Ole Gunnar Solskjaer Dipecat Besiktas setelah Tersingkir di Liga Konferensi
Besiktas secara resmi telah memecat mantan bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah tersingkir dari babak playoff Liga Konferensi UEFA
Editor:
Muhammad Barir
Ole Gunnar Solskjaer Dipecat Besiktas setelah Tersingkir di Liga Konferensi
TRIBUNNEWS.COM- Besiktas secara resmi telah memecat mantan bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah mereka tersingkir dari babak playoff Liga Konferensi UEFA oleh Lausanne.
Besiktas dikalahkan 1-0 di kandang sendiri oleh Lausanne milik INEOS pada Kamis malam, dengan mantan striker Arsenal Nathan Butler-Oyedeji mencetak satu-satunya gol pada tambahan waktu babak pertama sebelum Besiktas mengeluarkan Felix Uduokhai di awal babak kedua, yang membuat Lausanne menang agregat 2-1.
"Setelah tersingkir dari Liga Konferensi UEFA malam ini, Dewan Direksi Beşiktaş mengadakan rapat darurat dan memutuskan untuk berpisah dengan Pelatih Kepala Ole Gunnar Solskjaer," kata Besiktas dalam sebuah pernyataan .
Dewan juga berterima kasih kepada Bapak Solskjaer atas jasanya di Beşiktaş dan mendoakan beliau sukses dalam kariernya di masa depan.
Baca juga: Fenerbahce Secara Resmi Mengumumkan Pemecatan Jose Mourinho
Solskjaer mengambil alih klub Super Lig tersebut pada bulan Januari -- peran kepelatihan pertamanya sejak meninggalkan Man United pada bulan November 2021 -- dan membimbing mereka ke posisi keempat pada akhir musim lalu.
Pria berusia 52 tahun itu mengambil alih klub Istanbul itu pada bulan Januari dan membawa mereka finis di posisi keempat musim lalu.
Namun setelah kekalahan dari klub Swiss Lausanne dalam play-off Liga Konferensi pada hari Kamis yang berarti klub tersebut tidak akan bermain di sepak bola Eropa musim ini, klub tersebut memecat pria Norwegia itu.
Mereka berkata: "Kontrak kami dengan manajer Ole Gunnar Solskjaer telah diakhiri menyusul keputusan yang dibuat dalam rapat dewan.
"Setelah pertemuan tersebut, ketua kami, Serdal Adalı, mengucapkan terima kasih kepada Solskjaer atas jasanya selama ini."
Besiktas tersingkir dari kualifikasi Liga Europa oleh Shakhtar Donetsk.
Nuri Sahin, mantan pemain dan manajer Borussia Dortmund, telah dikaitkan dengan pekerjaan itu.
Ole Ungkapkan Perasaannya soal Kembali ke Man Utd sebelum Pemecatan di Besiktas
Ole Gunnar Solskjaer sebelumnya telah menyatakan perasaannya dengan jelas mengenai kemungkinan kembali ke Manchester United, setelah menghabiskan hampir tiga tahun bertugas di Old Trafford.
Pria Norwegia berusia 52 tahun itu saat ini tidak memiliki klub setelah ia dipecat oleh klub Turki Besiktas pada Kamis sore, hanya beberapa jam setelah mereka tersingkir dari Liga Konferensi .
Ia membawa klub itu finis di posisi keempat di Super Lig musim lalu, tetapi menyusul kekalahan mereka atas klub Swiss Lausanne di babak play-off minggu ini, ia langsung diberhentikan.
"Kontrak kami dengan manajer Ole Gunnar Solskjaer telah diakhiri menyusul keputusan yang dibuat dalam rapat dewan," demikian pernyataan dari Besiktas.
Ditambahkan: "Setelah pertemuan tersebut, ketua kami, Serdal Adalı, mengucapkan terima kasih kepada Solskjaer atas jasanya selama ini. Dengan hormat kami sampaikan hal ini untuk diketahui publik."
Sementara itu, Ruben Amorim berada di bawah tekanan menyusul awal musim yang lambat, termasuk kekalahan adu penalti dari klub Liga Dua, Grimsby, di putaran kedua Piala Carabao .
Sebelum mengambil pekerjaan di Besiktas pada bulan Januari, Solskjaer secara terbuka mengomentari subjek kembalinya ke Old Trafford saat tekanan terus meningkat pada Erik ten Hag.
Solskjaer, yang dibebastugaskan pada November 2021 menyusul kekalahan klub 4-1 dari Watford, menolak beberapa tawaran pekerjaan setelah waktunya di United, termasuk dua proposal dari klub-klub di Liga Pro Saudi .
Leicester City juga tertarik dan melakukan kontak mengenai kemungkinan kepindahan, tetapi mantan penyerang Manchester United tersebut tetap berstatus agen bebas.
Saat itu, Solskjaer berbicara di hadapan sekitar 3.000 orang di Forum Bisnis Oslo, dan ditanya tentang kemungkinan kembali ke Old Trafford sebagai manajer.
"Kalau keluargamu bertanya, kamu selalu bilang ya setiap hari," katanya, seperti dilansir media Norwegia, VG . "Rasanya salah membicarakan pekerjaan orang lain. Tapi saya selalu bilang ya."
Solskjaer sebelumnya mengakui bahwa klub masih memiliki pengaruh khusus terhadapnya.
"Saya sudah menangis, sebagai pria dewasa, dua kali dalam hidup saya," ujarnya pada tahun 2023. "Pertama kali setelah testimonial saya. Lalu, satu setengah tahun yang lalu, ketika saya harus pergi. Manchester United memang punya pengaruh besar."
SUMBER: ESPN, BBC, SPORT BIBLE
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.281: Zelensky Jajaki Turki & Negara Teluk Jadi Tuan Rumah Perundingan |
![]() |
---|
Mantan Sekjen Liga Arab Amr Moussa: Turki Lebih Berbahaya Ketimbang Iran Bagi Dunia Arab |
![]() |
---|
Jadwal Pevoli Abroad Indonesia Musim 2025/2026, Farhan Halim dan Megawati Tanding Oktober |
![]() |
---|
Perkuat Program MBG, Gerakan Dapur Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Dapur Bergizi di Turki |
![]() |
---|
Jadwal Liga Voli Turki 2025/2026 Mulai 4 Oktober, Megawati Bisa Langsung Debut Bersama Manisa BBSK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.