Super Pandit

Paulo Dybala, Solusi Kepala Pening Allegri, Menggendong Juventus, dan Misi Kebangkitan Bianconeri

Peran Dybala begitu klinis untuk menjadi playmaker sekaligus goal getter dalam skema yang diterapkan oleh Allegri.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Drajat Sugiri
Carlo Hermann / AFP
Pemain depan Juventus Argentina Paulo Dybala merayakan setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Salernitana dan Juventus pada 30 November 2021 di stadion Arigis di Salerno. 

TRIBUNNEWS.COM -  Juventus sukses mengalahkan tim juru kunci, Salernitana dalam giornata ke-15 Liga Italia dengan skor dua gol tanpa balas.

Paulo Dybala yang sudah tak pesakitan, menjadi aktor penting dalam kemenangan Juventus untuk membawa mereka naik satu tingkat ke posisi tujuh klasemen Liga Italia dengan kumpulan 24 poin dari 12 pertandingan.

Selain menyumbangkan satu gol, Dybala adalah kreator serangan Bianconeri dengan mencatatkan 3 umpan kunci, 87% akurasi passing, dan 3 kali dribel sukses.

Meski gagal mengeksekusi penalti di penguhujung laga, pria asal Argentina itu berhasil membuktikan bahwa dirinya belum-lah habis meski harus bolak balik ke ruang perawatan.

Perannya begitu klinis untuk menjadi playmaker sekaligus goal getter dalam skema yang diterapkan oleh Allegri.

Pemain depan Juventus Argentina Paulo Dybala (tengah) mengungguli gelandang Salernitana Italia Leonardo Capezzi (kanan) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Salernitana dan Juventus pada 30 November 2021 di stadion Arigis di Salerno.
Pemain depan Juventus Argentina Paulo Dybala (tengah) mengungguli gelandang Salernitana Italia Leonardo Capezzi (kanan) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Salernitana dan Juventus pada 30 November 2021 di stadion Arigis di Salerno. (Carlo Hermann / AFP)

Baca juga: Jawaban Allegri Ditanya Masalah Juventus, Ungkit Pesan Presiden Klub & Tantangan Bianconeri

Baca juga: Hasil Liga Italia - Juventus Susah Payah Bungkam Tim Promosi, Dybala Spesialis Cetak Gol Jarak Jauh

Juru taktik asal Italia itu, benar-benar bergantung kepada penampilan apik Dybala untuk membawa Bianconeri meraih hasil positif di setiap laga,

Faktanya, sekitar 70 persen, gol-gol yang diukir Dybala untuk Bianconeri adalah hasil dari kerja sama-nya bersama Allegri.

Diasuh Allegri dari 2015 sampai 2019, Pemain 27 tahun itu mampu mengoleksi 78 gol dan 25 assist dari 182 penampilan di seluruh kompetisi.

Allegri paham betul, pemain berusia 28 tahun tersebut adalah sosok yang harus dipertahankan dan bukan disisihkan seperti sebelum-sebelumnya.

Di musim ini, meskipun Juventus masih dalam performa yang mengecewakan di liga domestik, Dybala menjadi pilihan utama Allegri untuk mengisi plot penyerang di skema 4-4-2 ataupun 4-3-3 miliknya.

Walau tertatih-tatih, lantaran seringnya ia mengalami cedera, kontribusi Dybala untuk Juventus masih mencolok, ia mampu mencetak 7 gol dan 4 assist dari 14 pertandingannya bersama Bianconeri.

Allegri memang mengenal Dybala lebih dari pelatih lainnya. Dybala tak pernah mengecewakan meski bermain di berbagai peran, baik sebagai striker bayangan ataupun pencetak gol utama.

Walaupun selama dua musim ini sang pemain harus bergelut dengan cedera yang dialaminya, Allegri tetap memberi kepercayaan penuh bagi Dybala untuk mencuat.

Kini, kebangkitan Juventus berada di kaki-kaki lelah Dybala, pemilik nomor 10 Juventus itu tak boleh menjadi pemain pesakitan (lagi). 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Napoli
    19
    16
    2
    1
    46
    12
    32
    50
    2
    AC Milan
    19
    11
    5
    3
    35
    15
    11
    38
    3
    Lazio
    19
    11
    4
    4
    35
    11
    20
    37
    4
    Inter Milan
    19
    12
    1
    6
    38
    22
    13
    37
    5
    AS Roma
    19
    11
    4
    4
    25
    14
    9
    37
    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved