Futsal
Usulan Futsal Finalissima Libatkan Indonesia Mengemuka, Eks Kapten Timnas Spanyol Sebut 8 Peserta
Wacana perluasan Futsal Finalissima kembali mencuat. Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang layak ambil bagian.
Ringkasan Berita:
- Mantan kapten Timnas Futsal Spanyol, Carlos Ortiz Jimenez, mengusulkan agar Futsal Finalissima diperluas menjadi turnamen 8 tim lintas benua.
- Tidak hanya melibatkan Eropa dan Amerika Selatan, melainkan juga dari benua Afrika dan Asia yang melibatkan Indonesia.
- Ia menilai Finalissima versi baru bukan sekadar turnamen, melainkan pernyataan arah futsal dunia, sekaligus peluang besar secara olahraga, komersial, dan media.
TRIBUNNEWS.COM - Keberhasilan Timnas Indonesia menjadi runner up Piala Asia Futsal 2026 masih menjadi perhatian di berbagai penjuru dunia.
Gagasan perluasan ajang Futsal Finalissima kini mencuat dan kali ini menyeret nama Indonesia sebagai salah satu kandidat peserta.
Mantan kapten Timnas Futsal Spanyol, Carlos Ortiz Jimenez, secara terbuka mengusulkan agar turnamen elite tersebut tak lagi eksklusif untuk Eropa dan Amerika Selatan.
Turnamen yang semula mempertemukan juara Piala Eropa dan Amerika itu diusulkan untuk diperluas menjadi ajang lintas benua yang melibatkan Asia dan Afrika.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ortiz yang merupakan eks pemain Barcelona Futsal ini menilai bahwa peta kekuatan futsal dunia kini telah berubah.
Jika selama ini Brasil, Spanyol, Argentina, dan Portugal mendominasi dengan membagi seluruh 10 gelar Piala Dunia Futsal FIFA, dinamika terbaru menunjukkan futsal berkembang pesat di luar dua konfederasi tradisional tersebut.
"Asia dan Afrika bukan lagi sekadar kekuatan yang sedang tumbuh. Mereka sudah menjadi protagonis," tulis Ortiz.
Baca juga: Ranking FIFA Futsal Indonesia Diprediksi Tembus 15 Besar Dunia, Kian Dekat dengan Jepang
Pemain yang pernah satu tim bersama Ricardinho di Inter Movistar itu secara spesifik menyebut Indonesia yang membuat sejarah dengan mencapai final Piala Asia 2026.
Bersama Iran yang terus mendominasi Asia, serta dua negara Afrika yakni Maroko, dan Angola yang merupakan finalis edisi sebelumnya keempatnya adalah contoh kekuatan baru futsal dunia.
Empat negara itu dinilai sebagai contoh negara dengan perkembangan signifikan, basis penonton besar, serta daya saing tinggi di level internasional.
Adanya usulan tersebut membuka peluang Indonesia tampil di ajang prestisius seperti Finalissima Futsal versi Final 8, yang mempertemukan finalis CONMEBOL, UEFA, AFC, dan CAF dalam satu turnamen global.
Ia bahkan membayangkan turnamen delapan tim digelar di venue besar seperti WiZink Center Madrid atau Indonesia Arena Jakarta.
Menurut Ortiz, perluasan Finalissima bukan sekadar soal kompetisi, melainkan pernyataan arah masa depan futsal dunia.
Turnamen global tersebut dinilai berpotensi menjadi momentum besar secara olahraga, komersial, dan media, sekaligus mempercepat integrasi futsal sebagai olahraga global.
Selama ini, Futsal Finalissima baru digelar satu kali yang mempertemukan finalis CONMEBOL dan UEFA dengan format empat tim.
Portugal menjadi juara bertahan edisi 2022 usai menundukkan Spanyol lewat adu penalti. Sedangkan Paraguay juara ketiga setelah mengalahkan Argentina.
Namun Ortiz menilai, jika tetap menggunakan format dua finalis dari dua benua seperti yang ditetapkan sebelumnya, maka sudah tidak lagi mencerminkan realitas futsal modern.
"Futsal jauh lebih global saat ini dan menutup mata kita untuk itu akan merugikan diri kita sendiri."
"Apakah kita benar-benar akan terus berpikir bahwa futsal hanya dimainkan antara Eropa dan Amerika Selatan?" tulis Ortiz.
Pertanyaannya kini, seperti yang ia lontarkan, apakah FIFA siap mendukung ajang sebesar itu—dan apakah dunia futsal siap memberi panggung yang setara bagi negara seperti Indonesia.
Yang jelas, apa yang disampaikan Ortiz tersebut adalah gagasan awal. Menggelar pertandingan lintas benua jelas membutuhkan dukungan FIFA.
(Tribunnews.com/Tio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Indonesia-Gagal-Raih-Juara-AFC-Futsal-Asian-Cup-2026_20260207_224527.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.