Liga Italia
Kisruh Internal Madrid Ciptakan Perang Segitiga Raksasa Serie A: AC Milan Jaga Fenomena 30-an
Keretakan hubungan Alvaro Arbeloa dengan Dani Carvajal hadirkan perang segitiga antara AC Milan, Juventus, dan Inter Milan di lantai bursa transfer.
Ringkasan Berita:
- Keretakan hubungan pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa dengan Dani Carvajal menjadi awal terciptanya perang segitiga raksasa Serie A
- Inter Milan, Juventus dan AC Milan menginginkan Dani Carvajal di jendela transfer pemain musim panas 2026
- AC Milan mencoba menjaga tradisi dengan mengandalkan pemain berusia 30-an tahun dalam proyek Liga Champions
TRIBUNNEWS.COM - Situasi memanas di internal Real Madrid antara Dani Carvajal dengan pelatih Alvaro Arbeloa membuat tiga klub legendaris Italia, AC Milan, Inter Milan, dan Juventus, terlibat perang dingin di jendela transfer musim panas 2026.
Dani Carvajal memang memiliki periode yang sulit di era kepelatihan Alvaro Arbeloa.
Wingbek berusia 34 tahun ini tidak kunjung mendapatkan tempat utamanya menyusul pulih dari cedera. Puncaknya terjadi setelah Real Madrid mengalahkan Valencia 0-3 di Mestalla Stadium, Senin (9/2) dini hari WIB.
Usai pertandingan di Mestalla, Carvajal tertangkap kamera meluapkan emosinya kepada pelatih fisik Antonio Pintus.
Ia disebut merasa dalam kondisi cukup bugar untuk bermain, setidaknya mendapatkan kesempatan di 15 menit terakhir pertandingan.
Keputusan Arbeloa dinilai membuatnya kebingungan, terlebih ia merasa siap berkontribusi membantu tim di fase krusial musim ini.
Carvajal memang tengah melalui periode sulit. Bek kanan berusia 34 tahun itu sudah lima pertandingan beruntun tak masuk starting line-up.
Sejak pulih dari cedera, ia hanya mencatatkan 27 menit bermain, padahal dalam rentang waktu tersebut Los Blancos telah melakoni 10 laga di berbagai kompetisi.
Puncak kekecewaan terjadi saat menghadapi Valencia, ketika David Jimenez dipercaya sebagai starter. Sementara Trent Alexander-Arnold yang juga baru pulih dari cedera lebih serius, dipilih masuk sebagai pemain pengganti lebih dulu ketimbang dirinya.
Situasi ini membuat pemain kelahiran Leganes, Spanyol 11 Januari 1992 ini dalam posisi untuk keluar dari Santiago Bernabeu pada Juli mendatang. Apalagi kontraknya di Madrid akan berakhir Juni tahun ini.
Belum ada penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan klub membuat Carvajal keluar dari Madrid semakin dekat.
Baca juga: Bocor Ordal Kecewakan AC Milan, Dusan Vlahovic Pilih Barcelona Ketimbang Khianati Juventus
Dalam laporan Fichajes, tiga klub Serie A, AC Milan, Inter Milan, dan Juventus, tertarik untuk memboyong penggawa timnas Spanyol.
Bagi AC Milan, mereka membutuhkan tambahan pemain prestise dalam misi mereka untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Terlebih kedekatan bisnis pemain Madrid-Milan, membuat kepindahan Dani Carvajal ke San Siro dinilai lebih mulus ketimbang dua tim Serie A lainnya.
Bergeser ke Inter Milan. Nerazzurri menginginkan Dani Carvajal karena mengantisipasi kepergian Danzel Dumfires. Bek asal Belanda tersebut dilaporkan akan meninggalkan Inter di jendela bursa transfer musim panas dengan status bebas transfer.
Sementara Juventus, klub berjuluk Bianconeri ini menginginkan Carvajal karena kebutuhan taktis allenatore Luciano Spalletti.
Jaga 'Fenomena' Pemain 30-an
Menjadi rahasia umum bahwa dalam lima tahun terakhir AC Milan hobi mendatangkan pemain di atas usia 30-tahun.
Sebut saja Zlatan Ibrahimovic, Olivier Giroud, Marco Sportiello, hingga Antonio Mirante, bergabung ke tim Merah Hitam ketika usianya di atas 30 tahun.
Tidak berhenti sampai di situ, keputusan Milan mendatangkan pemain berusia berkepala tiga membuahkan hasil manis pada musim 2021/2022 ketika sukses menjadi juara Serie A.
Seakan tak ingin kehilangan tradisi mereka, AC Milan meneruskan 'fenomena' mengandalkan pemain berusia 30-an tahun di musim ini.
Dua di antaranya ialah Luka Modric dan Adrien Rabiot.
Modric didatangkan Rossoneri ke Milan dari Madrid dengan status bebas transfer. Kala itu pemain timnas Kroasia ini bergabung ke AC Milan di usia 39 tahun.
Pun hal yang sama juga berlaku bagi Rabiot. Mantan pemain Juventus ini kembali ke Serie A untuk memperkuat AC Milan di umur lebih dari 30 tahun.
Kini, hal itu coba diteruskan Milan lewat kehadiran Dani Carvajal. Mentalitasnya sebagai salah satu kunci sukses kegemilangan Madrid dalam beberapa tahun terakhir, coba diambil Rossoneri.
Kendati usianya sudah tak lagi muda, namun Carvajal masih menjadi salah satu wingbek kanan terbaik dunia saat ini.
(Tribunnews.com/Giri)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.