Piala AFF 2020
'Digas' Australia, Shin Tae-yong Singgung Faktor Fisik Pemain Timnas yang Tak Terasah di Liga
Shin bahkan menyinggung masalah fisik baru benar-benar terasa ketika melakoni laga internasional meskipun merasa biasa saja di liga domestik.
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM - Ada dua hal yang menjadi sorotan pelatih Shin Tae-yong terhadap Timnas U-23 Indonesia setelah tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.
Timnas U-23 Indonesia dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 setelah kembali menelan kekalahan dari Australia di laga leg kedua.
Tim berjuluk Garuda Muda itu melakoni laga leg kedua pada Jumat (29/10/2021) malam WIB di Central Republican Stadium, Dushanbe, Tajikistan.
Baca juga: Kecewa Main Tak Lebih 30 Menit, Bagus Kahfi Akui Ini Saat Timnas U-23 Indonesia Dibekap Australia

Baca juga: Protes Tak Ditanggapi AFC, Shin Tae-yong Singgung Kerugian Timnas U-23 Saat Gagal ke Piala Asia
Dalam laga tersebut, Timnas U-23 Indonesia kalah oleh gol cepat Australia yang dicetak oleh Patrick Wood pada menit ke-10.
Patrick Wood mencetak gol tersebut dalam situasi tendangan bebas yang diambil oleh Lachlan Brook.
Baca juga: Hal-Hal Menarik Australia Vs Timnas U-23 Indonesia, Witan Bikin Repot Lawan, Garuda Bertarung Hebat
Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga tersebut hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Laga pun berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Timnas U-23 Australia atas Indonesia.
Kemenangan itu menyempurnakan catatan Timnas U-23 Australia pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 kali ini.
Sebab, dalam laga leg pertama pada Selasa (26/10/2021), Timnas U-23 Indonesia juga dipaksa menelan kekalahan dengan skor tipis 2-3 oleh Australia melalui laga sengit.
Tiga gol kemenangan Timnas U-23 Australia dicetak oleh Marc Tokich (53'), Patrick Wood (59'), dan Jacob Italiano (77').
Baca juga: Naik ke Level Senior, Sejumlah Pemain Timnas U-23 akan Dipanggil Shin Tae-yong ke Piala AFF 2020
Sedangkan dua gol Timnas U-23 Indonesia yang mengejar ketertinggalan tersebut dicetak oleh Witan Sulaeman (68') dan Taufik Hidayat (84').
Dengan hasil tersebut, Timnas U-23 Indonesia dinyatakan tersingkir dari kualifikasi karena kalah dengan agregat 2-4 dari Australia.
Kegagalan Timnas U-23 Indonesia di babak kualifikasi tersebut tidak melunturkan kepercayaan Shin Tae-yong.
Dilansir SuperBall.id dari BolaSport.com, Shin berencana akan memanggil beberapa pemain Timnas U-23 Indonesia untuk tampil di Piala AFF 2020.

Piala AFF 2020 rencananya akan digelar mulai awal Desember mendatang di Singapura.
Dalam ajang tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
"Ada beberapa pemain (Timnas U-23 Indonesia) yang akan dipanggil untuk (Piala) AFF," tutur Shin.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyoroti aspek fisik sebagai kendala besar bagi Timnas U-23 Indonesia dalam dua laga kontra Australia.
"Memang para pemain harusnya merasakan kekurangannya apa, yaitu fisik," kata Shin.
Baca juga: Naik ke Level Senior, Sejumlah Pemain Timnas U-23 akan Dipanggil Shin Tae-yong ke Piala AFF 2020
Shin meminta para pemain untuk mengutamakan aspek fisik untuk segera diperbaiki.
Shin bahkan menyinggung masalah fisik baru benar-benar terasa ketika melakoni laga internasional meskipun merasa biasa saja di liga domestik.
"Jadi mereka harus memperbaiki masalah fisik dulu," ucap Shin.
"Mungkin para pemain tidak merasakannya di liga tetapi merasakannya di pertandingan internasional kali ini," tambahnya.
"Jadi sangat jauh adanya (latihan) fisik atau tidak ada," sambungnya.
Baca juga: Malaysia dan Vietnam Mujur di Kelas ASEAN, Timnas U-23 Indonesia Kalah Terhormat di Level Asia
Shin meminta para pemain untuk berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki hal tersebut sesudah kembali ke klub masing-masing.
Selain dari segi fisik, Shin juga menyoroti penyelesaian akhir buruk yang kerap menyia-nyiakan peluang gol.
"Jika para pemain sudah balik ke klub, harus berusaha maksimal jadi harus bisa bermain lebih kuat lagi," ujar Shin.
"Memang sangat banyak yang harus dievaluasi, tetapi jika melihat dari perjuangan pemain sangat meningkat," imbuhnya.
"Dan masalah finishing yang harus dievaluasi karena kita mendapatkan beberapa kali peluang tetapi tidak dapat mencetak gol," katanya. (Muhammad Respati Harun/SuperBall)