Piala Dunia 2026
Fans Geram! Ongkos ke Stadion Piala Dunia 2026 di AS Melambung Tinggi
Kritikas keras dari suporter dan pemangku kebijakan terhadap FIFA terkait tiket transportasi di AS untuk pertandingan Piala Dunia 2026 yang mahal.
Ringkasan Berita:
- Para suporter tim, seperti dari Prancis dan Inggris telah mengkritik kebijakan yang diberlakukan pemerintah Amerika Serikat dan FIFA terkait mahalnya tiket transportasi di Negeri Paman Sam.
- Kenaikan harga tiket di hari pertandingan Piala Dunia 2026 melebihi dua kali lipat dari harga biasanya.
- Kebijakan ini juga dikritik keras oleh para petinggi pejabat di kota-kota penyelenggara yang mengeluhkan tingginya harga tiket transportasi kepada FIFA.
TRIBUNNEWS.COM - Belum juga dimulai, gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah mendapat kritikan dari sejumlah pihak, baik dari pemangku kebijakan maupun dari para penggemar sepak bola atau suporter.
Para suporter menyatakan kemarahan mereka atas harga tiket transportasi yang begitu mahal untuk menuju venue pertandingan Piala Dunia 2025, terutama di wilayah Amerika Serikat.
Benar saja, otoritas transportasi Amerika Serikat telah menaikkan harga khusus selama helatan empat tahunan ini berlangsung di Negeri Paman Sam.
New Jersey Transit misalnya yang berencana mengenakan biaya lebih dari 100 dolar untuk tiket transportasi dari Penn Station di Manhattan ke MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey dari laporan The Athletic.
Harga tiket pulang pergi untuk perjalanan tersubut biasanya adalah 12,90 dolar.
Otoritas Transportasi teluk Massachussets (Massachusetts Bay Transportation Authority) mengkonfirmasi bulan ini bahwa tiket pulang pergi dari Boston ke Stadion Gillette di Foxbrough, Massachusetts akan berkisar 80 dolar.
Angka itu naik dari yang biasanya hanya berkisar 20 dolar.
Oleh karena itu, para penggemar sepak bola yang akan berkunjung untuk menyaksikan tim mereka bertanding lantang bersuara.
Kondisi ini berbeda dengan helatan sebelumnya di Qatar, di mana semua transportasi yang telah terhubung tidak dikenakan biaya.
Bahkan ketika ingin mengunjungi pertandingan lain di venue yang berbeda, semua transportasi telah terintegrasi.
"Ini memalukan. Dalam turnamen terakhir, transportasi sudah termasuk dalam harga tiket atau ditawarkan dengan harga diskon besar untuk pemegang tiket," kata Guillaume Auprete, juru bicara kelompok pendukung Prancis kepada AFP, dilansir Aljazeera.
"Mereka terus membebani biaya tambahan tanpa memikirkan para penggemar," sambungnya yang menuduh badan pengatur sepak bola dunia FIFA telah mengesampingkan mereka demi kepentingan orang kaya.
Sementara itu, Free Lions sebuah grup penggemar Inggris yang akan bepergian ke Amerika Serikat juga menuliskan keluh kesah mereka terhadap mahalnya transportasi, di media sosial.
"Hari lain, penipuan lain di Piala Dunia ini. Apa yang sebenarnya terjadi," kata grup tersebut.
Tanggapan Pemerintahan Terkait
Gubernur New Jersey, Mikie Sherril menyalahkan FIFA atas kenaikan harga tersebut.
Ia menunjukkan taguhan sebesar 48 juta dolar yang harus dihadapi negara bagian untuk memastikan keselamatan para penggemar yang akan menonton delapan pertandingan di Stadion MetLife.
"Saya tidak akan membebankan biaya itu kepada para penumpang komuter New Jersey selama bertahun-tahun mendatang, itu tidak adil," tulis Sherill di media sosial, merujuk pada potensi pendapatan FIFA yang mencapai 11 miliar di Piala Dunia 2026.
"Jadi initinya begitu: FIFA seharusnya membayar biaya transportasi, tetapi jika mereka tidak melakukannya, saya tidak akan membiarkan para penumpang di New Jersey dirugikan," tambahnya.
Sentimen itu juga ditunjukkan oleh Pemimpin Minoritas Senat AS, Chuck Schummer yang menyebut FIFA harus menanggung biaya transportasi ke venue pertandingan.
Sebelum masalah biaya transportasi ini mencuat, FIFA sudah mendapat kritikan keras atas harga tiket pertandingan yang sangat tinggi.
Masih dalam laporan Aljazeera, FIFA kabarnya akan menegosiasikan ulang dalam upaya penetapan harga transportasi hingga mencapai harga pokok ketika Piala Dunia 2026 nanti dimulai.
"Kami cukup terkejut dengan pendekatan Gubernur New Jersey terkait transportasi penggemar," tulis FIFA.
"Piala Dunia FIFA akan membawa jutaaan penggemar ke Amerika Utara beserta dampak ekonomi yang terkait."
Menurut laporan media lokal, sekitar 100 juta dolar dana federal AS telah dialokasikan untuk kota-kota penyelenggara jaringan transportasi umum guna membiayai transportasi tersebut.
Termasuk 8,7 juta dolar untuk Boston dan Massachusetts, serta 10,4 juta dolar untuk wilayah New York-New Jersey.
Gubernur New York, Kathy Hochul juga mengkritik kenaikan harga tersebut di media sosial X.
"Membebankan biaya lebih dari 100 dolar untuk perjalanan kereta api singkat terdengar sangat mahal bagi saya," tulisnya.
(Tribunnews.com/Sina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/stadion-final-piala-dunia-2026-metlife-stadium-new-york-amerika-serikat.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.