Timnas Indonesia
Update Sidang CAS Maarten Paes: Penafsiran Masih Rumit, Debut di Timnas Indonesia Terhambat?
Situs Major Soccer League memberikan update terbaru soal sidang Arbitrasi Olahraga (CAS) Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM - Situs Major Soccer Leaugue memberikan update terbaru soal sidang Arbitrasi Olahraga (CAS) Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia.
Dikatakan Laman MLS, Maarten Paes masih masih harus menunggu izin pindah federasi dari FIFA untuk membela Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Maarten Paes sejatinya sudah melakoni sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), pada akhir April 2024.
Namun hingga saat ini kiper FC Dallas tersebut belum dapat debut membela Timnas Indonesia karena masih terganjal aturan FIFA.
Saat ini, Maarten Paes sedang menunggu sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Maarten Paes harus menempuh jalur tersebut karena pernah membela Timnas Belanda U21 pada ajang Kualifikasi Piala Eropa U21 2021 yang saat itu usianya sudah memasuki 22 tahun.
Sementara berdasarkan berdasarkan regulasi FIFA, seorang pemain bisa berganti dan bermain untuk tim nasional lainnya jika berusia di bawah 21 tahun pada saat terakhir bermain baik itu tim junior ataupun senior di pertandingan resmi.
Atas kasus tersebut membuat dirinya belum mendapat izin dari FIFA untuk pindah federasi.
Kini update sidang CAS Maarten Paes diungkapkan situs resmi Major Soccer Leaugue (MLS).
Dalam artikel tersebut, situs MLS memberikan informasi terbaru terkait status Maarten Paes.
Dilaporkan situs MLS, saat ini syarat Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia masih tergantung pada proses banding FIFA dan masih dipertimbangkan CAS.
Baca juga: Maarten Paes Pesimis Gabung Klub Serie A Empoli, Restu FC Dallas Jadi Kunci
"Peralihan untuk memenuhi syarat bermain dengan Timnas Indonesia masih bergantung pada proses banding FIFA yang sedang dipertimbangkan CAS," tulis laporan resmi MLS, dikutip Rabu (24/7/2024).
"Sebab, Maarten Paes mewakili Belanda di tingkat junior, dan pertanyaan apakah ia terikat dengan negara tersebut bergantung kepada penafsiran bahasa yang rumit di Statuta FIFA," jelasnya.
Sebelumnya, Anggota Komite Eksetif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga juga memberikan update soal update naturalisasi Maarten Paes.
Dikatakan Arya Sinulingga, saat ini proses naturalisasi Maarten Paes masih terhambat.
"Kami masih berharap Maarten Paes," kata Arya Sinulingga.
"Maarten Paes perkembangan masih coba terus, di FIFA masih ada peluang, di CAS juga ada peluang, berbarengan semua (prosesnya)," sambung Arya Sinulingga.
Saat ini, PSSI terus menunggu jadwal sidang di CAS untuk menentukan nasib Paes.
"Belum kita jadwal sidangnya," kata Arya.
"Siapa yang bisa nentuin jadwal sidang."
"Enggak bisa kita atur-atur jadwal sidang pengadilan," tutur Arya.
"Kalau enggak ada celah sih enggak (diajukan ke CAS)," kata Arya.
"Maksudnya gini, kalau kita enggak coba dia jadi WNI malah kami enggak punya kesempatan untuk memperjuangkan dia."
"Karena kami gak bisa memperjuangkan dia kalau bukan WNI, nah ini kan ya harus berani. Apa pun harus dilakukan," jelasnya.
Arya pun berharap agar Maarten Paes bisa menjadi amunisi tambahan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Kami berharap gitu (bisa tampil di putaran 3)," ujar Arya.
"Apalagi Maarten Paes sudah WNI."
"Sudah lengkap semua (dokumennya), ada paspor," tutupnya.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Wila Wildayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/fc-dallas-maarten-paes-mls.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.