangan Matthijs de Ligt pada awal musim 2019/2020 dengan banderol 75 juta euro, membuat Fabio Paratici, yang waktu itu masih menjabat sebagai Chief Football Officer Juventus, mesti menjual pemain.

Everton yang awalnya berjanji untuk memberi menit bermain guna mengembangkan potensi Kean, justru melakukan hal sebaliknya.

Setelah pemecatan pelatih Everton waktu itu, Marco Silva, membuat karir Kean berantakan.

Pelatih pengganti Silva, Duncan Ferguson, sangat jarang memberi menit bermain kepada Kean. 

Ia lebih memilih memaksimalkan Dominic Calvert Lewin di depan, tanpa mempertimbangkan kehadiran Kean dalam daftar pemain cadangan.

Kesulitan mendapatkan menit bermain bersama Everton, tak membuat ia tak laku di pasaran.

Tim sebesar Paris Saint-Germain, yang kala itu dinahkodai oleh Thomas Tuchel, meminang Kean dengan status pinjaman.

Kehadiran Kean mampu menggantikan posisi Mauro Icardi yang lebih sering berada di ruang perawatan, sekaligus melengkapi keberadaan Neymar dan Kylian Mbappe.

Bersama Paris Saint-Germain, Kean mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 30 pertandingan dengan torehan 17 gol. 

Sebuah catatan yang mentereng untuk pemain yang berada di bangku cadangan tim papan tengah Inggris.

Berhasil tampil cemerlang bersama Les Parisiens membuat nama Kean kembali diperhitungkan sebagai pemain muda paling berpotensi di Eropa.

Lantas, usainya durasi peminjaman Kean di Paris membuatnya  kembali ke Inggris, bersama Everton.

Kean yang jelas tak bahagia di sana, seakan memberi kode untuk Juventus, Kean menyatakan kecintaan kepada Bianconeri.

"Saya tidak melupakan Juventus, mereka akan selalu ada di hati saya," kata Kean dilansir Sport Mediaset.

"Ini adalah tim pertama yang memberi saya debut, saya tidak akan pernah melupakannya," 

"Saya selalu menonton pertandingan (Juventus) ketika saya bisa." tungkasnya.

Dan benar saja, mimpi kean untuk kembali berseragam La Vecchia Signora dijawab oleh manajemen Juventus.

Moise Kean diresmikan klub asal Italia Juventus pada bursa transfer musim panas 2021/2022
Moise Kean diresmikan klub asal Italia Juventus pada bursa transfer musim panas 2021/2022 (Instagram @juventus)

Pada hari terakhir bursa transfer, Juventus meminjam Moise Kean dari Everton selama dua tahun dan memiliki kewajiban mempermanenkan pada 2023 dengan mahar 20 juta euro.

Berposisi sebagai striker, tak membuat kean harus melulu dimainkan sebagai no 9, ia juga dapat bergerak secara dinamis untuk mengisi sisi sayap serangan, seperti apa yang ia tunjukkan bersama PSG.

Dalam pola 4-4-2 yang dimainkan Allegri saat melawan Spezia, ia menaruh Kean di depan bersama Paulo Dybala.

Disokong oleh Federicho Chiesa dan Rabiot yang berada dibelakangnya. Chiesa banyak bergerak dari sisi sayap, sedangkan Rabiot di tengah, itu membuat pola Allegri yang awalnya 4-4-2 dapat berubah menjadi 4-2-1-3 saat menyerang.

Formasi tersebut mampu membuat serangan Juventus lebih cair dan kreatif, peran Dybala sebagai pengatur serangan pun dapat berjalan dengan baik.

Itulah yang membuat Juventus mampu tampil lebih impresif dari laga-laga Liga Italia sebelumnya.

Bianconerri mampu melakukan tembakan sebanyak 20 kali dengan 9 on target dan 3 berbuah gol.

Sepertinya, Allegri akan mempertahankan pola tersebut dengan lebih memaksimalkan Kean dari pada Morata.

Kean yang bermain lebih dinamis dan cepat mampu membuat peran pemain andalan Allegri, Paulo Dybala lebih efektif.

(Tribunnews.com/Deivor Ismanto)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
36
27
4
5
85
31
54
85
2
Napoli
35
21
7
7
52
33
19
70
3
Juventus
36
19
11
6
59
30
29
68
4
AC Milan
36
19
10
7
50
32
18
67
5
Roma
36
21
4
11
55
31
24
67
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved