Empat Alasan Seseorang Mudah Percaya Berita 'Hoax'

Zaman sekarang, informasi itu sangat banyak. Kita pun susah membedakan mana yang benar dan salah.

Empat Alasan Seseorang Mudah Percaya Berita 'Hoax'
kompas.com
Zaman sekarang, informasi itu sangat banyak. Kita pun susah membedakan mana yang benar dan salah. Hingga tidak sedikit orang yang mudah percaya dengan berita hoax. Duh, kenapa ya? Kita bisa lihat empat alasan kenapa orang mudah percaya berita hoax, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu apa itu hoax. 

TRIBUNNEWS.COM - Zaman sekarang, informasi itu sangat banyak. Kita pun susah membedakan mana yang benar dan salah. Hingga tidak sedikit orang yang mudah percaya dengan berita hoax.

Duh, kenapa ya? Kita bisa lihat empat alasan kenapa orang mudah percaya berita hoax, tapi sebelumnya kita cari tahu dulu apa itu hoax.

 Arti 'hoax'

Seperti ditulis di Hai-Online, Hoax atau pemberitaan palsu adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu.

Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu.

Tapi apa alasan orang lebih mudah percaya berita hoax berdasarkan sisi psikologi.

1. Keterbatasan informasi

Kita percaya berita hoax bukan karena kita mudah dibohongi tapi karena keterbatasan arus informasi yang datang.

2. Tingkat popularitas informasi

Ternyata, pemberitaan yang terus menerus dapat membuat manusia jadi tertutup pada kebenaran, lho!

3. Ketertarikan

Kita lebih tertarik dengan berita hoax karena topiknya yang menarik dan unik. Makanya dengan mudah langsung percaya dengan hoax.

4. Confirmation bias

Kalau berita hoax tersebut berkaitan dengan hal yang dipercaya, maka kebohongan akan lebih mudah diterima. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved