Kamis, 23 April 2026

Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 Jadi Cermin Perubahan New Jersey Sejak 1994

Perubahan salah satu kota penyelenggaraan Piala Dunia 2026, New Jersey dari helatan Piala Dunia 1994 di berbagai sektor.

FIFA
Stadion final Piala Dunia 2026 MetLife Stadium, New York, Amerika Serikat. - Perubahan salah satu kota penyelenggaraan Piala Dunia 2026, New Jersey dari helatan Piala Dunia 1994 di berbagai sektor. 

 

Ringkasan Berita:
  • Perubahan salah satu kota penyelenggaraan Piala Dunia 2026, New Jersey dari helatan Piala Dunia 1994 di berbagai sektor.
  • Mulai dari tiket pertandingan, nilai properti daerah, transportasi, hingga pendapatan daerah yang menunjang peningkatan perekonomian.
  • Di kota New Jersey, Amerika Serikat ada Stadion MetLife yang akan menggelar delapan pertandingan, termasuk final Piala Dunia 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Tiga puluh dua tahun lalu, ajang tertinggi sepak bola dunia, World Cup atau Piala Dunia berlangsung di Amerika Serikat (AS) sebagai tuan rumah tahun 1994.

Setelah tujuh edisi berlalu, Amerika Serikat kembali terpilih sebagai tuan rumah. Bedanya, AS berkolaborasi dengan Kanada dan Meksiko pada gelaran yang berlangsung di musim panas tahun 2026.

Pada saat itu, sembilan venue menjadi tempat pertandingan, yang mana Stadion Rose Bowl, Los Angeles menjadi yang paling besar dengan kapasitas 91.794 penonton.

Kemudian yang kedua terbesar Stadion Stanford, Pontiac Silverdome, Stadion Giants New Jersey, hingga Stadion Memorial Robert F. Kennedy.

Laga final antara Brasil vs Italia yang akhirnya dimenangkan oleh tim Samba melalui adu penalti berlangsung di Rose Bowl, Pasadena.

Sementara Stadion Giants, New Jersey menjadi venue laga semifinal antara Bulgaria kontra Italia.

Tahun demi tahun berlalu. Sebuah venue megah berdiri berdampingan dengan Stadion Giants, yakni Stadion MetLife pada tahun 2010.

Stadion yang digunakan sebagai rumah bagi klub New York Giants dan New York Jets.

Stadion MetLife memiliki kapasitas 82.500 kursi, dan akan menjadi venue final pertandingan final Piala Dunia 2026.

Ketika laga final Piala Dunia 2026 yang berada di kawasan Meadowlands Sports Complex di wilayah metropolitan New York akan berlangsung pada 20 Juli (WIB) mendatang, akan menjadi tempat yang lebih mahal, lebih padat, daripada New Jersey yang menjadi tuan rumah turnamen tiga dekade lalu untuk pertandingan Bulgaria vs Italia.

Apa yang berubah?

Menurut laporan North Jersey, para pejabat dari negara bagian dan Komite Penyelenggara New York-New Jersey memperkirakan bahwa wilayah tersebut akan mengalami dampak ekonomi yang mencapai 3,3 miliar dolar. 

Angka tersebut jauh melampaui pendapatan ekonomi penyelenggara untuk kesembilan kota pelaksanaan Piala Dunia 1994 yang mencapai 4 miliar dolar.

Bila dilihat dari data historis, biaya perumahan dan rencana infrastruktur menunjukkan bahwa biaya masuk bagi negara bagian dan para penggemar telah meningkat jauh lebih cepat daripada inflasi.

Seberapa besar perubahannya?

Pada tahun 1994, tiket pertandingan penyisihan grup Piala Dunia di antara 35 sampai 60 dolar atau sekitar 75 sampai 125 dolar pada nilai tukar saat ini.

Di Piala Dunia 2026, rata-rata harga tiket penyisihan grup sebesar 305 dolar. Angka itu lebih kecil daripada tiket di tribun bawah yang nilainya bisa mencapai dua kali lipat.

Kursi termurah untuk laga final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife seharga 2.030 dlar, tiket tribun bawah mencapai 6.370 dolar.

Sementara layanan VIP angkanya jauh lebih gila yang ditaksir mencapai 10.000 dolar lebih.

"Harga yang mengejutkan itu sesuai dengan masalah keterjangkauan yang dihadapi warga New Jersey," tulis artikel tersebut.

Angka yang menunjukkan betapa tingginya perubahan harga tiket tahun 1994 dengan saat ini.

Jika melihat lebih jauh, pada masa itu, harga rumah rayta-rata berkisar 160.000 dolar.

Saat ini, harganya mencapai 575.000 dolar.

Harga bensin yang dulu sekitar 1.09 dolar per galon sekarang mendekati 3 dolar, bahkan 4 dolar untuk oktan 93.

Tak hanya itu, alat transportasi juga mengalami kenaikan. Harga rata-rata kendaraan naik dari sekitar 15.000 dolar menjadi 50.000 sejak tahun 1994.

Pada pertengahan tahun 1990-an, jalur kereta api menuju stadion belum tersedia. Oleh karena itu suporter banyak yang melakukan perjalanan melalui kendaraan pribadi.

Tapi pada edisi tahun ini, FIFA mendorong rencana untuk mengutamakan transportasi umum seperti kereta api yang baru dibuka pada tahun 2009.

Tapi, sistem menggunakan kereta api masih menjadi kendala karena kerap kewalahan ketika menangani acara-acara besar, contohnya Super Bowl 2014 dan WrestleMania 35 pada tahun 2019.

Pada intinya, dalam proses perkembangan zaman, dari yang dulu mengandalkan jalan tol untuk kendaraan pribadi kini telah beralih ke transportasi umum yang jauh lebih terstruktur dan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Hal itu juga akan dibarengi dengan kecanggihan teknologi ketika memasuki stadion karena saat ini bisa dilakukan melalui ponsel pintar.

Jadi, dibandingkan dengan tahun 1994, untuk helatan Piala Dunia 2026 yang nantinya akan berlangsung di kota New Jersey sebagai salah satu venue yang digunakan telah mengalami banyak perubahan.

Dan hadirnya Piala Dunia 2026 akan menambah tinggi tingkat perekonomian daerah tersebut.

Hal itu tidak terlepas dari jumlah keikutsertaan negara di Piala Dunia 2026 yang diperluas FIFA menjadi 48 negara dan 104 pertandingan.

Waktu berlangsung yang dulu 25 hari kini menjadi 36 hari.

Kota New Jersey kebagian delapan pertandingan, satu laga lebih banyak dibandingkan tahun 1994, termasuk laga final yang dinilai akan bernilai tinggi dari berbagai hal yang dapat meningkatkan perekonomian.

(Tribunnews.com/Sina)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Man. City
33
21
7
5
66
29
37
70
2
Arsenal
33
21
7
5
63
26
37
70
3
Manchester United
33
16
10
7
58
45
13
58
4
Aston Villa
33
17
7
9
47
41
6
58
5
Liverpool
33
16
7
10
54
43
11
55
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved