FIFA Matchday
Argentina Menang Telak, Lionel Scaloni Melunak soal Kondisi Tim Tango
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bisa kembali membanggakan anak asuhnya setelah menang telak 5-0 atas Zambia di pertandingan persahabatan.
Ringkasan Berita:
- Argentina mendapatkan kemenangan telak saat berhadapan dengan Zambia di FIFA Matchday, Rabu (1/4/2026).
- Lionel Messi ikut mencetak gol bagi Argentina di pertandingan ini.
- Kemenangan ini mengobati kekecewaan pelatih Lionel Scaloni dari performa tim asuhannya di pertandingan sebelumnya.
TRIBUNNEWS.COM - Argentina sukses menjalani agenda uji coba kedua mereka di FIFA Matchday dengan mendapatkan kemenangan.
Tim arahan Lionel Scaloni ini menang atas tim asal Afrika, Zambia, dengan skor telak 5-0, Rabu (1/4/2026) di stadion La Bombonera.
Bintang utama Argentina, Lionel Messi, ikut mencetak gol di pertandingan ini.
Baca juga: Argentina Kebakaran, Pemain dan Pelatih Sama-sama Sadar Albiceleste Memburuk
Satu gol dari Messi membuat Argentina memantapkan keunggulan menjadi 3-0.
Sedangkan gol-gol lain milik Argentina datang dari Julian Alvarez, Nicolas Otamendi, Valentin Barco, dan sebuah gol bunuh diri lawan.
Kemenangan telak ini seperti menjadi penebusan dari performa Argentina yang kurang maksimal di laga sebelumnya.
Pada agenda FIFA Matchday pertama, Tim Tango hanya bisa menang tipis atas Mauritania.
Perubahan singkat yang terjadi di kubu Albiceleste membuat pelatih Lionel Scaloni bangga.
Ia tak lagi sekeras saat bereaksi di momen setelah pertandingan usai.
Scaloni memang masih menegaskan soal komitmen besar yang diinginkan dari para pemain.
Artinya ia berharap para pemain menjaga kondisi terbaik dan berada pada puncak permainan saat bergabung ke timnas.
Ia tak ingin hanya membawa pemain untuk mengisi tempat kosong di dalam skuad.
Scaloni tetap akan membuat perhitungan demi Timnas Argentina.
Namun di kesempatan kali ini ia juga memberikan dorongan kepada para pemainnya agar tampil lebih baik lagi.
"Ada pemain yang selalu memberikan penampilan terbaiknya, tetapi mereka tetap harus melakukannya sepanjang waktu di sini," kata Scaloni dikutip dari AlbicelesteTalk.
"Untuk berada di sini, Anda harus terus 100 persen. Anda harus dalam keadaan prima, tidak ada penafsiran lain soal itu."
"Pesannya adalah, terlepas dari pendapat saya pribadi, jersey ini membuat Anda tidak memiliki waktu luang atau jaminan tempat di skuad."
"Hal-hal buruk seperti di pertandingan melawan Mauritania tidak bisa terjadi lagi."
"Anda memang bisa bermain baik atau buruk, tetapi untuk hal-hal tertentu tidak bisa lagi terjadi di level seperti ini."
"Tim mengerti pesan saya, mereka bahkan membicarakannya sendiri dan menyadari apa yang terjadi."
"Saya benar-benar senang dengan performa hari ini," sambungnya.
Sebelum ini, para pemain Argentina juga menyadari kondisi mereka yang sedang tidak baik-baik saja.
Padahal tak ada momen yang boleh terbuang begitu saja.
Pasalnya Argentina tak lama lagi akan tampil di Piala Dunia 2026.
Beban yang ada di pundak mereka semakin menggunung dengan status mereka sebagai juara bertahan.
Kiper utama Argentina, Emi Martinez, sempat menyinggung kondisi para pemain Tim Tango.
Menurutnya, Argentina kekurangan sangat banyak hal untuk bisa menyebut diri sebagai tim kuat.
"Pertandingan (kontra Mauritania) sangat buruk. Ini adalah salah satu performa kami yang terburuk, bahkan untuk sekelas laga uji coba," kata Martinez kala itu.
"Kami tidak bermain dengan hati, untungnya kami tidak bermain di Finalissima seperti ini."
"Kami juga kekurangan intensitas, kekompakan bertahan, dan performa bertahan secara umum," sambungnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-penyerang-Argentina-Lautaro-Martinez-saat-melawan-Paraguay.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.