Senin, 18 Mei 2026

Liga Italia

Jadwal Comeback Emil Audero di Cremonese: 3 Poin atas Udinese Putus Penantian 4 Dekade

Emil Audero Mulyadi dijadwalkan comeback perkuat Cremonese saat hadapi Udinese di Liga Italia akhir pekan ini demi misi akhiri 3 poin 4 dekade.

Tayang:
Miguel MEDINA/AFP
COMEBACK EMIL AUDERO - Penjaga gawang Sampdoria, Emil Audero, membersihkan bola di samping penyerang Juventus asal Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Sampdoria pada 20 September 2020 di stadion Juventus di Turin. Emil Audero Mulyadi comeback di Liga Italia pekan 7 antara Cremonese vs Udinese. (Foto Arsip, September 2020). 
Ringkasan Berita:
  • Emil Audero Mulyadi dilaporkan siap comeback pada pertandingan giornata 7 Liga Italia 2025/2026 antara Cremonese vs Udinese
  • Paling lambat Emil Audero Mulyadi kembali perkuat Cremonese pada giornata 8 Serie A hadapi Atalanta akhir bulan Oktober
  • Cremonese berupaya raih kemenangan atas Udinese setelah terakhir kali 40 tahun silam di Serie A

TRIBUNNEWS.COM - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi dijadwalkan comeback saat Cremonese menghadapi Udinese pada giornata 7 Serie A Liga Italia 2025/2026. Akhiri dahaga 3 poin 4 dekade atas si Zebra Kecil.

Pertandingan lanjutan Liga Italia 2025/2026 antara Cremonese vs Udinese dijadwalkan berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Selasa (21/10) pukul 01.45 WIB.

Kedua tim memiliki modal berbeda pada laga terakhir sebelum jeda Internasional. Udinese bertindak sebagai tim tamu, meraih hasil imbang saat ditahan Cagliari 1-1.

Sedangkan Cremonese yang tak diperkuat Emil Audero Mulyadi akibat cedera, dihantam Inter Milan 4-1 di Giuseppe Meazza Stadium, awal Oktober kemarin.

BERSELEBRASI - Luapan emosi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, saat pertandingan Hellas Verona vs Cremonese pada giornata 4 Serie A Liga Italia 2025/2026 di Marcantonio Bentegodi Stadium, Selasa (16/9/2025).
BERSELEBRASI - Luapan emosi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, saat pertandingan Hellas Verona vs Cremonese pada giornata 4 Serie A Liga Italia 2025/2026 di Marcantonio Bentegodi Stadium, Selasa (16/9/2025). (Twitter @USCremonese)

Tetapi jika melihat secra peringkat, Cremonese yang dibela kiper Timnas Indonesia tersebut, lebih baik ketimbang tim Hitam-Putih.

Cremonese berbekal sembilan poin berada di posisi 10 tabel clasiffica Serie A. Adapun Udinese yang terpaut satu angka, menghuni urutan ke-12.

Dalam laporan TuttoCremonese, Emil Audero paling cepat comeback saat Cremonese menghadapi Udinese, dan paling lambat pada giornata 8 kala menantang juara Liga Eropa 2023/2024, Atalanta, 26 Oktober mendatang.

"Emil Audero menjalani progres positif dalam masa pemulihan. Dia berlatih keras untuk kembali fit secepat mungkin," tulis media asal Italia.

"Audero paling cepat comeback di pertengahan Oktober, atau selambat-lambatnya di penghujung akhir bulan ini," terang TuttoCremonese.

Penjaga gawang asal Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini melewatkan sejumlah laga, termasuk bersama Timnas Indonesia yang berjuang di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, akibat cedera betis.

Cedera itu diperoleh penjaga gawang berusia 28 tahun di sesi pemanasan jelang pertandingan Cremonese menghadapi Como 1907 di Serie A.

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Cremonese Tanpa Emil Audero Jadi Lumbung Gol, Inter Perkasa dengan 4 Gol

Absennya Emil Audero tidak memusingkan pelatih Cremonese, Davide Nicola. Sebab dia memiliki kiper gaek berusia berusia 34 tahun, ​​Marco Silvestri, yang tampil cukup meyakinkan selama Emil Audero Mulyadi menepi.

Kini dengan kembalinya Emil, Davide Nicola, akan kembali mempercayakan pos penjaga gawang Cremonese kepada mantan pemain Juventus dan Inter Milan itu.

"Nicola akan lebih memilih kepemimpinan dan pengalaman Audero. Tetapi ​​Silvestri juga tidak mengecewakan."

Harapannya, dengan comeback Emil Audero Mulyadi bisa membawa Si Harimau, julukan Cremonese, kembali ke jalur kemenangan.

Pasalnya dalam empat pertandingan terakhir di Serie A, Cremonese bak lupa caranya meraup tiga angka. Bagaimana tidak, tiga hasil imbang dan sekali kekalahan membuat Cremonese perlahan terlempar dari papan atas, meski pada awal musim sempat menyandang status Capolista alias pemuncak klasemen sementara Liga Italia.

Akhiri Dahaga 3 Poin 4 Dekade

Dalam riwayat 10 kali pertemuan kedua tim di Serie A, Cremonese tidak memiliki catatan manis atas klub asal Kota Udine itu.

Tercatat Cremonese baru meraih sekali kemenangan dari Udinese di pentas Serie A. Pada Serie A musim 1984/1985, situ jadi satu-satunya kemenangan Cremonese kala membungkam Udinese 2-0 di kandang, tepatnya 19 Mei 1985.

Ini akan jadi penantian 40 tahun buka puasa 3 poin Cremonese atas Udinese jika di laga pekan 7 Serie A, Emil Audero Mulyadi dkk. kembali meraih kemenangan.

Claudio Bencina, mantan pemain Udinese dan Cremonese, memprediksi bahwa pertandingan kedua tim akan berlangsung alot.

"Ini bukan ujian mudah bagi Udinese, karena Cremonese telah menemukan pelatih ideal dalam diri Nicola," terang Bencina, dikutip dari laman TMW.

"Sulit untuk kembali melihat Cremonese yang mengalahkan AC Milan, tetapi mereka (Cremonese-red) menunjukkan permainan yang tidak mengecewakan," puji Becina mengakhiri.

(Tribunnews.com/Giri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
37
27
5
5
86
32
54
86
2
Napoli
37
22
7
8
57
36
21
73
3
AC Milan
37
20
10
7
52
33
19
70
4
Roma
37
22
4
11
57
31
26
70
5
Como
37
19
11
7
61
28
33
68
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved