KPI Minta Netflix Saring Film-film yang Akan Ditayangkan

Yuliandre mengharapkan ada diskusi dengan pihak terkait, mengenai konten tayangan yang akan disiarkan.

KPI Minta Netflix Saring Film-film yang Akan Ditayangkan
tribunnews.com/Fitri Wulandari
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Yuliandre Darwis saat ditemui di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (18/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Platform film berbayar Netflix sedang mendapat sorotan di Indonesia.

Sorotan itu mulai terkait pembayaran pajak hingga konten suguhan yang dinilai tidak pas di Indonesia.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebelumnya pernah mewacanakan mengenai sensor konten Netflix yang mengacu pada undang-undang penyiaran.

Komisioner KPI Yuliandre Darwis mengatakan, pihaknya ingin mendefinsikan penyiaran secara maksimum dan kompleks bukan hanya pada televisi dan radio, tetapi pada media penyiaran lain.

Ia mengatakan, hal ini akan menjadi sebuah langkah baik jika ada undang-undang yang dapat mengatur yang disiarkan melalui media apapun.

"Saat ini pada media televisi, sudah diatur konten dewasa hanya bisa tayang di waktu tertentu," ucap Yuliandre kepada Tribunnews, Senin (13/1/2020).

Yuliandre juga menyebutkan, Netflix merupakan penyedia layanan konten film berbayar harus menyesuaikan film-film yang ditayangkan.

"Seperti misal ada pembunuhan yang sadis, melecehkan bangsa, itu harus dilakukan filter agar cocok dengan bangsa lain," kata Yuliandre.

Ia pun mengharapkan ada diskusi dengan pihak terkait, mengenai konten tayangan yang akan disiarkan.

Halaman
12
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved