Super Pandit

Zlatan Ibrahimovic dan Misi Si 40 Tahun Bawa AC Milan Raih Scudetto, Lebih Tajam di Usia Senja

Ibrahimovic sukses membuktikan diri bahwa di usia yang tidak lagi muda, ia masih sanggup untuk tampil di level tertinggi bersama Milan.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Gigih
Filippo MONTEFORTE /AFP
Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic merayakan setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma dan AC Milan pada 31 Oktober 2021 di stadion Olimpiade di Roma. 

TRIBUNNEWS.COM - Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan dalam kemenangan AC Milan menghadapi perlawan AS Roma dalam giornata kesebelas Liga Italia pada Senin, (01/11/2021) dini hari WIB.

Seluruh gol yang tercipta bagi AC Milan berasal dari kontribusinya. Gol pertama ia ciptakan dengan cara spektakuler, terjangan tendangan bebas secepat 101 km/jam menghujam gawang AS Roma, Rui Patricio pun dibuat terdiam tak berkutik.

Sedangkan gol kedua AC Milan yang berasal dari tendangan penalti merupakan hasil dari pergerakan Ibrahimovic yang dilanggar di kotak terlarang. Franck Kessie sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Baca juga: Berita Milan, Gol 101 Km/Jam Dibilang Lambat, Ibra Disebut Gipsi, Franck Kessie Diledek Suara Hewan

Baca juga: Rekor 43 Laga Tak Pernah Kalah di Kandang Dipecahkan AC Milan, Mourinho Jengkel kepada Skuat Roma

Sumbangan satu gol Zlatan di pertandingan tersebut, membuat namanya terukir dalam sejarah sebagai striker asing ketujuh yang mampu mencapai 150 gol di Liga Italia.

Striker uzur itu masuk ke dalam catatan sejarah bersama enam striker elit lainnya, yaitu Gunnar Nordahl, Kurt Roland Hamrin, Gabriel Batistuta, Luis Vinicio, Stefano Nyers, dan Hernan Crespo.

Menariknya, diantara keenam striker yang disebutkan, Zlatan menjadi pemain tertua yang sukses menciptakan rekor tersebut.

“Saya tidak tua, saya seperti Benjamin Button, saya mengawali karier di usia tua dan mati muda,'' Ucap Zlatan sambil tertawa saat wawancaranya bersama Milan TV.

Sebuah candaan dari Zlatan Ibrahimovic yang sepertinya bukan candaan belaka, ia tetap berada di levelnya meskipun sudah tak lagi muda.

Zlatan baru saja berusia 40 tahun pada Minggu, (3/10/2021). Dengan usianya, ia menjadi pemain tertua ketiga di Liga Italia 2021/2022.

Hanya ada Gianluigi Buffon (43) dan Gianluca Pegolo (40 tahun 7 bulan) yang berumur lebih tua dari pemain asal Swedia tersebut.

Namun mereka berdua adalah seorang seorang kiper, mobilitas mereka di lapangan tentunya berbeda dengan Zlatan.

Zlatan yang bermain sebagai seorang goal getter berhasil membuktikan bahwa pertambahan usia tak terlalu berpengaruh dalam karirnya.

Apa yang Zlatan tunjukkan di lapangan bersama Milan adalah sebagai bukti bahwa dirinya belum habis.

Semenjak kembali bermain untuk Rossoneri pada Januari 2020, Ibrahimovic seperti menjadi juru selamat.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Napoli
15
13
2
0
37
12
25
41
2
AC Milan
15
10
3
2
29
15
14
33
3
Juventus
15
9
4
2
24
7
17
31
4
Lazio
15
9
3
3
26
11
15
30
5
Inter Milan
15
10
0
5
34
22
12
30
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved