Liga Arab Saudi
Jorge Jesus Resmi Pisah Jalan dengan Ronaldo Cs, Al Nassr Ucap Salam Perpisahan
Al Nassr resmi berpisah dengan pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, setelah sukses membawa klub tersebut menjuarai Liga Arab Saudi 2025/2026.
Ringkasan Berita:
- Al Nassr resmi berpisah dengan Jorge Jesus setelah pelatih asal Portugal itu sukses membawa Cristiano Ronaldo dan kolega menjuarai Liga Arab Saudi 2025/2026.
- Jorge Jesus mengaku memilih pergi karena merasa sudah memenuhi janjinya membantu Ronaldo menjadi juara bersama Al Nassr.
- Selama satu musim menangani Al Nassr, Jesus mencatat 40 kemenangan dari 49 laga dan membawa tim tampil sangat tajam dengan 136 gol.
TRIBUNNEWS.COM - Al Nassr resmi berpisah dengan pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, setelah sukses membawa klub tersebut menjuarai Liga Arab Saudi 2025/2026.
Pengumuman perpisahan itu disampaikan langsung Al Nassr melalui media sosial resmi klub pada Kamis (29/5/2026).
"Hadir dengan penuh tantangan dan pergi sebagai juara. Terima kasih Jesus atas semua yang telah Anda berikan untuk Al Nassr."
"Anda akan selalu dicintai oleh fans Al Nassr. Sungguh perjalanan yang luar biasa," tulis klub melalui akun resmi mereka.
Salam perpisahan dari Al Nassr ini sekaligus menepis tentang laporan yang sempat beredar bahwa Jorge Jesus mau bertahan di Al Nassr dengan sejumlah syarat.
Sebelumnya, media 365Scores Arab menyebutkan tiga permintaan Jorge Jesus agar dia bertahan lebih lama di Al Nassr.
Tiga itu yakni soal kenaikan gaji, manajemen klub yang kondusif serta enam amuni baru untuk musim depan.
Ronaldo disebut menekan manajemen Al Nassr agar menyanggupi permintaan pelatih 71 tahun itu.
Namun kini, dengan salam perpisahan yang disampaikan Al Nassr, berarti jalinan kerja sama Jorge Jesus di Arab Saudi telah berakhir.
Baca juga: 3 Permintaan Jorge Jesus jika Bertahan di Al Nassr, Ronaldo Ikut Campur Tangan
Jorge Jesus sendiri sebenarnya sudah mengumumkan keinginannya untuk pergi sejak beberapa hari terakhir.
Pelatih berusia 71 tahun itu sebelumnya mengumumkan tidak akan memperpanjang kontraknya meski sempat ada upaya dari manajemen klub untuk mempertahankannya.
Jesus memilih meninggalkan Al Nassr setelah merasa telah memenuhi janjinya kepada Cristiano Ronaldo.
Sang pelatih mengungkapkan bahwa sejak awal kedatangannya ke Riyadh, ia memang memiliki misi membantu Ronaldo meraih gelar juara bersama Al Nassr.
"Saya berkata kepada Cristiano: saya akan membantu Anda menjadi juara, lalu setelah itu saya akan pergi," ujar Jorge Jesus pekan lalu, dikutip Arriyadiyah.
Ia juga menjelaskan bahwa awalnya Al Nassr menawarkan kontrak dua tahun. Namun dirinya hanya ingin menandatangani kontrak satu musim karena sudah terbiasa mengambil proyek jangka pendek dalam karier kepelatihannya.
Baca juga: Bangganya Cristiano Ronaldo Akhiri Musim Ini dengan Trofi di Al Nassr
Menurut Jesus, musim bersama Al Nassr menjadi salah satu tantangan terberat sepanjang kariernya.
Ketatnya persaingan Liga Arab Saudi membuat dirinya harus mengambil banyak keputusan besar dan menanggung tekanan tinggi sepanjang musim.
"Ketika Cristiano Ronaldo dan Nelson Semedo menghubungi saya, saya tahu ini akan menjadi tantangan tersulit dalam karier saya. Untuk memenangkan liga ini, kami harus jauh lebih baik dari para pesaing," kata Jesus.
Meski begitu, hasil akhirnya sangat manis. Di bawah kepemimpinan Jorge Jesus, Al Nassr tampil dominan dan akhirnya mengunci gelar Liga Arab Saudi pada pekan terakhir musim.
Jesus menangani Al Nassr sejak Juli 2025 menggantikan Stefano Pioli.
Selama satu musim, ia memimpin Al Nassr dalam 49 pertandingan di semua kompetisi dengan catatan impresif.
Al Nassr meraih 40 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan enam kekalahan.
Selain sukses menjadi juara, Al Nassr juga tampil sangat produktif di lini depan.
Tim yang dipimpin Cristiano Ronaldo itu mencetak total 136 gol sepanjang musim, termasuk 91 gol di Liga Arab Saudi.
Ketajaman lini serang menjadi salah satu kekuatan utama Al Nassr era Jorge Jesus.
Kini, setelah berhasil mengakhiri penantian gelar liga bersama Ronaldo, Jorge Jesus memilih membuka lembaran baru dalam kariernya.
Masa depan sang pelatih masih belum pasti, namun sejumlah laporan menyebut ia memiliki opsi melatih di Turki atau melanjutkan karier di luar Arab Saudi.
Sementara bagi Al Nassr, kepergian Jorge Jesus menjadi akhir dari musim yang sukses sekaligus awal pencarian pelatih baru untuk mempertahankan dominasi mereka musim depan.
(Tribunnews.com/Tio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-fenerbahce-asal-portugal-jorge-jesus.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.