Minggu, 31 Agustus 2025

Piala Dunia 2022

Gagal Antar Mesir ke Piala Dunia 2022, Mo Salah Singgung Kemungkinan Pensiun

Mohamed Salah memberi kisi-kisi terkait masa depannya pascagagal lolos ke Piala Dunia 2022 bersama Mesir

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Husein Sanusi
KHALED DESOUKI / AFP
Pelatih Mesir Carlos Queiroz (kiri) memeluk penyerangnya Mohamed Salah (kanan) setelah memenangkan pertandingan sepak bola Kualifikasi Afrika Piala Dunia Qatar 2022 antara Mesir dan Senegal di Stadion Internasional Kairo di ibukota Mesir pada 25 Maret 2022. Mohamed Salah memberi kisi-kisi terkait masa depannya pascagagal lolos ke Piala Dunia 2022 bersama Mesir (Photo by KHALED DESOUKI / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Mohamed Salah memberikan kisi-kisi terkait masa depannya setelah tak berhasil lolos ke Piala Dunia 2022.

Sebagaimana diketahui, Mesir kalah secara dramatis dari Senegal di pertandingan playoff Piala Dunia 2022, Rabu (30/3/2022).

Mo Salah dkk kalah pada babak adu tendangan penalti dengan skor 1-3.

PENUH SOROTAN LASER- Wajah Mohamed Salah penuh dengan sorotan pointer sinar laser sebelum menendang penalti saat Mesir melawan senegal. Dalam adu penalti ini, Senegal menang dengan skor 3-1.
PENUH SOROTAN LASER- Wajah Mohamed Salah penuh dengan sorotan pointer sinar laser sebelum menendang penalti saat Mesir melawan senegal. Dalam adu penalti ini, Senegal menang dengan skor 3-1. (Tangkapan layar Twitter)

Baca juga: Piala Dunia 2022: Beda Nasib Bintang Liverpool, Mane Dipuja & Mo Salah Panen Lemparan Botol

Salah gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor pertama penalti Mesir.

Pemain berusia 29 tahun ini mendapat gangguan berupa sorotan sinar laser yang diarahkan ke wajah dan tubuhnya.

Saking banyaknya laser yang mengarah padanya, wajah sang pemain seakan berubah menjadi hijau.

Kekalahan dari Senegal itu membuat Mesir harus merelakan jatah tiket Piala Dunia 2022 kepada sang rival.

Baca juga: Ini Daftar 5 Bintang Sepak Bola yang Pasti Absen di Piala Dunia Qatar 2022, Termasuk Mohamed Salah

Otomatis, negeri para firaun itu harus puas menjadi penonton saja di event empat tahunan tersebut.

Beban tentu ada di pundak Mohamed Salah.

Ia sebagai pemain bintang diharapkan dapat mengubah keadaan di pertandingan super penting tersebut.

Namun, upaya yang dilakukan eks pemain AS Roma ini belum cukup membawa hasil positif.

Barangkali kekecewaan lantaran gagal lolos ke Piala Dunia masih menggelayuti pikiran Salah.

Meski demikian, ia tak ragu untuk membahas masa depannya bersama timnas Mesir.

Pemain dengan kaki kiri luar biasa tersebut memang tak menyiratkan secara serius.

Akan tetapi, ia seperti memberi tanda jika dirinya mungkin saja tak menjadi bagian dari timnas untuk tahun-tahun mendatang.

Pemain depan Mesir Mohamed Salah menembak untuk membuka skor selama pertandingan sepak bola Kualifikasi Afrika Piala Dunia Qatar 2022 antara Mesir dan Senegal di Stadion Internasional Kairo di ibukota Mesir pada 25 Maret 2022.
(Photo by KHALED DESOUKI / AFP)
Pemain depan Mesir Mohamed Salah menembak untuk membuka skor selama pertandingan sepak bola Kualifikasi Afrika Piala Dunia Qatar 2022 antara Mesir dan Senegal di Stadion Internasional Kairo di ibukota Mesir pada 25 Maret 2022. (Photo by KHALED DESOUKI / AFP) (KHALED DESOUKI / AFP)

"Saya berbicara kepada para pemain sebelum leg kedua dimulai," ungkap Salah dikutip dari 90min.

"Saya bangga bermain dengan mereka dan mereka adalah salah satu kelompok terbaik yang pernah bermain dengan saya," sambungnya.

Setelah itu, ia memberi indikasi bakal tak lagi mengenakan seragam kebesaran tim nasionalnya.

"Tak peduli apakah saya akan tersedia di masa depan, saya bangga telah menjadi rekan setim kalian," ujar Salah.

"Ini sebuah kehormatan bagi saya."

"Saya pernah bermain bersama generasi timnas Mesir yang sebelumnya. Ada Wael Gamaa dan Mohamed Aboutrika dan Abdallah El Said."

"Saya bangga dengan generasi sekarang," lanjutnya.

Di sisi lain, kegagalan Mesir lolos ke Piala Dunia 2022 juga terdapat cerita lain lagi di dalamnya.

Dikutip dari Sky Sport, FA berujar jika Mo Salah dkk mendapat lemparan batu dan botol.

Itu terjadi saat negeri yang terkenal dengan piramida tersebut menggelar sesi latihan.

Secara khusus, FA menyoroti perlakuan fans tuan rumah kepada bintang mereka, Mo Salah.

Salah diyakini mendapat hinaan berbau rasisme.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Beda Nasib Bintang Liverpool, Mane Dipuja & Mo Salah Panen Lemparan Botol

"Timnas Mesir mendapat perlakuan rasis yang disertai tindakan tak menyenangkan lain dari bangku penonton yang ditujukan kepada pemain kami pada umumnya, juga secara khusus kepada Mo Salah," ungkap FA Mesir.

"Penonton mengintimidasi pemain dengan lemparan botol dan batu selama pemanasan."

"Bus kami juga mendapat serangan yang membuat kaca bus rusak dan mengakibatkan cedera," sambung mereka.

(Tribunnews.com/Guruh)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Chelsea
3
2
1
0
7
1
6
7
2
Arsenal
2
2
0
0
6
0
6
6
3
Tottenham
3
2
0
1
5
1
4
6
4
Liverpool
2
2
0
0
7
4
3
6
5
Everton
3
2
0
1
5
3
2
6
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan