Cristiano Ronaldo dan Kariernya
Rahasia Karier Panjang Cristiano Ronaldo: Dari Diet Ketat hingga Larangan Main Game
Mantan koki pribadi Cristiano Ronaldo ungkapkan rahasia gaya hidup sehat ala CR7 yang membuatnya tetap bugar meski telah berusia 41 tahun.
Ringkasan Berita:
- Cristiano Ronaldo tetap tampil tajam di usia 41 tahun, mencetak 26 gol musim ini bersama Al Nassr dan masih bersiap tampil di Piala Dunia 2026.
- Kunci kebugarannya ada pada pola makan ketat, menurut mantan kokinya Giorgio Barone, termasuk menghindari susu dan mengandalkan protein berkualitas.
- Disiplin gaya hidup jadi faktor utama, seperti menjaga pola tidur dan menghindari kebiasaan begadang (termasuk bermain game), yang membuat Ronaldo mampu bertahan di level elite hingga usia senja.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan koki pribadi Cristiano Ronaldo, Giorgio Barone, mengungkap gaya hidup sehat ala CR7 yang membuatnya tetap bugar meski telah berusia 41 tahun.
Seperti diketahui, Ronaldo masih aktif sebagai pesepak bola profesional dan saat ini membela klub Liga Arab Saudi, Al Nassr.
Di usia yang tidak lagi muda, ketajamannya di depan gawang tetap terjaga.
Musim ini, ia telah mencetak 26 gol dari 31 penampilan, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring kompetisi yang belum berakhir.
Ikon Portugal itu juga tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Piala Dunia 2026, yang diperkirakan menjadi edisi keenam sekaligus terakhir dalam karier internasionalnya.
Ronaldo pun berambisi menutup perjalanan panjangnya dengan pencapaian gemilang.
Namun, satu hal yang tak terbantahkan adalah kemampuan Ronaldo menjaga kondisi fisiknya tetap prima hingga usia senja sebagai pesepak bola profesional, sesuatu yang jarang mampu dilakukan atlet lain.
Sebagai perbandingan, legenda seperti Zinedine Zidane pensiun di usia 34 tahun, sementara Eric Cantona memilih gantung sepatu pada usia 30 tahun.
Ternyata, Ronaldo memiliki pola hidup khusus untuk menjaga kebugarannya, yang diungkap oleh Giorgio Barone saat masih bekerja sebagai koki pribadinya di Juventus.
Pola Makan Jadi Kunci
Kesuksesan tersebut tak lepas dari disiplin tinggi dalam menjaga pola makan. Diet Ronaldo dirancang untuk menunjang intensitas latihan yang tinggi, sekaligus menjaga kebugaran tubuhnya tetap optimal sepanjang musim.
Selama memperkuat Juventus, Ronaldo dibantu oleh koki pribadi Giorgio Barone yang bertanggung jawab mengatur menu hariannya.
Dalam pengakuannya, Barone mengungkapkan bahwa salah satu aturan paling mengejutkan adalah larangan mengonsumsi susu.
Menurutnya, konsumsi susu tidak selaras dengan kebutuhan alami tubuh manusia dewasa.
“Manusia adalah satu-satunya makhluk yang minum susu dari spesies lain setelah masa bayi. Itu bertentangan dengan alam,” ujar Barone, dikutip dari Sportbible.
Baca juga: Bruno Fernandes: Juara Piala Dunia 2026 Jadi Kado Sempurna untuk Cristiano Ronaldo
Sebagai gantinya, Ronaldo dianjurkan mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi seperti telur, ikan, serta organ hewan seperti hati dan jantung yang disebut sebagai “superfood”.
Meski demikian, dietnya tidak sepenuhnya ketat dalam hitungan makronutrien seperti protein atau karbohidrat.
Hal ini karena intensitas latihan Ronaldo yang sangat tinggi membuat tubuhnya mampu membakar kalori secara optimal.
Disiplin Gaya Hidup
Tak hanya soal makanan, Barone juga mengatur pola hidup Ronaldo secara keseluruhan, termasuk jadwal tidur dan aktivitas harian.
Salah satu aturan unik lainnya adalah larangan bermain game, khususnya konsol seperti PlayStation.
Kebiasaan bermain game hingga larut malam dinilai dapat berdampak buruk pada kualitas tidur dan memicu pola makan tidak sehat.
“Banyak pemain memiliki kebiasaan begadang, terutama bermain PlayStation. Itu bisa menjadi kehancuran bagi pesepak bola,” jelas Barone.
Menariknya, pendekatan ini berbeda dengan gaya hidup Andrea Pirlo, yang justru santai dan bahkan sempat bermain PlayStation sebelum membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
Sementara itu, Robert Lewandowski juga memiliki kebiasaan unik dengan mengonsumsi makanan penutup sebelum hidangan utama, namun tetap mampu tampil di level elite hingga usia 30-an akhir.
Perbedaan pola hidup antar atlet menunjukkan bahwa tidak ada satu formula pasti untuk sukses.
Namun dalam kasus Cristiano Ronaldo, konsistensi dan disiplin ekstrem menjadi faktor utama yang membuatnya mampu bertahan di puncak performa selama hampir 25 tahun sejak debut profesionalnya bersama Sporting CP.
Dengan gaya hidup tanpa kompromi, termasuk menghindari susu dan menjaga rutinitas harian secara ketat, Ronaldo terus membuktikan bahwa umur hanyalah angka, selama tubuh dijaga dengan standar tertinggi.
(Tribunnews.com/Ali)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-Cristiano-Ronaldo-saat-cetak-gol-di-Al-Nassr.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.