Jumat, 1 Mei 2026

Liga Inggris

Xabi Alonso Tolak Marseille, Bidik Proyek Lebih Stabil di Liverpool

Xabi Alonso dilaporkan menolak tawaran untuk melatih Olympique de Marseille dan lebih prioritaskan klub yang lebih stabil seperti Liverpool.

Tayang:
UWE KRAFT / AFP
EKS PELATIH LEVERKUSEN - Mantan pelatih Bayer Leverkusen Spanyol Xabi Alonso terlihat sebelum pertandingan sepak bola divisi satu Jerman Bundesliga antara Bayer 04 Leverkusen dan VfL Bochum di Leverkusen, Jerman barat, pada 20 Desember 2023. Xabi Alonso dilaporkan menolak tawaran untuk melatih Olympique de Marseille karena menilai kondisi internal klub Ligue 1 tersebut belum cukup stabil untuk mendukung proyek jangka panjangnya.Pelatih asal Spanyol itu disebut lebih memprioritaskan klub dengan struktur manajemen yang solid, visi yang jelas, serta stabilitas organisasi yang kuat seperti Liverpool. (Foto Arsip, Desember 2023) (UWE KRAFT / AFP) 
Ringkasan Berita:
  • Xabi Alonso menolak tawaran melatih Olympique de Marseille karena menilai kondisi internal klub belum stabil.
  • Alonso kini tanpa klub setelah dipecat Real Madrid, meski mencatat 24 kemenangan dari 34 laga selama tujuh bulan masa jabatannya.
  • Alonso kini memprioritaskan proyek yang lebih stabil, dengan Liverpool mulai dikaitkan sebagai opsi potensial.

TRIBUNNEWS.COM – Xabi Alonso dilaporkan menolak tawaran untuk melatih klub Ligue 1, Olympique de Marseille, dengan alasan kondisi internal klub yang dinilai belum stabil.

Pelatih berusia 44 tahun tersebut dikabarkan menolak pendekatan resmi dari Marseille karena memiliki kekhawatiran terhadap dinamika internal klub, dikutip dari RMC Sport.

Alonso disebut tidak ingin mengambil risiko bergabung dengan proyek yang sarat gejolak struktural.

Saat ini, Alonso berstatus tanpa klub setelah dipecat oleh Real Madrid pada awal Januari, mengakhiri masa jabatannya yang berlangsung selama tujuh bulan di Santiago Bernabeu.

Meski periode tersebut penuh tekanan, catatan performanya sebenarnya tergolong cukup solid. Dari total 34 pertandingan, Alonso membukukan 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan.

Namun kekalahan 3-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik balik yang membuat kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat.

Ekspresi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso setelah timnya dibantai 4-0 oleh PSG dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, Kamis (10/7/2025). Foto diambil dari website FIFA Club World Cup pada Kamis, 10 Juli 2025.
KECEWA - Ekspresi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso setelah timnya dibantai 4-0 oleh PSG dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, Kamis (10/7/2025). Foto diambil dari website FIFA Club World Cup pada Kamis, 10 Juli 2025. (Website FIFA Club World Cup 2025)

Setelah beberapa bulan tanpa pekerjaan, nama Alonso langsung masuk radar sejumlah klub Eropa.

Reputasinya meningkat pesat sejak sukses besar bersama Bayer Leverkusen, di mana ia mempersembahkan berbagai trofi domestik dan menunjukkan kapasitas sebagai pelatih dengan visi taktik matang.

Meski banyak tawaran datang, Alonso memilih berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnya. Pendekatan dari Marseille menjadi salah satu yang terbaru, namun langsung ditolaknya.

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini: Real Madrid Minim Istirahat, Barcelona Siap Manfaatkan Situasi

Kekacauan Internal Jadi Pertimbangan

Marseille memang tengah bergerak cepat mencari pelatih baru setelah Roberto De Zerbi hengkang menyusul kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain.

Namun tawaran kepada Alonso disebut tidak mendapat respons positif. Salah satu faktor utama adalah konflik internal di tubuh manajemen klub.

Direktur olahraga Medhi Benatia sempat mengajukan pengunduran diri, sebelum akhirnya ditolak oleh pemilik klub, Frank McCourt.

Dalam keputusan yang cukup mengejutkan, McCourt justru mengurangi peran presiden klub Pablo Longoria dan memberikan kendali penuh urusan olahraga kepada Benatia hingga akhir musim.

Situasi ini memunculkan kesan adanya perebutan pengaruh dan pergeseran struktur organisasi di dalam klub.

Bagi Alonso, kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas proyek jangka panjang yang ingin ia bangun.

Setelah gagal mendapatkan Alonso, Marseille akhirnya menunjuk mantan bek Newcastle, Habib Beye, sebagai pelatih anyar. Penunjukan itu dilakukan hanya sepekan setelah Beye diberhentikan oleh Rennes.

McCourt menegaskan bahwa target utama klub adalah mengamankan tiket Liga Champions musim depan serta tampil kompetitif di Coupe de France.

Namun bagi Alonso, proyek dengan dinamika ruang rapat yang bergejolak bukanlah pilihan ideal, terlebih setelah pengalaman penuh tekanan di Madrid.

Cari Proyek Stabil, Liverpool Muncul di Radar

Usai berpisah dari Real Madrid, Xabi Alonso dikabarkan kini lebih selektif dalam menentukan langkah berikutnya. Ia disebut memprioritaskan klub yang memiliki fondasi struktural kuat serta visi jangka panjang yang jelas, guna menghindari situasi tidak stabil seperti yang baru saja dialaminya.

Nama Liverpool pun mulai dikaitkan dengan pelatih asal Spanyol tersebut.

Spekulasi ini muncul seiring meningkatnya tekanan terhadap Arne Slot, yang performa timnya musim ini dinilai belum konsisten.

Manajer Liverpool asal Belanda Arne Slot tiba menjelang kick-off pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Crystal Palace dan Liverpool di Selhurst Park di London selatan pada 5 Oktober 2024.
PELATIH LIVERPOOL - Manajer Liverpool asal Belanda Arne Slot tiba menjelang kick-off pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Crystal Palace dan Liverpool di Selhurst Park di London selatan pada 5 Oktober 2024. (Foto Arsip, Oktober 2024) (Glyn KIRK / AFP)

Meski belum berada di ambang pemecatan, posisi Slot tidak sepenuhnya aman.

Liverpool saat ini masih berjuang untuk mengamankan finis di empat besar Liga Inggris 2025/2026, sebuah target minimal demi menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.

Ironisnya, Slot sempat membawa Liverpool meraih gelar juara musim lalu. Namun dalam sepak bola modern, prestasi masa lalu kerap tak cukup menjadi jaminan.

Sorotan terhadap kursi kepelatihannya kini semakin tajam, terutama jika performa tim tak kunjung stabil.

Bahkan, dalam berbagai spekulasi yang berkembang, pintu keluar dari Anfield disebut lebih dekat bagi Slot ketimbang jaminan bertahan hingga akhir musim.

Jika skenario perpisahan benar-benar terjadi, nama Xabi Alonso diyakini akan menjadi salah satu kandidat terdepan untuk mengisi posisi tersebut.

Bagi Alonso sendiri, keputusan berikutnya akan sangat krusial dalam membentuk arah karier kepelatihannya. Ia tampaknya tidak ingin terburu-buru menerima tawaran, dan lebih memilih proyek yang menawarkan stabilitas, dukungan penuh dari manajemen, serta fondasi yang memungkinkan pembangunan tim secara berkelanjutan.
 
(Tribunnews.com/Ali)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
34
22
7
5
64
26
38
73
2
Man. City
33
21
7
5
66
29
37
70
3
Manchester United
34
17
10
7
60
46
14
61
4
Liverpool
34
17
7
10
57
44
13
58
5
Aston Villa
34
17
7
10
47
42
5
58
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved