Liga 1
Persija Kembali Kebobolan di JIS, Mauricio Sesalkan Hal yang Kerap Dilakukan Rizky Ridho CS
Persija tetap memaksakan membangun serangan dari bawah meskipun kondisi permainan tidak memungkinkan.
Persija Kembali Kebobolan di JIS, Mauricio Sesakan Hal yang Kerap Dilakukan Rizky Ridho CS
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta kembali gagal mencatatkan clean sheet saat bermain di kandang setelah ditahan imbang Dewa United dengan skor 1-1 pada pertandingan pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Minggu (15/3/2026).
Hasil tersebut memperpanjang catatan kurang baik Macan Kemayoran yang tidak mampu menjaga gawang tetap bersih dalam empat pertandingan kandang terakhir.
Bahkan dalam dua laga terakhir di JIS, yakni saat menghadapi Borneo FC dan Dewa United, tim asuhan Mauricio Souza gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya bisa diimbangi dengan skor 2-2 dan 1-1.
Pada pertandingan melawan Dewa United, Persija sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan melalui gol Alexis Messidoro.
Gol tersebut bermula dari skema serangan balik cepat tim tamu.
Ricky Kambuaya yang membawa bola dari lini tengah tidak mendapat tekanan berarti dari pemain Persija.
Ia kemudian memberikan umpan kepada Rafael Struick yang langsung melepaskan tembakan.
Meski sempat ditepis oleh kiper Carlos Eduardo, bola rebound jatuh ke arah Alexis Messidoro yang sukses memanfaatkannya menjadi gol.
Pelatih Persija Mauricio Souza menilai gol tersebut sebenarnya bisa diantisipasi oleh timnya jika pemain mampu mengelola situasi dengan lebih baik.
“Jika berbicara mengenai gol Dewa United, situasinya sebenarnya cukup jelas. Saat itu Fabio dilanggar dan seharusnya kami mendapatkan tendangan bebas,” ujar Mauricio seusai pertandingan.
Menurut pelatih asal Brasil tersebut, timnya kurang bijak dalam mengelola situasi ketika sedang unggul.
Persija tetap memaksakan membangun serangan dari bawah meskipun kondisi permainan tidak memungkinkan.
“Ketika gol itu terjadi, bola sebenarnya berada dalam penguasaan kami. Lawan memiliki tiga pemain di lini terakhir, sementara kami masih mencoba memainkan bola. Dalam situasi seperti itu, seharusnya kami tidak perlu memaksakan permainan dari bawah karena kami sedang unggul dan pertandingan masih menyisakan sekitar 20 menit,” jelasnya.
Mauricio menilai kesalahan serupa juga sempat terjadi pada pertandingan sebelumnya saat Persija menghadapi Borneo FC.
Ia pun menyayangkan pola permainan Rizky Ridho CS yang menurutnya bermain kurang praktis.
“Pada situasi itu bola berada di kaki pemain kami, tetapi akhirnya kami kehilangan bola dan lawan mampu menciptakan peluang dari sisi kiri hingga berujung gol. Jika saat itu kami bermain lebih sederhana dan menjaga bola dengan baik, mungkin hasilnya akan berbeda,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/JELANG-LAGA-Pelatih-Persija-Jakarta-Mauricio-Souza-membeberkan.jpg)