Piala Dunia 2022
Gagal Antar Mesir ke Piala Dunia 2022, Mo Salah Singgung Kemungkinan Pensiun
Mohamed Salah memberi kisi-kisi terkait masa depannya pascagagal lolos ke Piala Dunia 2022 bersama Mesir
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Mohamed Salah memberikan kisi-kisi terkait masa depannya setelah tak berhasil lolos ke Piala Dunia 2022.
Sebagaimana diketahui, Mesir kalah secara dramatis dari Senegal di pertandingan playoff Piala Dunia 2022, Rabu (30/3/2022).
Mo Salah dkk kalah pada babak adu tendangan penalti dengan skor 1-3.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Beda Nasib Bintang Liverpool, Mane Dipuja & Mo Salah Panen Lemparan Botol
Salah gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor pertama penalti Mesir.
Pemain berusia 29 tahun ini mendapat gangguan berupa sorotan sinar laser yang diarahkan ke wajah dan tubuhnya.
Saking banyaknya laser yang mengarah padanya, wajah sang pemain seakan berubah menjadi hijau.
Kekalahan dari Senegal itu membuat Mesir harus merelakan jatah tiket Piala Dunia 2022 kepada sang rival.
Baca juga: Ini Daftar 5 Bintang Sepak Bola yang Pasti Absen di Piala Dunia Qatar 2022, Termasuk Mohamed Salah
Otomatis, negeri para firaun itu harus puas menjadi penonton saja di event empat tahunan tersebut.
Beban tentu ada di pundak Mohamed Salah.
Ia sebagai pemain bintang diharapkan dapat mengubah keadaan di pertandingan super penting tersebut.
Namun, upaya yang dilakukan eks pemain AS Roma ini belum cukup membawa hasil positif.
Barangkali kekecewaan lantaran gagal lolos ke Piala Dunia masih menggelayuti pikiran Salah.
Meski demikian, ia tak ragu untuk membahas masa depannya bersama timnas Mesir.
Pemain dengan kaki kiri luar biasa tersebut memang tak menyiratkan secara serius.
Akan tetapi, ia seperti memberi tanda jika dirinya mungkin saja tak menjadi bagian dari timnas untuk tahun-tahun mendatang.

"Saya berbicara kepada para pemain sebelum leg kedua dimulai," ungkap Salah dikutip dari 90min.
"Saya bangga bermain dengan mereka dan mereka adalah salah satu kelompok terbaik yang pernah bermain dengan saya," sambungnya.
Setelah itu, ia memberi indikasi bakal tak lagi mengenakan seragam kebesaran tim nasionalnya.
"Tak peduli apakah saya akan tersedia di masa depan, saya bangga telah menjadi rekan setim kalian," ujar Salah.
"Ini sebuah kehormatan bagi saya."
"Saya pernah bermain bersama generasi timnas Mesir yang sebelumnya. Ada Wael Gamaa dan Mohamed Aboutrika dan Abdallah El Said."
"Saya bangga dengan generasi sekarang," lanjutnya.
Di sisi lain, kegagalan Mesir lolos ke Piala Dunia 2022 juga terdapat cerita lain lagi di dalamnya.
Dikutip dari Sky Sport, FA berujar jika Mo Salah dkk mendapat lemparan batu dan botol.
Itu terjadi saat negeri yang terkenal dengan piramida tersebut menggelar sesi latihan.
Secara khusus, FA menyoroti perlakuan fans tuan rumah kepada bintang mereka, Mo Salah.
Salah diyakini mendapat hinaan berbau rasisme.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Beda Nasib Bintang Liverpool, Mane Dipuja & Mo Salah Panen Lemparan Botol
"Timnas Mesir mendapat perlakuan rasis yang disertai tindakan tak menyenangkan lain dari bangku penonton yang ditujukan kepada pemain kami pada umumnya, juga secara khusus kepada Mo Salah," ungkap FA Mesir.
"Penonton mengintimidasi pemain dengan lemparan botol dan batu selama pemanasan."
"Bus kami juga mendapat serangan yang membuat kaca bus rusak dan mengakibatkan cedera," sambung mereka.
(Tribunnews.com/Guruh)