Rabu, 13 Mei 2026

Projek Blockchain dari Korea Selatan Kini Bidik Pasar Indonesia

LIVEEN platform data jejaring sosial berbasis blockchain, sediakan informasi lokasi terkini pengguna dan memberikan kompensasi dalam bentuk Veen token

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
istimewa
LIVEEN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahukah kamu bahwa data lokasimu bisa mendapatkan kompensasi token di atas platform berbasis blockchain? Inilah model bisnis terbaru yang dikembangkan oleh Finotek Group yang bernama LIVEEN

Tak main-main, projek LIVEEN telah berkolaborasi dengan Samsung yang mendukung projek blockchain dengan menghadirkan fitur crypto wallet pada produk telepon genggamnya, dimulai dari seri Galaxy S10.

Pengembang projek LIVEEN, Finotek Group, adalah salah satu platform finansial teknologi unggulan di Korea Selatan. Dengan tujuan membentuk servis finansial yang lebih baik dengan berbagai platform berbasis teknologi blockchain,

LIVEEN hadir sebagai platform data jejaring sosial berbasis blockchain yang menyediakan informasi mengenai lokasi terkini pengguna dan memberikan kompensasi dalam bentuk VEEN Token sebagai valuenya.

Pengguna juga bisa mendapatkan kompensasi lebih banyak jika memposting kegiatan mereka di lokasi tersebut. Data pengguna tersimpan otomatis secara periodik dalam sistem dan dianalisis oleh LIVEEN.

Namun, LIVEEN berkomitmen untuk tidak mentransfer atau menunjukkan data pribadi pengguna tersebut secara bebas.

Baca: Gunakan Kecerdasan Buatan, Bisnis Daring Kian Subur

Selama ini banyak perusahaan IT yang menggunakan data pengguna dan meraih keuntungan yang besar tanpa memberikan kompensasi kepada penggunanya.

LIVEEN hadir untuk memecahkan hal tersebut, memberikan hak kepada pengguna atas data yang digunakan dan memberikan value yang lebih besar melalui analisa data yang dikumpulkan.

LIVEEN memfasilitasi pengguna untuk dapat menggunakan VEEN Token yang didapat melalui ekosistem yang dibentuknya. Pengguna dapat menggunakan VEEN Token sebagai donasi, menukarkannya dengan mata uang konvensional di exchange, membeli berbagai konten, menukarnya dengan poin layanan dan milis dengan mitra terafiliasi. Kedepannya, LIVEEN juga berencana untuk segera menjalin kerja sama dengan e-commerce. 

Bagaimana dengan orang-orang yang belum pernah menggunakan jasa finansial sehingga tidak ada data yang tercatat atau yang biasa disebut dengan unbanked population? Inilah yang sebenarnya menjadi tujuan utama LIVEEN.

LIVEEN ingin membantu unbanked population untuk menghasilkan data.

Baca: Tongdun Tercatat di OJK Sebagai Penyedia Teknologi Inovasi Keuangan Digital Bagi Perusahaan Fintech

"Oleh karena itu, target layanan LIVEEN adalah Asia Tenggara, Timur Tengah dan juga Afrika," kata Sheila Suekto / Coinone Indonesia Head of Business Strategy dalam keterangan pers, Selasa (30/7/2019). 

Untuk bisa masuk ke pasar Indonesia saat ini LIVEEN bersama dengan Finotek Group menjalin kerja sama dengan Qoo10 untuk membentuk ekosistem LIVEEN.

Melalui perjanjian kerja sama tersebut, Qoo10 akan menyediakan sistem e-commerce di Asia Tenggara dan elemen marketing untuk LIVEEN sebagai target perluasan pasar.

Tidak hanya menjalin kerja sama dengan e-commerce, LIVEEN juga tengah berkolaborasi dengan salah satu layanan crypto exchange di Indonesia, yakni Coinone Indonesia untuk bisa melebarkan sayap dan hadir untuk para pengguna Indonesia. 

Dimulai dari Indonesia, LIVEEN ingin terus memperluas layanannya untuk memberikan hidup yang lebih mudah dan bahagia kepada lebih dari 1 juta orang di dunia melalui data LIVEEN

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved