Pemindahan Ibu Kota Negara

Layanan Telkomsel Siap Kawal Pemerintah Jadikan Kalimantan Sebagai Ibu Kota Baru

Telkomsel juga telah siap melayani kebutuhan pelanggan, dengan adanya sebanyak 62 GraPARI yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

Layanan Telkomsel Siap Kawal Pemerintah Jadikan Kalimantan Sebagai Ibu Kota Baru
Istimewa
Salah satu jaringan Telkomsel di Kalimantan Timur 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Telkomsel terus bergerak maju membuka akses komunikasi dengan menggelar infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia.

Penggelaran jaringan yang selama ini dilakukan tidak hanya berpusat di pulau Jawa dan kota-kota besar, melainkan menjangkau ke seluruh pulau di Indonesia, termasuk pulau Kalimantan.

Hingga sekarang, di Pulau Kalimantan sendiri Telkomsel telah menggelar lebih dari 17.800 unit Base Transceiver Station (BTS), dimana sekitar 11.700 di antaranya merupakan BTS broadband yang mana sudah berhasil menjangkau lebih dari 90% populasi Pulau Kalimantan. 

Telkomsel juga telah siap melayani kebutuhan pelanggan, dengan adanya sebanyak 62 GraPARI yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan. Rencananya salah satu provinsi di Kalimantan akan dijadikan Ibu Kota Negara Indonesia.

Baca: Cerita tentang Mobil Dinas Presiden Jokowi yang Kerap Mogok

Baca: Tren Baru Cara Mengecilkan Perut: Makan 5 Kali Sehari

Baca: Sinopsis dan Fakta Lengkap Allegiant, Sekuel Divergent yang Tayang di Trans TV Pukul 14.00 WIB

Baca: Battle Spesifikasi dan Harga Xiaomi Mi A3 vs Mi A2 yang Sudah Rilis di India, Mulai Rp 2,6 Jutaan

Bahkan Telkomsel juga telah menerapkan teknologi broadband terbaru yaitu yaitu 4,9G Massive MIMO melalui 4 unit BTS nya yang tersebar di Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Tarakan (Kalimantan Utara). Teknologi 4,9G Massive Mimo akan memberikan kapasitas jaringan yang lebih besar dan memberikan kualitas layanan yang lebih baik.

Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini mengatakan, Telkomseli siap mengawal pemerintah menjadikan Pulau Kalimantan sebagai lokasi ibukota baru Indonesia di manapun nantinya.

"Berbekal infrastruktur jaringan terdepan yang tersebar di seluruh pulau, Telkomsel akan terus melanjutkan pembangunan teknologi digital di Kalimantan sehingga siap mengadopsi ekosistem teknologi digital yang lengkap dan berkelanjutan.

Segala upaya yang kami lakukan ini untuk senantiasa menjaga kedaulatan bangsa Indonesia agar dapat terus mengakselerasi pembangunan negeri,” kata Emma dalam keterangan persnya.

Sedangkan jika ibukota nantinya ditetapkan di Provinsi Kalimantan Timur, Telkomsel juga telah siap mengawal provinsi ini sebagai ibukota NKRI dengan adanya layanan telekomunikasi yang berkualitas dengan dukungan sejumlah 5.500 unit BTS, di mana sekitar 3.800 unit merupakan BTS broadband, serta pusat pelayanan pelanggan GraPARI di 18 titik.

Kesiapan infrastruktur jaringan Telkomsel tidak hanya membuka akses komunikasi dan mengakselerasi terbentuknya ekosistem gaya hidup digital penduduk di Kalimantan Timur, namun Telkomsel juga siap mendukung Penopang Ibukota dari 56 kota dan kabupaten lainnya di seluruh provinsi Kalimantan dengan infrastruktur jaringan dan layanan.

Halaman
12
Penulis: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved