Timnas Indonesia
Dipecat Timnas Indonesia, Kluivert Beri Respons Sembari Tutup Kolom Komentar Instagram
Patrick Kluivert melayangkan respons terbarunya setelah dipecat sebagai pelatih utama Timnas Indonesia oleh PSSI, Kamis (16/10/2025) hari ini.
Ringkasan Berita:
- Patrick Kluivert memberikan respons terbarunya setelah ia diberhentikan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia
- Dalam responnya, Kluivert masih menonaktifkan kolom komentar instagram pribadinya.
- Kluivert juga sama sekali tidak menuliskan kata "maaf" saat menuliskan salam perpisahannya.
TRIBUNNEWS.COM - Patrick Kluivert melayangkan respons terbaru setelah dipecat sebagai pelatih utama Timnas Indonesia oleh PSSI, Kamis (16/10/2025) hari ini.
Melalui akun instagram pribadinya, Kluivert menuliskan pesan sebagai bentuk responsnya setelah diberhentikan PSSI.
Kluivert mengawali pesannya dengan mengungkapkan kekecewaan dan penyesalannya tidak bisa membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
Lebih lanjut, Kluivert sepenuhnya bangga atas apa yang telah ia perbuat untuk Timnas Indonesia.
Tak lupa, eks pelatih Curacao itu melayangkan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak.
Mulai dari para penggemar, pemain, staff serta Erick Thohir yang berstatus sebagai Ketua Umum PSSI.
"Meskipun saya sangat kecewa dan menyesal karena tidak lolos ke Piala Dunia, saya akan selalu bangga dengan apa yang telah kita bangun bersama," tulis Kluivert di postingan terbaru lewat akun instagram pribadinya.
"Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar, para pemain, staf saya, dan Bapak Erick Thohir atas perjalanan yang tak terlupakan ini,"
"Terima kasih," tukasnya menambahkan.
Baca juga: 3 Dosa Besar Patrick Kluivert hingga Harus Angkat Kaki dari Timnas Indonesia
Jika menilik lebih lanjut soal pesan terbaru yang disampaikan Kluivert mengenai pemecatannya.
Ada beberapa sorotan menarik dan tajam yang menyertai pesan perpisahan yang ditulis oleh Kluivert.
Mulai dari keputusan Kluivert yang masih menonaktifkan kolom komentar akun instagramnya.
Hingga tidak ada satupun kata "maaf" dalam caption yang ditulis Kluivert dalam unggahan terbarunya.
Ya, Kluivert secara tidak langsung memilih melakukan hal itu, tepat setelah Timnas Indonesia kalah dari Irak.
Pasca kekalahan yang berujung dengan gagalnya Timnas Indonesia mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.
Kluivert seakan tidak ingin mendapatkan banyak komentar dari netizen dunia maya di media sosial pribadinya.
Terlepas dari hal itu, pemecatan Kluivert ini seakan menjadi bentuk sikap dan tanggungjawab PSSI setelah Timnas Indonesia gagal melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jika dihitung, masa pengabdian Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia hanya berlangsung 9 bulan 4 hari saja.
Sejak diumumkan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan Shin Tae-yong, beban berat memang harus dipikul Kluivert.
Lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 seakan menjadi target besar yang harus dituntaskan Kluivert sebagai pelatih.
Dengan CV yang sebenarnya belum menyakinkan bahkan tidak terlalu mentereng, Kluivert seperti mendapat beban berupa ekspetasi besar dari penggemar Timnas Indonesia, agar bisa membawa Garuda tampil makin lebih baik.
Meskipun mampu membawa Garuda lolos ke ronde keempat, tak sedikit pihak yang belum terkesima dengan apa yang dilakukan Kluivert.
Hingga pada akhirnya, kekalahan ganda melawan Arab Saudi dan Irak di ronde keempat, yang berpengaruh dengan terhentinya langkah Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi puncaknya.
Gegara kekalahan tersebut, Kluivert harus menerima kenyataan pahit yakni meninggalkan jabatan sebagai pelatih Timnas Indonesia lebih awal daripada kontrak yang ia sepakati bersama PSSI.
Adapun rapor Kluivert selama menangani Timnas Indonesia, ia tercatat mendampingi Garuda dalam 8 laga.
Catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang dan empat kekalahan menjadi rapor merah Kluivert melatih Garuda.
Bunyi Pernyataan PSSI
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," pernyataan resmi PSSI soal Kluivert.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,"
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,"
"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20,"
"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya,"
"Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional," tutupnya.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pelatih-Timnas-Indonesia-Patrick-Kluivert-menyaksikan-pertandingan-timnya-melawan-China-Taipei.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.