Liga 1
Riwayat Kepelatihan Peter de Roo, Juru Taktik Asal Belanda yang Dikabarkan Tangani Persis Solo
Simak riwayat karier dari pelatih asal Belanda Peter de Roo yang dirumorkan bakal menangani tim Persis Solo untuk kompetisi Liga 1 2025/2026.
Penulis:
Bayu Satriyo Panegak
Editor:
Dwi Setiawan
TRIBUNNEWS.COM - Nama pelatih asal Belanda, Peter de Roo digadang-gadang sebagai juru taktik baru tim Persis Solo untuk mengarungi Liga 1 2025/2026.
Sebelumnya, Persis Solo sendiri telah menebar kode soal pelatih barunya.
Instagram Persis Solo mengunggah sebuah animasi bergambar kincir angin, bangunan khas Belanda pada Kamis (19/6/2025).
Postingan tersebut dapat dikaitkan dengan sosok pelatih anyar.
Pasalnya, postingan Persis diunggah pasca-beberapa jam saja mengumumkan kepergian Ong Kim Swee.

Pelatih asal Malaysia cuma menukangi Persis selama separuh musim.
OKS -sapaan akrabnya- berhasil menyelamatkan Persis dari jurang degradasi pada musim lalu.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa finis di urutan 14 klasemen akhir Liga 1 musim lalu.
OKS mengantongi statistik 7 kemenangan, 8 imbang, dan 8 kalah.
Kini, pelatih 54 tahun tetap berlabuh ke kubu Persik Kediri.
Baca juga: Persebaya Ulang Tahun ke-98, Bajul Ijo Beri Hadiah Bonek dengan Pulangkan Rachmat Irianto
Untuk menutup kepergian OKS, manajemen Persis telah buka suara terkait juru latih terbarunya.
Pihak manajemen Persis pun membocorkan, bakal menyambut kedatangan pelatih baru dalam waktu dekat.
"Pelatih sudah mencapai tahap finalisasi dengan owner, karena untuk negosiasi peran manajerial dieksekusi langsung supaya mendapatkan pemaparan soal visi tim untuk jangka panjang," kata Bryan Barcelona selaku media officer Persis dilansir Bola Sport, Selasa (17/6/2025)
"Saat ini kita sedang berkoordinasi untuk membahas perkara teknis mulai dari ketibaan di Solo, jadwal latihan perdana dan beberapa detail lain," sambung Bona -sapaan akrabnya.
Dilansir Instagram Transfer Liga 1, sosok Peter de Roo disebut menjadi pelatih baru yang akan disambut oleh Persis.
Peter de Roo merupakan pelatih kelahiran Amsterdam, Belanda.
Meskipun demikian, lisensi kepelatihannya di ambil di zona AFC.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya mayoritas karier pelatih bersertifikat AFC-Pro dihabiskan di wilayah Asia.

Karier pertamanya dimulai ketika menjadi Direktur Teknis (Dirtek) klub Liga Belanda SC Cambuur Leeuwarden musim 2004-2009.
Lantas setelahnya, Peter melanglang buana sebagai Dirtek ke wilayah Asia.
Queensland Academy of Sports (QAS) dan FFA Centre of Excellence di Australia pernah merasakan jasanya (2010-2012;2017).
Lalu Timnas Malaysia juga mengontrak jasa Peter sebagai Dirtek pada 2017 hingga 2020.
Lalu giliran tim asal Singapura, Balestier Khals yang mendapat tanda tangan Peter.
Namun kali ini, Peter de Roo berhasil mendapat promosi ke pelatih kepala setelah menjadi interim.
Total 75 pertandingan yang dilalui selama tiga musim dilakoni oleh Peter de Roo.
Adapun dari 36 pertandingan musim lalu, Peter mengantarkan 16 kemenangan, 6 seri, dan 14 kekalahan.
Balestier Khals sendiri finis di peringkat di posisi 4 klasemen akhir.
Peter merupakan pelatih dengan filosofi menyerang, terlihat dengan skema 4-3-3 yang gemar digunakan.
Kini pelatih 55 tahun dikaitkan kedatangannya di Persis Solo. Menarik menunggu bagaimana rumor tersebut.
Yang jelas, Peter de Roo telah mengungkapkan perpisahannya dari Balestier Khals per 26 Mei 2025 lalu.
(Tribunnews.com/Bayu Panegak)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.