Facebook Hapus Jutaan Akun Pendukung Presiden Donald Trump

Facebook dan Twitter hapus akun pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Facebook Hapus Jutaan Akun Pendukung Presiden Donald Trump
Instagram @realdonaldtrump
Donald Trump menjadi presiden ketiga yang dimakzulkan dalam sejarah pemerintahan di Amerika Serikat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Media sosial Facebook dan Twitter hapus akun pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Mengutp dari The Verge pada Rabu (25/12/2019), ada 55 juta akun palsu yang dihapus oleh Facebook dan Twitter.

Akun ini dilaporkan dipakai untuk menyebarkan pesan berisi dukungan terhadap Trump, yang dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Sejumlah akun yang dihapus ini, disebut melakukan penyamaran sebagai warga AS dengan menggunakan profil foto yang dibuat melalui kecerdasan buatan.

Facebook menuliskan banyak akun palsu yang dipakai dalam kampanye tersebut menggunakan profil palsu. Akun-akun ini melakukan postingan konten di Facebook dan mengaku sebagai warga AS.

Dalam hal ini, Facebook menyebutkan akun yang dihapus terhubung dengan sebuah perusahaan bernama The BL yang memiliki basis di AS.

"Dengan segala hormat kepada pemilik Epoch Times, ia kemungkinan tidak mengetahui bila eksekutifnya di The BL adalah admin aktif di Epoch Media Group Pager," ujar juru bicara facebook.

"Pagi ini, kami deaktivasi akunnya dan The BL pun ikut dihapus," lanjutnya.

Head of Security Policy Facebook, Nathaniel Gleicher menyebytkan saat ini The BL sudah diblokir dari Facebook.

"Kami akan teru melanjutkan investigasi, terhadap jaringan yang terhubung dengan The BL dan mengambil langkah yang diperlukan jika terbukti melakukan aksi penipuan," kata Nathaniel.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved