Breaking News:

Saddil Ramdani Dapat Dukungan Dari KBRI Hingga Masyarakat Indonesia

Saddil Ramdani tak bisa kembali ke Tanah Air lantaran klub lamanya, Pahang FA ternyata masih menunggak pajak dirinya di imigrasi Malaysia.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
dok pribadi
Saddil Ramdani saat menjalani latihan dengan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (21/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pesepakbola Indonesia, Saddil Ramdani tak bisa kembali ke Tanah Air lantaran klub lamanya, Pahang FA ternyata masih menunggak pajak dirinya di imigrasi Malaysia.

Saddil yang baru mengetahui hal itu ketika mau kembali ke Indonesia empat hari lalu mengaku sangat kecewa dan geram.

Pasalnya, dirinya yang kini tengah dibekap cedera ingin fokus menjalani pemulihan di Indonesia dan belum lagi dirinya juga diperlukan Timnas Indonesia yang akan berlaga di AFF Desember mendatang.

Saddil berencana akan pulang besok, untuk itu ia berharap Pahang FA yang baru membayar 50 persen bisa melunasinya.

Lebih lanjut, dibalik masalah yang tengah dihadapi, eks pemain Bhayangkara FC itu mengaku senang karena mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah hingga masyarakat Indonesia.

Saddil pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang menurutnya berkat mereka manajemen Pahang FA yang semula bungkam kini mau bicara dan membayar tunggakan pajak di imigrasi.

“Ya, yang semangat saya itu tadi ada dari KBRI. Orang-orang yang kerja di sini banyak yang nanya apa yang bisa dibantu. Tapi yang paling kuat dari awal itu Coach Kurniawan dan orang dari sini juga,” kata Saddil saat dihubungi Tribunnews, Selasa (2/11/2021).

“Saya bersyukur masyarakat Indonesia buat menekan Pahang. 4 hari lalu sudah mau bicara, mereka sebelumnya kurang gubris. Dengan bantuan masyarakat Saddil senang. Yang paling berasa suport dari masyarakat, Saddil ucapin banyak terima kasih,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Saddil memperkuat Pahang FA di musim 2019, setelah dari situ di musim 2020 Saddil kembali ke Indonesia untuk membela Bhayangkara FC.

Tidak jalannya Liga 1 membuat pemain kelahiran Raha 22 tahun itu akhirnya memutuskan kembali ke Liga Malaysia dengan memperkuat Sabah FC.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved