Piala Dunia 2026
Kiprah sang Raja Tanpa Mahkota di Piala Dunia 2026, Belanda Minimal Tembus Semifinal
Dengan skuad yang dimiliki Belanda saat ini, De Oranye diharapkan bisa melaju setidaknya sampai semifinal turnamen.
Ringkasan Berita:
- Predikat raja tanpa mahkota yang selama ini melekat pada Timnas Belanda nyatanya bukan tanpa sebuah alasan.
- Namun, kini label tersebut akan coba dihapus oleh De Oranye saat berjuang meraih prestasi di Piala Dunia 2026.
- Dengan skuad yang dimiliki Belanda saat ini, De Oranye diharapkan bisa melaju setidaknya sampai semifinal turnamen.
TRIBUNNEWS.COM - Predikat "Raja Tanpa Mahkota" yang selama ini melekat pada Timnas Belanda nyatanya bukan tanpa sebuah alasan.
Sebutan itu lahir dari kombinasi antara kehebatan Timnas Belanda saat berlaga di turnamen elit, termasuk Piala Dunia.
Namun pada waktu bersamaan, di balik kehebatan tersebut, Belanda kerapkali mengalami crash di momen perebutan gelar juara.
Hal itulah dibuktikan dengan rekam jejak Belanda yang tercatat sudah tiga kali tembus ke final Piala Dunia.
Masing-masing pada tahun 1974, 1978, dan 2010.
Apesnya, dalam tiga final tersebut, Belanda sama-sama kalah, dan akhirnya gagal menjadi juara.
Belanda pun harus menerima kenyataan pahit yakni menyandang predikat pecundang sejati di final Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda.
Baca juga: Profil Ronald Koeman, Nakhoda Belanda yang Dibebani Status Raja Tanpa Mahkota di Piala Dunia
Kini, tepat di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung 11 Juni s/d 19 Juli 2026 di tiga negara yang berbeda.
Belanda akan mencoba peruntungannya untuk bisa menghapus status raja tanpa mahkota yang selama ini melekat pada timnya.
Di bawah komando pelatih Ronald Koeman yang juga merupakan legenda sepak bola negara tersebut.
Belanda akan memulai perjuangannya dari Grup F bersaing dengan Jepang, Swedia dan Tunisia di babak penyisihan grup.
Di atas kertas, Belanda yang pada edisi Piala Dunia sebelumnya mentok di perempat final, seharusnya bisa melaju mulus dari fase grup.
Menilik skuad Belanda yang telah dipanggil Ronald Koeman, De Oranye punya bekal mumpuni untuk bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2026.
Kombinasi pemain muda dengan sosok pemain berpengalaman, menjadi combo maut Belanda di Piala Dunia edisi kali ini.
Virgil Van Dijk selaku kapten utama jelas menjadi pilar utama Belanda agar bisa melaju sejauh mungkin di turnamen ini.
Lalu, keberadaan pemain lain seperti Frenkie De Jong dan Memphis Depay, menjadi kekuatan kunci Belanda di lini yang berbeda.
Ditunjang kehadiran pemain muda potensial seperti Patrick Kluivert, Belanda punya kekuatan untuk mengejutkan Piala Dunia 2026.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman mengakui ia punya tim yang dihuni oleh talenta luar biasa, yang membuat skuadnya terlihat kuat.
"Kami memiliki talenta seperti biasa di Belanda, banyak pemain juga yang tampil bagus di Liga Inggris misalnya, jelas kami adalah tim yang sangat kuat," akui Koeman dilansir laman FIFA.
"Kami orang Belanda, tidak takut melibatkan pemain muda, karena kami sudah terbiasa dengan hal itu,"
"Saya selalu mengatakan, jika saya punya pemain berusia 30 tahun dan 22 tahun di level sama,"
"Maka saya akan memilih pemain yang berusia 22 tahun karena dia adalah masa depan," tambahnya.
Lebih lanjut, Koeman cukup yakin bahwa skuad yang ia bawa ke Piala Dunia 2026, punya potensi untuk menggebrak.
"Semua pemain datang dengan senyuman di wajah mereka, semua orang senang bertemu lagi dan berbicara dalam bahasa Belanda," jelas Koeman.
"Mengelola ruang ganti yang kompleks, bukanlah sesuatu yang ingin anda fokuskan terlalu banyak, idealnya anda hanya perlu fokus pada aspek sepak bola,"
Suara Lokal soal Skuad Belanda di Piala Dunia 2026, Minimal Semifinal
Ditanya soal skuad yang dibawa Ronald Koeman ke Piala Dunia 2026, sekaligus seberapa jauh Negeri Kincir Angin akan melaju di turnamen empat tahunan tersebut.
Pendapat menarik disampaikan Arnan Binafsihi selaku Wakil Ketua Umum Oranje Indonesia.
Arnan mengatakan dirinya cukup optimis dengan nama-nama pemain yang telah dipilih Koeman untuk Piala Dunia.
Meskipun masih ada beberapa pemain yang cukup disayangkan tidak dibawa Koeman ke Piala Dunia, Arnan merasa kombinasi skuad Belanda saat ini yang mengandalkan combo antara pemain berpengalaman dan pemain muda cukup menjanjikan.
"Dari segi skuad cukup optimis, meskipun ada beberapa nama yang tidak dipanggil seperti Joey Veerman, Jeremie Frimpong, Kees Smit, Lutsharel Geertruida dan Ian Maatsen," ujar Arnan saat dihubungi Tribunnews.
"Plus beberapa pemain cedera seperti Jerdy Schouten, Xavi Simons dan Matthijs De Ligt, secara keseluruhan materi skuad Belanda cukup baik,"
"Ada kombinasi pemain yang sudah senior (baik dari segi usia dan penampilan) dan pemain muda serta pemain minim caps,"
"Contohnya Crysencio Summerville yang diharapkan bisa jadi pembeda karena tampil bagus bersama West Ham musim ini,"
Arnan pun menyakini Belanda setidaknya bisa melaju sampai babak semifinal Piala Dunia 2026, syukur-syukur bisa juara, demi melepas statusnya sebagai raja tanpa mahkota.
"Dari materi skuad yang dipanggil, Belanda seharusnya minimal bisa mencapai semifinal, dengan catatan apabila skuad ini bisa dimaksimalkan Koeman selaku pelatih,"
"Koeman selama ini cenderung mengandalkan skema dan pemain yang sudah familiar dengannya, kini dia harus berani berimprovisasi, baik dari segi gaya bermain maupun susunan pemain yang diturunkan," tukasnya.
Layak dinanti seberapa jauh Belanda yang dibesut pelatih Ronald Koeman bisa melaju di Piala Dunia 2026?
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/euro-2024-timnas-belanda-xavi-simons.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.