Marak Penjualan Akun Netflix di e-Commerce, Netflix Angkat Bicara

Maraknya penjualan akun Netflix ilegal di Indonesia diperhatikan belut oleh penyedia jasa layanan video on demand tersebut.

Marak Penjualan Akun Netflix di e-Commerce, Netflix Angkat Bicara
Kompas.com/ Bloomberg
Ilustrasi Netflix di smartphone 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya penjualan akun Netflix ilegal di Indonesia diperhatikan belut oleh penyedia jasa layanan video on demand tersebut.

Pasalnya, penjualan akun Netflix ilegal bisa mudah ditemui dari e-commerce maupun marketplace tanah air.

Misalnya untuk membeli akun Netflix Premium hanya dibanderol Rp 25.000 hingga Rp 30.000 saja.

Padahal layanan tersebut memiliki tarif berlangganan termurah Rp 109.000 per bulan untuk standar, Rp 139.000 per bulan dan Netflix Premium Rp 169.000 per bulan.

"Ada sumber-sumber berbeda untuk mengakses Netflix, ketika kami temukan akun seperti ini biasanya tim kami akan lapor dan lacak. Kami akan berusaha mengatasi, mencabut akses akun tersebut," ujar Leigh Wong, Head of Corporate Communications Netflix Asia Tenggara saat ditemui , Kamis (1/8).

Kendati akan berdampak secara bisnis, namun tak dijelaskan berapa potensi kerugian akibat penjualan akun-akun ilegal tersebut.

Yang jelas, Netflix saat ini terus mengembangkan pasar Indonesia baik dari sisi pertumbuhan jumlah penonton maupun kreator.

Baca: Saat Disinggung Kenapa Tak Punya Kantor di Indonesia, Ini Kata Netflix

Saat ini platform Netflix memang memungkinkan untuk diakses dalam beberapa device. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi akun Netflix diretas perlu dicek dengam membuka account, menu dan lihat recent device streaming. Mengubah kata sandi dan memutus koneksi dari semua perangkat bisa dilakukan bila terindikasi akun Anda diretas.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Tarif langganan Netflix hanya Rp 30.000 per bulan? awas itu Palsu!

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved