Breaking News:

Super Pandit

Membuktikan Kualitas Kepa Arrizabalaga, Kiper Chelsea yang tak Hanya Jago Penalti

Kepa tak hanya jago penalti, ia dibeli Chelsea dengan harga mahal memang karena kualitasnya yang luar biasa saat masih membela Bilbao.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Husein Sanusi
zimbio.com
Kepa Arrizabalaga 

TRIBUNNEWS.COM - Melihat Kepa Arrizabalaga bermain bagus, dan menjadi andalan di bawah mistar Chelsea memang seharusnya sudah menjadi hal yang lumrah.

Notabennya sebagai kiper paling mahal di dunia menjadi salah satu alasannya, ia didatangkan Chelsea dari Athletic Bilbao dengan banderol 71,6 juta pounds atau sekitar Rp 1,32 triliun.

Dengan cederanya kiper utama Chelsea, Eduardo Mendy, membuat Kepa mendapatkan kesempatan bermain dari Tuchel.

Usai mampu membawa Chelsea clean sheet saat menghadapi Tottenham Hotspurs di pekan kelima Liga Inggris, Kepa kembali dipercaya menjaga gawang The Blues dalam kompetisi Piala Carabao melawan Aston Villa.

Kiper asal Spanyol itu sukses menggagalkan satu tendangan penalti gelandang Aston Villa, Marvelous Nakamba dan membawa The Blues melangkah ke babak perempat final Piala Carabao.

Kiper Chelsea asal Spanyol Kepa Arrizabalaga bereaksi setelah adu penalti dalam pertandingan sepak bola putaran ketiga Piala Liga Inggris antara Chelsea dan Aston Villa di Stamford Bridge di London pada 22 September 2021.
Kiper Chelsea asal Spanyol Kepa Arrizabalaga bereaksi setelah adu penalti dalam pertandingan sepak bola putaran ketiga Piala Liga Inggris antara Chelsea dan Aston Villa di Stamford Bridge di London pada 22 September 2021. (BEN STANSALL / AFP)

Baca juga: Pahlawan Tepat Waktu Chelsea Bernama Kepa Arrizabalaga, Thomas Tuchel Beri Pujian Setinggi Langit

Baca juga: Juventus Temukan Pengganti Cristiano Ronaldo dalam Diri Moise Kean

"Kepa sangat bagus dalam adu penalti, dia memiliki pengalaman yang baik dalam hal itu," kata Tuchel dilansir BT Sport.

Kehebatan Kepa dalam menepis penalti tak hanya ia tunjukkan di laga itu, namun di kompetisi yang lebih bergengsi, yaitu Piala Super Eropa.

Kalai itu The Blues sebagai juara Champions League, ditantang sang juara Liga Eropa, Villareal.

Tuchel melakukan perjudian dengan menarik keluar Mendy untuk memasukkan Kepa di Menit ke-199.

Pelatih asal Jerman itu sengaja memasukkan Kepa untuk menjadi kiper utama Chelsea dalam babak adu penalti.

Hasilnya pun sempurna. Kepa yang sering kali diremehkan karena sering melakukan blunder, berhasil menepis dua eksekutor penalti Sevilla dan membawa The Blues juara.

Ya, sebenarnya Kepa memang sehebat itu, ia dibeli dengan harga mahal karena kualitasnya saat bermain di klub sebelum Chelsea, Athletic Bilbao memang luar biasa.

Kepa kecil memulai karirnya di umur 10 tahun bersama akademi Athetic Bilbao.

Perkembangan Kepa bersama Bilbao sangatlah cepat, reflek dan kemampuan membaca arah bola Kepa menjadi yang paling bagus diantara kiper akademi lainnya.

Hingga akhirnya pada tahun 2011, diusianya yang baru menginjak 18 tahun, Kepa mampu masuk ke dalam skuat utama Bilbao.

Namun, Untuk memberi jam terbang, Kepa terlebih dulu dipinjamkan ke tim kasta kedua Liga Spanyol, Ponferradina dan Valladolid selama lima musim.

Kepa mampu tampil reguler dan bermain apik bersama dua tim tersebut. Kenyang pengalaman, Kepa pun dibawa pulang Bilbao pada tahun 2016.

Tak menunggu lama, Kepa langsung menjadi kiper utama Bilbao di musim 2016/2017 dan beberapa kali mampu meraih gelar Man Of The Match.

Berkat penampilan menterengnya tersebut, nama Kepa ramai dibicarakan media-media Eropa dan sempat digosipkan akan berlabuh ke tim raksasa Spanyol, Real Madrid.

Namun, pelatih Real Madrid saat itu, Zinedine Zidane yang terkenal irit, menepis kabar tersebut.

“Saat ini kami tidak membutuhkan seorang kiper. Mungkin di bulan Juni, jika ada perubahan,” kata Zidane dilansir Marca.

Performa cemerlang Kepa bersama Bilbao saat itu juga mampu menarik perhatian pelatih Timnas Spanyol, Fernando Hierro.

Kepa dipanggil Hierro untuk masuk ke dalam skuat Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2018.

Usai Piala Dunia, Kepa dibeli Chelsea untuk menggantikan Thibaut Courtois yang memilih hijrah ke tim Spanyol, Real Madrid.

Tak tanggung-tanggung, Chelsea berani membayar mahal kiper berusia 27 tahun tersebut dan menjadikannya sebagai kiper paling mahal di dunia.

Kepa dihargai dengan banderol 80 juta euro atau sekitar 1,38 triliun oleh tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu.

Dirinya menjadi kiper termahal dunia mengalahkan Alisson yang dibeli Liverpool dari AS Roma seharga 72,5 juta euro atau senilai 1,25 triliun rupiah pada Juli 2018.

Harga Kepa memang selangit, kualitasnya dulu juga tidak diragukan. Namun, sejak pindah ke Chelsea ia lebih sering melakukan blunder dari pada bermain bagus.

Kini, kesempatan baru datang untuk Kepa, bersama Tuchel, ia lebih dihargai dan diberi kepercayaan.

Performa bagusnya di beberapa pertandingan bersama Chelsea musim ini, menjadi modal baginya untuk mengembalikan kualitas dia yang sebenarnya.

(Tribunnews.com/Deivor Ismanto)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved