Liga 1
PSM Makassar Tatap Gelar Liga 1 2022/2023: Intelegensi Tavarez & Magis Pluim Jadi Kunci
PSM Makassar sukses mengandaskan perlawanan PSS Sleman dengan skor 2-1 serta menghancurkan sang juara bertahan dengan skor mencolok 2 gol tanpa balas
Penulis:
deivor ismanto
Editor:
Claudia Noventa
TRIBUNNEWS.COM - BLiga 1 musim 2022/2023 telah sampai hingga pekan kedua.
Persaingan tim elite menuju tangga juara Liga 1 pun begitu menarik untuk dibahas.
Nama-nama tim seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, ataupun Bali United tentu sudah diperhitungkan untuk merengkuh gelar Liga 1 2022/2023 dengan skuad mentereng yang mereka miliki.
Baca juga: Komentari Kemenangan Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Aji Santoso Fokus Penguatan Tim

Namun, alih-alih tampil ganas, tiga tim yang disebutkan di atas justru kalah mentereng dengan penampilan tim kuda hitam, PSM Makassar.
Juku Eja bertengger di peringkat kedua Liga 1 setelah memenangkan dua laga awal Liga 1.
PSM Makassar sukses mengandaskan perlawanan PSS Sleman dengan skor 2-1 serta menghancurkan sang juara bertahan dengan skor mencolok dua gol tanpa balas.
Sebenarnya, penampilan mereka sudah apik sebelum Liga 1 dimulai, tepatnya pada ajang Piala AFC 2022.
Pasalnya, PSM Makassar sukses melaju ke semi final Piala AFC 2022 dengan kepala tegak.
Juku Eja lolos ke semi final Piala AFC 2022 menjadi juara grup H dengan torehan empat poin dari dua laga.
Di pertandingan pertama, PSM Makassar berhasil menahan imbang sang tuan rumah, Kuala Lumpur FC dengan skor imbang 0-0.
Lalu, di laga pamungkas, pasukan Bernardo Tavares itu secara mengejutkan sukses mempermalukan raksasa Singapura, Tampines Rovers lewat skor mencolok 3-1.
Torehan empat angka Juku Eja sudah cukup untuk mengantar Wiljam Pluim dan kolega melaju ke babak semi final Piala AFC 2022.
PSM Makassar unggul selisih gol dengan peringkat dua Grup H, Kuala Lumpur FC.
Sebenarnya, PSM bukanlah tim unggulan di Piala AFC tahun ini.
Pasalnya mereka terseok-seok di BRI Liga1 musim lalu dan hanya berkutak di papan tengah.
Kecerdasan Bernardo Tavares dan Magis Pluim
Namun, hadirnya sang juru taktik anyar, Bernardo Tavares mampu membawa Juku Eja bertaji dan melaju ke semi final dengan kepala tegak.
Juru taktik asal Portugal itu bermain menggunakan skema 3-4-1-2 dengan menaruh sang playmaker, Wiljam Pluim berdiri tepat di belakang dua striker.
Hasilnya, istimewa!
Selain mampu membawa Juku Eja menjadi tim yang paling sedikit kebobolan (1).
Tim yang bermarkas di Stadion Andi Mattalatta itu juga tampil efektif dengan mencetak tiga gol di laga melawan tim sebesar Tampines Rovers.
Wiljam Pluim dijadikan Tavares sebagai arwah permain PSM di lini tengah, pemain asal Belanda itu tak diberi tanggung jawab untuk melakukan pressing seperti yang dilakukukan gelandang Juku Eja lainnya.

Skema tiga bek dengan memasang dua gelandang pekerja keras membuat pekerjaan Pluim lebih mudah.
Yaitu sebagai pelayan sempurna bagi dua striker PSM yang memiliki kecepatan.
Ya, Tavares tak memasang stiker murni dalaM daftar staring line up di dua pertandingan Juku Eja di Piala AFC 2022.
Ia lebih memilih bermain menggunakan false nine dan memaksimalkan Rizky Eka dan Ramadhan Sananta yang memiliki etos kerja tinggi serta skill individu yang di atas rata-rata.
Barulah di babak kedua, sang super sub, Everton, diberi panggung untuk memberi daya ledah di lini serang PSM Makassar.
Benar saja, striker asing anyar PSM itu tampil melejit di babak kedua dengan mencatatatkan brace ke gawang Tampines Rivers yang bermain dengan pertahanan yang rapat.
Dengan penampilan mentereng PSM di kompetisi sekaliber AFC Cup menjadi sinyal bahwa mereka tak akan lagi menjadi penggembira di Liga 1.
Terbukti dua kemenangan beruntun sukses mereka ciptakan, tinggal bagaimana PSM mampu mempertahankan konsistensi mereka untuk merengkuh liga paling bergengsi di Indonesia itu.
(Tribunnews.com/Deivor)