Senin, 27 April 2026

Piala Dunia U20 2025

Othmane Maamma Bakat Baru dengan Jiwa Bintang dan Kemampuan Lengkap

Media olahraga Spanyol Marca memuji sensasi muda Maroko, Othmane Maamma, dengan menggambarkannya sebagai “bakat baru dengan jiwa bintang

Editor: Muhammad Barir
Tangkapan layar Instagram/Othmane Maamma
PEGANG TROFI- Othmane Maamma memegang trofi Piala Duni U20 dan trofi Bola emas. Media olahraga Spanyol Marca memuji sensasi muda Maroko, Othmane Maamma, dengan menggambarkannya sebagai “bakat baru dengan jiwa bintang dan kemampuan sepak bola pemain sayap yang komplet” setelah penampilannya yang memukau membawa Maroko meraih kemenangan di Piala Dunia U-20 2025 di Chile. 

Othmane Maamma Bakat Baru dengan Jiwa Bintang dan Kemampuan Lengkap

Ringkasan Berita:
  • Media olahraga Spanyol Marca memuji sensasi muda Maroko, Othmane Maamma
  • Dia digambarkannya sebagai “bakat baru dengan jiwa bintang dan kemampuan sepak bola pemain sayap yang komplet
  • Penampilannya memukau membawa Maroko meraih kemenangan di Piala Dunia U-20 2025 di Chile
  • Jadi juara, meneguhkan status Maroko yang semakin meningkat sebagai kekuatan yang sedang naik daun

 

 

TRIBUNNEWS.COM-  Media olahraga Spanyol Marca memuji sensasi muda Maroko, Othmane Maamma, dengan menggambarkannya sebagai “bakat baru dengan jiwa bintang dan kemampuan sepak bola pemain sayap yang komplet” setelah penampilannya yang memukau membawa Maroko meraih kemenangan di Piala Dunia U-20 2025 di Chile.

Kemenangan tadi malam mengukuhkan kisah dongeng yang meneguhkan status Maroko yang semakin meningkat sebagai kekuatan yang sedang naik daun dalam sepak bola global.

Maamma, yang bermain untuk klub Inggris Watford, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen (Bola Emas) setelah Maroko menang 2-0 atas Argentina di final turnamen pada Minggu malam. 

Marca menyoroti dampaknya di sepanjang kompetisi, menyebutnya "tipe pesepakbola yang langsung dikenali saat ia menyentuh bola."

Menurut publikasi Spanyol tersebut, gaya bermain Maamma memadukan "kekuatan fisik dengan teknik yang halus," dan kemampuannya untuk menentukan hasil pertandingan melalui dribel dan duel satu lawan satu menjadikan dia "tipe pemain yang dicari setiap tim ketika membutuhkan oksigen atau keajaiban." 

Laporan tersebut membandingkan kepribadian dan bakatnya dengan para pemain sayap hebat sepak bola modern, dengan mengatakan bahwa "permainannya memiliki sesuatu yang mistis... perpaduan kecepatan, kontrol, dan keberanian yang mengingatkan kita pada para pemain sayap klasik zaman dulu."

Pemain berusia 19 tahun ini adalah jantung tim Maroko yang mengukir sejarah dengan memenangkan gelar Piala Dunia U-20 pertama mereka di Chile, tulis Marca. Dalam tujuh pertandingan, Maamma mencetak satu gol dan empat assist, termasuk kontribusi penentu di final, dengan assist untuk gol kedua tim melalui lari cepat di sisi kanan dan umpan silang akurat kepada rekan setimnya, Zabiri .

Marca mencatat bahwa meskipun Maamma mendapat kartu kuning dan digantikan di menit-menit akhir pertandingan setelah pertengkaran singkat dengan pemain Argentina, kepemimpinan dan kreativitasnya menjadi kunci kesuksesan Maroko. "Dia adalah jiwa tim Maroko, ancaman yang tak kunjung padam, yang semangat dan keberaniannya membawa bangsanya menuju kejayaan," demikian laporan tersebut.

Skuad U-20 Maroko menampilkan salah satu penampilan paling luar biasa dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Atlas Cubs menampilkan perpaduan antara disiplin taktis dan bakat menyerang, mengalahkan kekuatan sepak bola seperti Brasil dan Prancis dalam perjalanan ke final.


Kemenangan mereka dengan skor 2-0 atas Argentina di Santiago mengukuhkan kisah dongeng yang meneguhkan status Maroko yang terus berkembang sebagai kekuatan yang sedang naik daun dalam sepak bola global, sebuah momentum yang dimulai dengan keberhasilan tim senior mencapai semifinal pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

 

Baca juga: Yassir Zabiri Pertaruhkan Segalanya untuk Bawa Maroko Juara Piala Dunia U20

 

Penampilan yang Menggemparkan

Di bawah sorotan terang Stadion Nasional Chile, sebuah nama mencuat dari keramaian, mengukir namanya dalam sejarah sepak bola. Othmane Maamma, sihir muda dari Maroko, bukan hanya sekadar pemain yang berkontribusi, ia adalah konduktor orkestra yang membawa timnya meraih gelar juara Piala Dunia U-20 2025. 

Dengan kecerdasan, ketrampilan, dan keberanian di atas lapangan, Maamma membuktikan dirinya pantas menyandang gelar Pemain Terbaik Turnamen, sejajar dengan nama-nama besar seperti Messi dan Maradona yang pernah memenangi penghargaan serupa.

Sejak awal, turnamen ini seolah menjadi panggung bagi Maamma untuk memamerkan bakatnya. Bermain sebagai penyerang sayap kanan, pemain berusia 20 tahun yang baru saja direkrut oleh Watford ini menunjukkan mengapa ia menjadi incaran klub-klub besar. 

Aksi-aksi individunya yang memesona, dribel yang tak terduga, dan visi bermain yang cemerlang membuat bek lawan kerap kali kebingungan. Di babak penyisihan grup, Maamma sudah memberikan sinyal bahaya. 

Sebuah umpan silang akuratnya membantu tim menaklukkan Spanyol, dan yang lebih mengesankan, sebuah tendangan salto spektakuler ke gawang Brazil menunjukkan keberanian dan tekniknya yang luar biasa.

Kehebatan Maamma semakin terlihat di fase gugur, saat tekanan mencapai puncaknya. Di babak perempat final melawan Amerika Serikat, Maamma dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan setelah tampil gemilang, salah satunya dengan memberikan umpan back-heel yang cerdik. Kreativitasnya tidak pernah padam, bahkan saat timnya harus bermain di bawah tekanan, seperti di final melawan Argentina.

Di partai puncak melawan tuan rumah Argentina, dengan penguasaan bola yang dominan oleh tim Tango, Maamma menjadi senjata andalan Maroko dalam serangan balik. 
Pergerakannya yang cepat dan kemampuannya menjaga bola di bawah tekanan menjadikannya ancaman konstan. Puncaknya terjadi di menit ke-29, di mana ia berlari kencang dari sisi kanan, melepaskan umpan silang presisi yang disambut oleh Yassir Zabiri untuk menggandakan keunggulan Maroko

Momen itu tidak hanya menyegel kemenangan Maroko, tetapi juga membuktikan bahwa Maamma memiliki mentalitas juara dan kemampuan untuk menjadi pembeda di pertandingan-pertandingan penting.

 

Incaran Klub Elit Eropa

Tak mengherankan, penampilan cemerlangnya di Chile membuat nama Maamma semakin santer dibicarakan di bursa transfer. 

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa klub-klub raksasa, seperti Real Madrid, telah mulai memantau perkembangannya. 

Scout andal Madrid, Juni Calafat, disebut-sebut telah mengamati Maamma, terkesan dengan kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan menggiring bolanya yang memukau. 
Kualitasnya yang menggabungkan kekuatan dan teknik halus menjadikannya aset yang sangat berharga.

Kemenangan Maroko di Piala Dunia U-20 adalah bukti kemajuan luar biasa dalam sepak bola Maroko, dan Maamma adalah wajah dari generasi emas ini. 

Bersama rekan-rekan setimnya, ia telah memberikan kebanggaan besar bagi rakyat Maroko dan menunjukkan kepada dunia bahwa talenta-talenta Afrika memiliki potensi untuk mendominasi panggung internasional.

Ketika Maamma akhirnya mengangkat trofi Golden Ball, ia tidak hanya merayakan pencapaian pribadinya, tetapi juga keberhasilan sebuah bangsa yang telah lama berinvestasi dalam pengembangan talenta mudanya.

Masa depan terlihat cerah bagi bintang muda ini, dan dunia sepak bola menantikan untuk melihat sejauh mana ia akan bersinar.

 

 

SUMBER: Morocco World News

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
34
22
7
5
64
26
38
73
2
Man. City
33
21
7
5
66
29
37
70
3
Manchester United
33
16
10
7
58
45
13
58
4
Liverpool
34
17
7
10
57
44
13
58
5
Aston Villa
34
17
7
10
47
42
5
58
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved