EFL Cup
West Ham Hattrick Kalah, Graham Potter Terancam Dipecat
Graham Potter menghadapi tekanan yang semakin besar setelah timnya membuang keunggulan di menit-menit akhir, dan tersingkir dari EFL Cup
Penulis:
Deny Budiman
Editor:
Muhammad Barir
West Ham Hattrick Kalah, Graham Potter Terancam Dipecat, Bowen Bertengkar dengan Fan
TRIBUNNEWS.COM- Graham Potter menghadapi tekanan yang semakin besar setelah timnya membuang keunggulan di menit-menit akhir, dan West Ham tersingkir dari EFL Cup melawan Wolves.
Sebuah penyelesaian oportunis dari Rodrigo Gomes sempat dibalas dengan sundulan Tomas Soucek dan Lucas Paquetá.
Namun dua gol dalam 115 detik dari penyerang incaran banyak klub, Jorgen Strand Larsen, membuat West Ham tersingkir dengan kejam.
Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun --dari tiga laga-- The Hammers di awal musim dengan agregat skor 11-3.
Kekalahan 3-0 pada laga pembuka melawan tim promosi Sunderland sudah menyalakan alarm di London Timur, sebelum kemudian dibantai 5-1 oleh Chelsea di kandang sendiri yang makin menambah sorotan kepada Potter.
Baca juga: Kejutan Besar, Manchester United Kalah dari Grimsby Town, Tim dari League Two, Kasta Ke-4 Inggris
Ketegangan di klub terlihat jelas, terutama dari aksi kapten Jarrod Bowen setelah peluit panjang, di mana ia tampak bersitegang dengan seorang suporter dan harus ditarik oleh rekan-rekannya.
Bowen kemudian meminta maaf lewat Instagram, mengatakan ia perlu "memberi contoh yang lebih baik" dan menegaskan kepada fans: "Kalian tahu betapa aku mencintai kalian dan klub ini."
Tentang insiden Bowen, Potter berkata, “Saya tidak tahu apa yang dikatakan. Tapi para suporter luar biasa. Mereka tentu terluka karena hasil yang kami raih. Dan Jarrod jelas peduli pada klub dan tim. Saya pikir dia sudah memberikan segalanya lagi. Itu hanya pertukaran pendapat antara orang-orang yang peduli,” kata Potter di BBC.
Ketika ditanya apakah itu hanya kejadian sekali, Potter menjawab, “Saya yakin begitu. Kami belum meraih hasil yang kami mau, itu normal. Jarrod telah menjadi kapten dan pemain yang fantastis untuk klub. Saya melihat semangat tim, dan itu ada.
Kami harus mengambil hal-hal positif dari pertandingan ini, meskipun tentu kami kecewa," kata sang pelatih.
Potter kemudian mencanangkan misi kebangkitan. "Laga melawan Forest adalah pertandingan Premier League berikutnya, sangat penting bagi kami. Kami ingin menutup dengan tiga poin sebelum jeda internasional. Itu target kami," ujarnya.
dia optimistis bisa meraih misi tersebut. "Sbab performa tim lebih mendekati apa yang kami inginkan, dan kami harus membawanya ke depan. Hubungan terpenting di klub sepak bola adalah antara fans dan tim. Fans adalah yang terpenting. Jadi, kami butuh fans kami, semua orang harus bersama-sama, dan saling mendukung," katanya.
Di awal laga, kedua tim bermain hati-hati. Pelanggaran sembrono Guido Rodríguez terhadap Jean-Ricner Bellegarde memberi Wolves peluang nyata pertama berupa penalti.
Tendangan penalti Hwang Hee-Chan membentur tiang, tetapi kegembiraan tim tamu hanya sebentar karena Rodrigo Gomes lebih cepat menyambar bola pantul dan mencetak gol pembuka di tiang dekat menjelang turun minum.
West Ham bangkit setelah jeda dan langsung memberikan tekanan baru ke pertahanan Wolves. Tekanan itu membuahkan hasil ketika rekrutan baru Kyle Walker-Peters mendapat ruang di sisi sayap dan mengirim umpan ke kotak penalti yang disundul keras oleh Soucek melewati Sam Johnstone.
Tuan rumah merespons dengan periode penguasaan bola, dan seolah hanya tinggal menunggu waktu sebelum salah satu percobaan jarak jauh atau umpan silang berbahaya mereka membuahkan gol.
Namun bintang West Ham, Jarrod Bowen, kembali tampil menentukan dengan mengirim umpan sempurna yang disambut sundulan diving Paquetá untuk membalikkan keadaan.
Wolves lalu memasukkan pemain pengganti untuk mengejar ketertinggalan, dan berhasil lewat Strand Larsen yang paling cepat menyambar bola pantul di menit ke-82.
Ia tidak puas dengan satu gol saja, dan hanya dua menit berselang, sebuah sundulan kerasnya membawa Wolves berbalik unggul sekaligus memastikan kemenangan pertama mereka musim ini. Sebaliknya, West Ham masih mencari kemenangan perdana musim ini.
Malam itu penuh drama di Carabao Cup, dengan sesama tim London Timur Charlton secara mengejutkan kalah 3-1 dari tim League Two, Cambridge United, termasuk kartu merah dramatis di masa injury time.
Wrexham meraih kemenangan 3-2 atas Preston lewat gol menit ke-92 dari Kieffer Moore, sementara tim League One Port Vale mengalahkan klub Championship yang jor-joran belanja, Birmingham City, di kandang lawan.
(Tribunnews/den)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.