OPPO Luncurkan Reno Edisi Terbatas, Kolaborasi dengan 3 Seniman Indonesia

Menggandeng tiga seniman Indonesia Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, OPPO Indonesia meluncurkan OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition

OPPO Luncurkan Reno Edisi Terbatas, Kolaborasi dengan 3 Seniman Indonesia
TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda
Menggandeng tiga seniman Indonesia Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, OPPO Indonesia meluncurkan OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition dan Limited Edition, sekaligus memperkenalkan pameran Renoscape di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (14/8/2019). 

Menggandeng tiga seniman Indonesia Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, OPPO Indonesia meluncurkan OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition dan Limited Edition, sekaligus memperkenalkan pameran Renoscape di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Sehari sebelumnya, Selasa (13/8/2019), OPPO menggaet langsung Amir Sidharta dari Sidharta Auctioneer, serta Phillips Auction yang merupakan lembaga lelang bereputasi tinggi di kancah internasional untuk pelelangan karya seni kontemporer, melelang masing-masing Signature Edition dan Limited Edition bersama dengan karya para seniman untuk penggalangan dana sosial di Altitude Grill, The Plaza. Total penggalangan dana berhasil mengumpulkan satu miliar rupiah yang akan digunakan untuk membantu pengembangan pendidikan dan pengelolaan museum di Jakarta.

“Pada pelelangan kemarin, masing-masing smartphone dibuka dengan bidding awal 35 juta bersama dengan hasil karya lukisan (yang saat ini masih bisa dilihat di Renoscape). Pada akhirnya OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition karya Darbotz dan Arkiv Vilmansa terlelang dengan harga 45 juta, sementara OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition karya Ronald Apriyan terjual 75 juta,” ujar PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto yang ditemui saat Tur Pameran Renoscape di Plaza Indonesia, Rabu (14/8/2019).

Pameran Renoscape di Plaza Indonesia hingga tanggal 31 Agustus 2019.
Pameran Renoscape di Plaza Indonesia hingga tanggal 31 Agustus 2019. (TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda)

Aryo menambahkan, pelelangan tersebut dibarengi dengan art work yang ditampilkan pada pameran Renoscape hingga tanggal 31 Agustus 2019. Dalam pameran ini, pengunjung dapat menikmati karya-karya kreatif perpaduan seni dan teknologi berupa lukisan, karpet, agenda, serta kaos dari Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, menggunakan teknologi AR.

Teknologi AR pada pameran Renoscape.
Teknologi AR pada pameran Renoscape. (TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda)

“Itu pada siang harinya, pada malam harinya, kita lelang kembali OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition disertai art work berupa karpet yang dibuka dengan harga Rp 12.999.000. OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition karya Darbotz dan Arkiv Vilmansa terlelang dengan harga 55 juta dan karya Ronald Apriyan terjual seharga 45 juta,” terang Aryo.

Sisa 29 unit OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan, beserta merchandise berupa buku dan T-Shirt bisa didapatkan hanya pada pameran Renoscape. Walaupun begitu, tambah Aryo, pihaknya masih membuka kemungkinan untuk penjualan Limited Edition ini secara online.

OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition merupakan edisi yang sangat spesial karena hanya tersedia satu unit untuk masing-masing Seri Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan. Pada bagian penampang belakang produk ini, terukir karya para seniman yang menonjolkan creative innovation, sesuai dengan semangat yang dibawa oleh OPPO Reno Series.

Sementara itu, OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition tersedia sebanyak 30 unit untuk masing-masing seri. Selain tiga unit yang telah dilelang untuk penggalangan dana, publik juga dapat membeli Limited Edition tersebut di pameran Renoscape. Setiap Rp1.000.000,- yang dihasilkan dari pembelian Limited Edition ini akan disumbangkan OPPO untuk tambahan penggalangan dana sosial.

Proses pembuatan penampang belakang OPPO Reno 10x Zoom Signature Edition dan Limited Edition sendiri terbilang kompleks. Untuk memastikan karya seniman terpampang sempurna, masing-masing karya diukir dari dalam bagian penampang belakang dengan suhu yang diatur sedemikian rupa, sehingga detail karya seniman terlihat dengan jelas. Pemilihan untuk mengukir melalui bagian dalam penampang juga ditujukan agar permukaan produk tetap halus dan nyaman digenggam.

Proses produksi kolaboratif yang detail ini dilakukan dalam waktu satu bulan penuh dan menjadi tantangan tersendiri bagi OPPO maupun ketiga seniman. Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan yang hadir pada acara Tur Pameran Renoscape membagikan pengalaman mereka bekerja sama dengan OPPO.

“Karya seni yang saya pamerkan di Renoscape bernama Crown of Creation yang melihat komplesitas kehidupan kita sehari-hari yang tak bisa lepas dari teknologi.  Pembuatannya sendiri memakan waktu tiga bulan karena dari ide yang kita punya harus bisa digabungkan dengan smartphone OPPO Reno 10x Zoom. Menurut saya ini adalah sebuah tantangan baru,” ujar Arkiv Vilmansa. Akliv Vilmansa sendiri merupakan seorang pelukis dan illustrator asal Bandung yang melahirkan berbagai karya visual yang melekat dengan figur kartun kegemarannya seperti Mickey Mouse dan Looney Tunes.

Ronald Apriyan, seorang pelukis yang tinggal di Yogyakarta dalam karya penuh warna ini, dalam kesempatan yang sama juga menceritakan hal yang serupa.

“Untuk kolaborasi dengan OPPO saya ingin menampilkan karya seni yang simple namun dekat banget dengan kita setiap hari sebagai orang Indonesia. Saya melihat teknologi begitu dahsyatnya bagi manusia, bahkan yang tidak mungkin kedepannya bisa terwujud. Dalam imajinasi saya teknologi itu akan mewujudkan rumah makan padang di luar angkasa. Jadi ketika kita traveling dari satu planet ke planet lain kalau kita laper bisa drivethru nasi padang,” terangnya.(*)     

Penulis: Firdayanda
Editor: Content Writer
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved