Piala Dunia 2026
Ide Pertunjukan Musik di Final Piala Dunia 2026, Jeda Babak Bisa 2 Kali Lipat Lebih Lama
Diadakannya pertunjukan musik pada jeda babak pertama dan kedua di final Piala Dunia 2026 membuat waktu istirahat pemain menjadi lebih lama.
Ringkasan Berita:
- Keputusan FIFA menggelar pertunjukan musik tengah babak atau half time show pada final Piala Dunia 2026 mengancam kepentingan para pemain yang bertanding.
- Pasalnya para pemain terbiasa menjalani istirahat jeda babak selama 15 menit saja.
- Dengan adanya acara semacam itu, waktu istirahat mereka akan menjadi lebih panjang.
TRIBUNNEWS.COM - Keputusan FIFA mengadakan pertunjukan musik di jeda babak pertama dan kedua atau half time show di final Piala Dunia 2026 akan menjadi terobosan baru.
Pasalnya belum pernah ada acara semacam itu digelar di babak final event sepak bola terbesar sejagad.
Di satu sisi, pertunjukan semacam itu memiliki arti penting di dunia olahraga Amerika Serikat.
FIFA barangkali mengharapkan penonton lokal di sana lebih bisa menikmati pertandingan yang digelar.
Mereka juga berharap penggemar pada umumnya yang menyaksikan babak final bisa terhibur dan mendapatkan hiburan besar dari bintang tamu yang ditampilkan.
Di sisi lain, tindakan FIFA itu juga memiliki risiko besar.
Baca juga: Apakah Pemain dalam Daftar Skuad Final Timnas di Piala Dunia 2026 Dapat Diganti?
Menurut laporan The Athletic, para pemain sepak bola sudah sangat terbiasa menjalani jeda babak selama 15 menit saja.
Artinya, mereka sudah terbiasa dengan pola istirahat singkat untuk segera beraksi lagi di atas lapangan ketika waktu yang diberikan habis.
Namun dengan adanya pertunjukan semacam itu, kemungkinan besar waktu istirahat mereka akan molor.
Sebagai perbandingan saja, saat tim-tim Eropa menjalani agenda pramusim di Amerika Serikat dengan mengikuti Piala Dunia Antarklub, ada juga half time show yang digelar.
Saat itu, half time show digelar di pertandingan final yang mempertemukan Chelsea dan PSG.
Half time show yang digelar di pertandingan tersebut memakan waktu sampai 24 menit lamanya.
Jika ditarik ke event sekelas Piala Dunia 2026, waktu yang diperlukan untuk half time show bisa lebih lama.
Dengan adanya tiga bintang tamu utama, sekiranya waktu 30 menit menjadi estimasi tercepat untuk berlangsungnya pertunjukan tersebut.
Perubahan pola istirahat para pemain jelas akan terganggu.
Padahal mereka sudah sangat terbiasa beristirahat dengan waktu singkat untuk kembali bertanding.
Perubahan tersebut bisa mengancam para pemain yang harus bertanding di pertandingan terbesar dalam hidup mereka, yaitu final Piala Dunia.
Meski demikian, FIFA nampaknya tak akan mengubah keputusannya.
Apalagi mereka sudah menentukan tiga artis yang akan memeriahkan konser jeda babak pada laga final mendatang.
Ketiga artis yang mendapatkan kehormatan besar tersebut adalah BTS, Madonna, dan Shakira.
Mereka akan mencetak sejarah sebagai artis-artis pertama yang tampil di acara jeda babak di Final Piala Dunia.
Hal itu lantaran sebelumnya belum pernah ada acara atau pertunjukan musik yang dilakukan di jeda pertandingan event sepak bola empat tahunan tersebut.
FIFA memberikan mandat kepada vokalis Coldplay, Chris Martin, sebagai pengawas sekaligus pengarah acara jeda babak tersebut.
"Pertunjukan jeda babak di Final Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi momen yang benar-benar istimewa, menyatukan musik, sepak bola, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kehidupan anak-anak di seluruh dunia," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino dikutip dari Kansas City Star.
"Bersama-sama, kita akan mendukung Dana Pendidikan FIFA Global Citizen dan membantu menciptakan akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas dan sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia," sambungnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Poster-promosi-Piala-Dunia-2026-FIFA.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.