Diblokir 17 Februari, Bagaimana Nasib yang Terlanjur Jual Ponsel Ilegal?

Rencana ini kemungkinan akan mempengaruhi penjualan para penjual ponsel bekas, yang tanpa sadar sudah terlanjur menyediakan ponsel dengan ilegal

Diblokir 17 Februari, Bagaimana Nasib yang Terlanjur Jual Ponsel Ilegal?
Tangkap layar imei.kemenperin.go.id
Cara Cek HP Resmi atau BM di imei.kemenperin.go.id: IMEI Tak Terdaftar, HP Akan Diblokir April 2020 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan melakukan blokir pada ponsel ilegal, melalui nomor International Mobile Equipment Indentity (IMEI) pada 17 Februari mendatang.

Rencana ini kemungkinan akan mempengaruhi penjualan para penjual ponsel bekas, yang tanpa sadar sudah terlanjur menyediakan ponsel dengan status ilegal.

Seorang pedagang ponsel bekas dan baru di Plaza Jambu Dua Bogor, Nurul Ikhsan, mengatakan bila nanti ponsel dengan status ilegal diblokir tentu ponsel itu tidak bisa lagi dijual kepada konsumen karena tidak bisa digunakan.

"Pemblokiran ini kemungkinan akan membuat ratusan ponsel yang berada disini tidak laku, atau mungkin akan menjadi barang yang tidak bisa digunakan," ucap Ikhsan kepada Tribunnews, Jumat (14/2/2020).

Ia juga menyebutkan di Plaza Jambu Dua, masih banyak para pedagang yang menjual dan membeli ponsel dari konsumen yang disebut ponsel dengan garansi internasional.

Lebih lanjut Ikhsan mengungkapkan, belum terlalu mengerti yang mengenai ponsel yang disebut ilegal tersebut. Pasalnya, apakah ponsel yang dibeli di luar negeri dan berstatus garansi internasional termasuk ponsel ilegal.

Baca: Tidak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Evan Dimas Pasrah: Penasaran Cara Melatih Shin Tae-yong

"Bila memang ponsel yang berstatus garansi internasional dan dibeli di luar negeri ini termasuk ilegal. Pastinya banyak pedagang merugi karena tidak bisa menawarkan barang yang tidak bisa digunakan kepada konsumen," ujar Ikhsan.

Ikhsan juga mengakui, masih memiliki ponsel yang berstatus internasional untuk dijual kepada konsumen dan masih menerima pembelian ponsel berstatus internasional hingga saat ini.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan uji coba pemblokiran ponsel ilegal pada 13-14 Februari. Tetapi rencana itu diundur menjadi 17 Februari mendatang.

Halaman
12
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved