Piala Dunia 2026
Argentina Kebakaran, Pemain dan Pelatih Sama-sama Sadar Albiceleste Memburuk
Pelatih dan pemain Argentina sama-sama mengeluarkan alarm peringatan soal level tim nasional mereka yang dianggap menurun.
Ringkasan Berita:
- Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, berujar hanya akan memilih pemain yang dibawa ke Piala Dunia berdasarkan performa di atas lapangan.
- Kondisi Argentina saat ini sedang tak baik-baik saja lantaran tak punya pakem permainan yang mumpuni.
- Para pemain juga mulai menyadari penurunan performa skuad Argentina.
TRIBUNNEWS.COM - Argentina akan melanjutkan agenda pertandingan mereka di FIFA Matchday kali ini dengan menghadapi Zambia.
Pertandingan melawan Zambia akan digelar pada Rabu, 1 Maret 2026, pukul 06.15 WIB di stadion La Bombonera, Argentina.
Meski menghadapi tim yang secara peringkat FIFA jauh di bawah, tak ada laga mudah bagi Argentina.
Bahkan dengan tampil di kandang sendiri pun Argentina tak boleh meremehkan musuhnya kali ini.
Baca juga: Scaloni Pastikan Lionel Messi Starter di Laga Uji Coba Terakhir Argentina Sebelum Piala Dunia 2026
Mereka harusnya mengambil pelajaran dari pertandingan uji coba mereka sebelumnya kontra Mauritania.
Argentina hanya bisa menang 2-1 dengan upaya sangat keras dari para pemain.
Albiceleste jauh dari kata tenang meski memperoleh kemenangan di laga tersebut.
Mereka seperti kehabisan akal untuk menciptakan peluang bagi mereka sendiri.
Kualitas individu para pemain menjadi salah satu yang disorot.
Para pemain dianggap belum bisa memadukan diri dengan skema yang diusung.
Kondisi Argentina nampaknya memang sedang tak baik-baik saja.
Tak hanya tim pelatih yang mengeluhkan kondisi skuad mereka.
Para pemain sendiri juga sadar mereka tak bermain maksimal di FIFA Matchday kali ini.
Padahal tak ada momen yang boleh terbuang begitu saja.
Pasalnya Argentina tak lama lagi akan tampil di Piala Dunia 2026.
Beban yang ada di pundak mereka semakin menggunung dengan status mereka sebagai juara bertahan.
Kiper utama Argentina, Emi Martinez, sempat menyinggung kondisi para pemain Tim Tango.
Menurutnya, Argentina kekurangan sangat banyak hal untuk bisa menyebut diri sebagai tim kuat.
"Pertandingan (kontra Mauritania) sangat buruk. Ini adalah salah satu performa kami yang terburuk, bahkan untuk sekelas laga uji coba," kata Martinez kala itu.
"Kami tidak bermain dengan hati, untungnya kami tidak bermain di Finalissima seperti ini."
"Kami juga kekurangan intensitas, kekompakan bertahan, dan performa bertahan secara umum," sambungnya.
Keresahan Martinez ini bak langsung mendapatkan jawaban dari sang pelatih.
Pelatih Lionel Scaloni memberikan pernyataan tegas soal tim asuhannya.
Ia menegaskan hanya akan memilih para pemain yang dibawa ke Piala Dunia berdasarkan performa saja.
Scaloni tak akan tergoda nama-nama besar untuk dipanggil ke timnas saat si pemain tidak tampil baik di klub.
"Saya pikir saya akan mulai memilih para pemain berdasarkan performanya. Jika performanya tidak baik, saya akan mengambil tindakan," kata Scaloni.
"Pertandingan uji coba lalu menjadi pengingat terang."
"Skuad untuk Piala Dunia akan objektif dan hanya berdasarkan kemampuan para pemain," sambungnya.
Scaloni memang sebelumnya pernah mengungkapkan kekhawatiran.
Ia melihat banyak pemain Argentina yang performanya menurun menjelang Piala Dunia bergulir.
Kecemasan itu akhirnya terbukti dengan kesulitan yang ia hadapi saat ini.
Nama-nama besar yang diharapkan bisa membawa perubahan malah mulai menurun.
Hanya tinggal beberapa nama saja yang konsisten memberikan andil besar.
Lionel Messi sedang sulit memilih tandem yang pas untuk mengisi 11 pemain utama.
Nasib Argentina akan diketahui saat menjalani uji coba kedu melawan Zambia.
Mereka tak boleh membuang kesempatan ini untuk memoles diri dan permainan.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-argentina-lionel-scaloni-memberi-isyarat-saat-pertandingan-fase-grup-copa-america-2021.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.