Liga 1
Rumput JIS Jadi Kendala, Mauricio & Eksel Kompak Ingin 3 Laga Kandang Persija di SUGBK
Menurut Mauricio, kondisi rumput di SUGBK dinilai lebih ideal dan sangat menunjang gaya bermain Persija
Rumput JIS Jadi Kendala, Mauricio & Eksel Kompak Ingin 3 Laga Kandang Persija di SUGBK
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta menatap tujuh laga sisa Super League 2025/2026 dengan target meraih hasil maksimal, khususnya dalam tiga pertandingan kandang yang masih tersisa.
Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Persis Solo, Persib Bandung, dan Semen Padang.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, berharap timnya mampu memaksimalkan laga kandang dengan meraih kemenangan.
Baca juga: Eksel Runtukahu Gacor di Persija, Jadi Opsi Penyerang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Ia pun menginginkan ketiga pertandingan tersebut kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Menurut Mauricio, kondisi rumput di SUGBK dinilai lebih ideal dan sangat menunjang gaya bermain Persija yang mengandalkan operan pendek serta penguasaan bola.
Hal itu, kata dia, sudah terbukti saat timnya tampil impresif dan menang 3-0 atas Persebaya Surabaya di stadion tersebut.
Sebaliknya, Mauricio menilai kondisi lapangan di Jakarta International Stadium (JIS) kurang mendukung permainan timnya.
Situasi tersebut turut berdampak pada hilangnya poin maksimal Persija saat menjamu Borneo FC dan Dewa United di JIS.
“Saya pikir JIS itu stadion paling bagus di dunia, tapi semua orang bisa lihat bagaimana perbedaan ketika kami bermain di lapangan yang bagus. Kami kehilangan poin di JIS,” ujar Mauricio, Sabtu (11/4/2026).
Pelatih asal Brasil tersebut juga menegaskan bahwa penilaiannya bukan tanpa dasar, melainkan berdasarkan apa yang dirasakan langsung oleh para pemain di lapangan.
“Saya memang tidak bermain, tapi bisa ditanyakan ke pemain seperti Eksel yang merasakannya langsung. Pasti dia bilang kondisi lapangan di sana tidak maksimal. Jadi saya ambil keputusan lebih baik bermain di GBK,” ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, striker Persija Eksel Runtukahu juga mengakui bahwa bermain di SUGBK memberikan kenyamanan lebih bagi tim.
"Ya, lebih baik di GBK daripada di JIS,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Super-League-Persija-Bungkam-Persebaya-3-0_20260412_070404.jpg)