Liga Inggris
Koneksi Bersama Tuchel Terbukti Sangar, Aubameyang Tak Peduli Kutukan No 9 di Chelsea
Aubameyang dengan berani mengambil nomor punggung sembilan setelah didatangkan Chelsea dari Barcelona.
Penulis:
deivor ismanto
Editor:
Dwi Setiawan
TRIBUNNEWS.COM - Aubameyang dengan berani mengambil nomor punggung sembilan setelah didatangkan Chelsea dari Barcelona.
Pemain yang ditebus Chelsea dari Barcelona dengan mahar 14 juta euro itu peduli setan dengan kutukan nomor sembilan The Blues yang terkenal kejam.
Dengan memakai nomor punggung 9, Aubameyang mewarisi nomor milik para striker hebat sekaligus paling terkutuk di Chelsea.
Baca juga: Jadwal Bola Akhir Pekan: Banjir Laga Big Match, Liga Inggris, Liga Italia, hingga Liga Spanyol

Dimulai dari Chris Sutton memakainya selama musim 1999/2000 bersama The Blues, ia pun hanya mencetak satu gol dalam 28 penampilan di Liga Inggris.
Jimmy Floyd Hasselbaink kemudian mengenakan nomor punggung 9 di tahun 2000-2004 dan mampu tampil mengesankan, ia mencetak 81 gol dari 140 pertandingan bersama Chelsea.
Namun, sejak kepergian pemain berdarah Suriname tersebut, tidak ada striker Chelsea bernomor punggung 9 yang berhasil tampil bertaji.
Sebut saja Fernando Torres, Radamel Falcao, Gonzalo Higuain, Alvaro Morata, hingga yang terakhir, Romelu Lukaku.
Kelima pemain tersebut kesulitan menunjukkan kualitas mereka yang sesungguhnya, dan terpaksa pindah ke klub lain untuk mencari performa terbaik.
Namun, koneksi sangar bersama Thomas Tuchel membuat Aubameyang begitu percaya diri memakai nomor terkutuk Chelsea tersebut.
Koneksi Sangar Auba & Tuchel
Jaminan menjadi striker utama sekaligus bakal dilayani oleh winger sekaliber Mason Mount dan Hakim Ziyech bakal membuat Auba terlayani dengan sempurna di Chelsea.
Thomas Tuchel paham betul bagaimana cara menemukan goal getter dalam tim.
Apalagi, Tuchel dan Aubameyang pernah bekerjasama saat keduanya masih menukangi Borussia Dortmund.
“Auba adalah striker yang fantastis, finisher yang fantastis di lapangan. Tapi, lebih dari itu, dia adalah pekerja yang fantastis di luar lapangan,” kata Thomas Tuchel seperti dilansir Metro Sport Rabu, (12/5 /2021).
Pengakuan Thomas Tuchel tersebut mengisyaratkan bahwa Aubameyang adalah striker sempurna untuk skema yang ia usung.

Baca juga: Sebelum Pindah ke Chelsea, Denis Zakaria Sempat Uring-uringan di Juventus
Kerja sama antara Aubameyang dan Tuchel di Borussia Dortmund musim 2015/2016 - 2016/2017 sukses menyumbang gelar DFB pokal dan membuat Auba dicap sebagai striker haus gol.
Bagiamna tidak, dari 63 laga, eks kapten Arsenal itu sukses mencetak 56 gol dan 8 assist.
Apalagi, striker berusia 33 tahun itu telah memiliki pengalaman bermain di Liga Inggris bersama Arsenal.
Bahkan, bersama The Gunners ia mampu menunjukkan ketajamannya dengan sukses mencetak 92 gol dari 163 laga.
Nama Aubameyang pernah nangkir sebagai top skorer Liga Inggris muism 2018/2019 dengan torehan 22 golnya untuk Arsenal.
Pindah ke Barcelona pun tak membuat pemain berusia 33 tahun itu kehilangan ketajaman.
Dari 23 laga yang ia jalani bersama Blaugrana, Auba berhasil mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 13 kali.
Hadirnya Robert Lewandowki dan kembali Ansu Fati dari cedera bakal mengancam posisi Aubameyang di Barcelona.
(Tribunnews.com/Deivor)