Liga Inggris

Brentford vs Arsenal, Mikel Arteta Belajar dari Kekalahan The Gunners Musim Lalu

Arsenal sempat menjadi tim bapuk saat bertandang ke markas Brentford. Sekarang Mikel Arteta sudah menyulap Arsenal jadi tim bukan kaleng-kaleng.

GLYN KIRK / AFP
Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (depan) bertepuk tangan saat ia merayakan dengan para pemainnya setelah menang di akhir pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Bournemouth dan Arsenal di Stadion Vitality di Bournemouth, Inggris selatan pada 20 Agustus 2022. Arsenal menang 3 - 0 melawan Bournemouth. Arsenal akan bertandang ke kandang Brentford lagi pada laga yang akan digelar Minggu (18/9) pukul 18:00 WIB. 

Brentford vs Arsenal, Mikel Arteta Belajar dari Kekalahan Musim Lalu

TRIBUNNEWS.COM - PELATIH Arsenal, Mikel Arteta mengenang kembali kekalahan timnya dengan skor 2-0 saat bertandang ke Brentford di Liga Inggris musim lalu.

Mikel Arteta, pelatih terbaik Liga Inggris Premier League pada bulan Agustus itu tidak ingin peristiwa itu dialami lagi oleh skuad Arsenal.

Arsenal akan bertandang ke kandang Brentford lagi pada laga yang akan digelar Minggu (18/9) pukul 18:00 WIB.

Baca juga: Arsenal Bukan Kaleng-kaleng Musim Ini, Debut Brilian William Saliba, 4 Pemain di Pintu Keluar

Baca juga: Berita Liverpool, Sadio Mane Tak Happy di Muenchen, The Reds Bidik Bella-Kotchap dan Matheus Nunes

The Gunners telah 3 kali bertemu melawan Brentford. Dua kemenangan diraih di laga yang digelar di Emirates Stadium dan satu kali kalah di laga tandang.

Arsenal harus lebih waspada lagi pada saat menghadapi si Lebah di kandangnya di Stadion Gtech Community.

Mikel Arteta membahas peningkatan timnya menjelang laga ke Brentford. Arsenal memasuki pertandingan ini dari posisi puncak klasemen setelah 12 bulan yang revolusioner.

Tiga belas bulan lalu, tim Arsenal-nya pergi ke Brentford pada laga pembukaan musim lalu dan dikalahkan dengan skor 0-2, itu adalah awal dari tiga kekalahan beruntun saat itu.

Baca juga: Cetak Gol Akrobatik Indah, Erling Haaland: Saya Belajar dari Ibrahimovic, Begini Perbandingannya

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta memberikan tepuk tangan kepada para suporter usai laga pembuka Liga Inggris 2022/2023 antara Crystal Palace melawan Arsenal di Selhurst Park, London selatan, Sabtu (6/8/2022) dini hari WIB. Arsenal memenangi pertandingan dengan skor 2-0 (1-0). AFP/JUSTIN TALLIS
Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta memberikan tepuk tangan kepada para suporter usai laga pembuka Liga Inggris 2022/2023 antara Crystal Palace melawan Arsenal di Selhurst Park, London selatan, Sabtu (6/8/2022) dini hari WIB. Arsenal memenangi pertandingan dengan skor 2-0 (1-0). AFP/JUSTIN TALLIS (AFP/JUSTIN TALLIS)

"Saya meragukan diri saya sendiri, saya mempertanyakan diri saya sendiri," kata Arteta dikutip dari Sky Sports tentang bagaimana perasaannya ketika timnya berada di posisi terbawah setelah tiga pertandingan.

"Ini adalah bagian dari perjalanan di mana - jika Anda ingin menjadi lebih baik - Anda harus kritis terhadap diri sendiri," katanya.

"Anda harus memiliki orang lain di sekitar Anda untuk mengatakan yang sebenarnya dan juga memiliki kerendahan hati untuk selalu bersedia menjadi lebih baik, meningkat dan mengeksplorasi pendapat dan cara lain untuk melakukan pekerjaan Anda," katanya.

Baca juga: Milan dan Napoli Adu Tajam Senjata Rahasia, Giroud Disokong 3 Peluru, De Ketelaere Bakal Menyengat

Gelandang Arsenal asal Brasil Marquinhos (kedua dari kanan) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pembuka pada pertandingan sepak bola leg pertama Grup A Liga Eropa UEFA antara FC Zurich dan Arsenal FC di stadion Kybun Park di St Gallen pada 8 September 2022.
Gelandang Arsenal asal Brasil Marquinhos (kedua dari kanan) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pembuka pada pertandingan sepak bola leg pertama Grup A Liga Eropa UEFA antara FC Zurich dan Arsenal FC di stadion Kybun Park di St Gallen pada 8 September 2022. (URS BUCHER / AFP)

Baca juga: Milan dan Napoli Adu Tajam Senjata Rahasia, Giroud Disokong 3 Peluru, De Ketelaere Bakal Menyengat

Para kritikus sulit ditangani. Gelombang optimisme musim lalu berubah menjadi "tsunami" kritik, sebuah metafora yang diciptakan oleh manajer Arsenal sendiri pada 12 bulan lalu.

"Semuanya sangat berkembang," kenang Arteta tentang gelombang pasang negatif. "Cara semua orang bereaksi setelah pertandingan pertama musim ini, itu luar biasa," katanya.

"Tapi itu memberi tahu Anda harapan klub sepak bola tempat Anda berada, seberapa besar gairah dan cinta di sini untuk klub ini dan seberapa cepat Anda dapat membalikkan keadaan. Anda harus siap untuk itu dan Anda harus analitis tentang mengapa segala sesuatunya terjadi," katanya.

Jadi apa yang dia pelajari? "Salah satu pelajaran besar adalah: tetap tenang di saat-saat sulit, pahami mengapa sesuatu terjadi dan terus maju," kata Arteta. (Tribunnews/mba)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Arsenal
    20
    16
    2
    2
    45
    11
    28
    50
    2
    Manchester City
    20
    14
    3
    3
    53
    14
    33
    45
    3
    Manchester United
    21
    13
    3
    5
    34
    20
    8
    42
    4
    Newcastle
    21
    10
    10
    1
    34
    11
    22
    40
    5
    Tottenham
    21
    11
    3
    7
    40
    21
    9
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved