Finalissima
Jadwal Finalissima Argentina vs Spanyol Terancam Ditunda, AFA Tolak Gagasan Digelar di Bernabeu
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menolak gagasan Finalissima dipindahkan ke Bernabeu dari Doha, Qatar. Argentina menawarkan Stadion River Plate.
Ringkasan Berita:
- Jadwal Finalissima antara Argentina vs Spanyol belum menemui kesepakatan antara UEFA dan CONMEBOL, di sisi lain Qatar ingin tetap mempertahankan status tuan rumah.
- Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menolak gagasan digelarnya Finalissima di Santiago Bernabeu.
- Saat ini, opsi paling memungkinkan adalah penundaaat laga tersebut yang awalnya dijadwalkan digelar pada 28 Maret 2026 dibarengi dengan acara Qatar Football Festival 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Penyelenggaraan Finalissima keempat sejak tahun 1985 akhir bulan ini terancam ditunda dan dijadwalkan ulang.
Pemenang Copa Amerika 2024, Argentina akan menghadapi pemenang Piala Eropa 2024, Spanyol dalam pertandingan Finalissima yang rencananya digelar di Stadion Lusail, Doha, Qatar pada Sabtu (28/3/2026) pukul 01.00 WIB.
Namun mengingat ketegangan konflik yang terjadi di Timur Tengah saat ini, pertandingan tersebut berisiko untuk digelar di Qatar dan pihak terkait saat ini belum mengambil keputusan.
Tidak mudah memindahkan venue pertandingan antara Argentina vs Spanyol karena sudah terikat kerjasama dengan promotor yang sekaligus menyelenggarakan beberapa pertandingan terkait.
Acara tersebut bernama Qatar Football Festival 2026, selain Argentina dan Spanyol, Mesir, Arab Saudi, Serbia, dan tuan rumah Qatar akan mengambil bagian dalam helatan ini.
Di sisi lain, Qatar sangat ingin mempertahankan acara tersebut. Mereka menilai laga Argentina vs Spanyol dalam tajuk Finalissima merupakan salah satu pertandingan paling menguntungkan dalam sepak bola internasional.
UEFA dan CONMEBOL, badan pengatur di Eropa dan Amerika Selatan awalnya mengajukan Stadion Santiago Bernabeu untuk pengganti Stadion Lusail.
Dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) telah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan dari Real Madrid selaku kepemilikan venue.
Namun, gagasan tersebut ditolak oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).
Kepada media Spanyol Cadena SER, Presiden AFA Chiqui Tapia membalas, ia ingin laga tersebut berlangsung di markas River Plate, Buenos Aires, Argentina.
AFA tidak senang dengan gagasan tersebut yang dinilai menguntungkan Spanyol karena dianggap bermain di kandang sendiri.
"Kita akan mulai bekerja karena Spanyol ingin Finalissima dimainkan di Spanyol dan saya ingin itu di El Monumental (River Plate)," kata Chiqui.
Pembahasan ini masih berlanjut hingga tadi malam waktu setempat, namun tak kunjung menemui kesepakatan, menurut laporan Football Espana.
Opsi Venue Finalissima
Kota lain yang sedang menjadi pertimbangan dari segi netralitasnya saat ini adalah Lisbon dan Roma.
Opsi yang menjadi bahasan sejak awal rencana jika venue Finalissima akan dipindahkan dari Doha.
Di Lisbon, Portugal, venue yang akan menjadi pagelaran adalah milik Benfica, Estadio da Luz.
Sementara di Roma, markas Roma dan Lazio akan menjadi saksi pertemuan Lionel Messi kontra Lamine Yamal.
Masih menurut laporan media di atas, penundaan saat ini merupakan opsi yang paling mungkin dilakukan.
Dalam laporan lain dari El Mundo, Stadion Wembley, Inggris juga menjadi opsi lainnya untuk laga Finalissima.
Di sisi lain, Cadena Cope menyatakan, pelatih Spanyol Luis de la Fuente menginginkan dua pertandingan sebelum Piala Dunia 2026.
Selain melawan Argentina, Spanyol dijadwalkan melakoni laga uji coba menghadapi Mesir.
RFEF saat ini sedang mencari dua lawan baru untuk jeda internasional di bulan Maret jika laga di Qatar gagal terselenggara.
Qatar Football Festival 2026
Pihak-pihak terkait saat ini tengah mempertimbangkan dengan serius dan cermat, karena tidak semudah itu memindahkan venue Finalissima.
Ada serangkaian acara dan pertandingan yang terlibat dari gelaran kali ini dengan sejumlah kerjasama yang telah terjalin.
"Ada banyak hal yang dipertaruhkan," kata Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Rafael Louzan kepada Cadena SER.
"Perjanjian (Finalissima) ini adalah antara UEFA dan CONMEBOL melalui sebuah perusahaan, sebuah promotor, yang telah mengontrak enam pertandingan (semuanya di Doha)," tambahnya.
"Pertandingan itu adalah Spanyol vs Argentina (27 Maret), Mesir vs Spanyol (30 Maret), Arab Saudi vs Serbia (30 Maret), dan Argentina vs Qatar (31 Maret). Ini semua adalah bagian dari keseluruhan paket."
"Kita harus memperluas solidaritas kita ke negara-negara seperti Qatar dan Aab saudi. Kita memiliki masalah, tetapi mereka juga," tutupnya.
Selain empat laga di atas ada pertandingan Mesir vs Arab Saudi dan Qatar vs Serbia yang berlangsung pada 26 Maret.
(Tribunnews.com/Sina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jadwal-Argentina-vs-Spanyol-di-Finalissima-2025-Messi-versus-Lamine-Yamal.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.