Liga Spanyol
Mimpi Rashford Cuma Satu Sisi, Barcelona Lanjut ke Bernardo Silva setelah Gordon
Barcelona akan melanjutkan misi mendatangkan Bernardo Silva setelah berhasil transfer Anthony Gordon, meninggalkan Marcus Rashford terus terkatung.
Ringkasan Berita:
- Barcelona akan gantian mengincar Bernardo Silva setelah berhasil mendatangkan Anthony Gordon.
- El Barca bersaing dengan Atletico Madrid untuk mendapatkan pemain berusia 31 tahun tersebut.
- Pada saat yang sama, Barcelona masih belum memberikan pendekatan kepada Marcus Rashford.
TRIBUNNEWS.COM - Misi besar Barcelona melengkapi skuad mereka musim depan terus berlanjut setelah mendatangkan Anthony Gordon.
Sebagaimana diketahui, Barcelona berhasil mendaratkan Anthony Gordon dari Newcastle United dengan mahar 80 juta Euro, Jumat (29/5/2026) waktu setempat.
Gordon diikat dengan durasi kontrak selama 5 tahun yang akan membuatnya bertahan di Camp Nou hingga 2031 mendatang.
El Barca pun langsung membidik target selanjutnya setelah Gordon diperkenalkan.
Mereka lagi-lagi akan memperkuat lini serang mereka dengan menambahkan amunisi berpengalaman.
Sayangnya bukan Marcus Rashford yang menjadi incaran Barcelona selanjutnya.
Baca juga: Drama Transfer Julian Alvarez Memanas, Atletico Serang Barcelona Lewat Sindiran Pedas
Mereka lebih fokus untuk bisa segera mendatangkan pemain asal Portugal, Bernardo Silva.
Barca mengejar Silva yang keluar dari Manchester City secara cuma-cuma di akhir musim 2025/2026.
Namun tim berjuluk Blaugrana ini tak sendirian dalam mengincar Silva.
Mereka bersaing dengan salah satu rival di Liga Spanyol, Atletico Madrid.
Atleti juga masih mengantre mendapatkan tanda tangan pemain berusia 31 tahun tersebut.
Bernardo Silva baru akan membuat keputusan setelah merampungkan perjalanannya bersama Portugal di Piala Dunai 2026.
Ia akan menentukan apakah akan menerima tawaran dari Barcelona atau Atletico Madrid yang sama-sama punya tempat untuknya musim depan.
Laju Barca yang lebih memberikan prioritas kepada Bernardo Silva untuk didatangkan membuat Marcus Rashford mulai was-was.
Pasalnya ia malah tak mendapatkan perhatian serupa seperti Barca menggebu memburu Gordon atau Silva.
Padahal Rashford punya keunggulan yang tak dimiliki kedua pemain tersebut.
Ia sudah merasakan merumput semusim di bawah arahan pelatih Hansi Flick.
Banderol dirinya dari Manchester United pun tak terbilang mahal.
Ia hanya akan menelan biaya 30 juta Euro untuk didatangkan permanen ke Camp Nou.
Setan Merah sepertinya juga fleksibel bila Barcelona memecah biaya transfer sang pemain menjadi tiga tahun.
Artinya, per tahun selama tiga tahun mendatang MU akan mendapatkan uang 10 juta Euro dari Barcelona.
Usia Gordon memang lebih muda dari Rashy, tetapi secara kontribusi musim lalu, kedua pemain belum dalam tahap setara.
Rashford unggul di beberapa kategori penting, seperti akurasi tendangan, akurasi umpan silang, serta umpan sukses yang terjadi di pertahanan lawan.
Menurut catatan SDFN dan Sportfun, Rashford mencatatkan keunggulan tersebut saat mengemas pertandingan lebih banyak dari Gordon.
Pada musim lalu, Rashford bermain sebanyak 32 kali di semua kompetisi.
Sedangkan Anthony Gordon bermain sebanyak 26 kali bagi Newcastle United.
Namun, perpindahan incaran Barca tentu saja bukan tanpa alasan.
Barangkali analisa dari tim asal Catalan tak lagi terfokus pada aspek penyerangan.
Mereka barangkali juga mempertimbangkan andil sang pemain dalam menggalang pertahanan sejak di lini depan.
Dalam hal itu, Anthony Gordon unggul cukup jauh dari Rashford.
Gordon tercatat mampu melakukan 57 kali ball recoveries bagi Newcastle United.
Ia juga hanya kehilangan kontrol bola sebanyak 259 kali saja.
Bandingkan dengan Rashford yang hanya melakukan 44 kali ball recoveries dengan 362 kali kehilangan kontrol.
Barcelona harus bisa memastikan mereka tak akan kekurangan daya dobrak dengan mendatangkan Gordon sebagai winger kiri baru.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aksi-penyerang-Manchester-United-asal-Inggris-Marcus-Rashford.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.