Industri Kesehatan Perlu Punya Manajeman Data Terintegrasi untuk Amankan Hasil Rekam Medis

Manajemen data berbasis digital di industri kesehatan juga berperan membantu meningkatkan keamanan data dari pasien.

Industri Kesehatan Perlu Punya Manajeman Data Terintegrasi untuk Amankan Hasil Rekam Medis
DOK.
Tavri Daviyan, Consultant for Healthcare Technology Implementation PT Reycom Document Solusi (RDS Group) menjelaskan mengenai solusi rekam medis di industri kesehatan untuk menghadapi industri kesehatan 4.0. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dunia kesehatan di Indonesia kini mulai merasakan tantangan dari era revolusi industri 4.0, terutama dalam sistem layanan kesehatan.

Industri di bidang layanan kesehatan dinilai mendesak untuk segera memiliki sistem manajemen data berbasis digital yang terintegrasi demi mengamankan data-data rekam medis pasiennya.

“Kami melihat kondisi manajemen data di industri kesehatan saat ini memang membutuhkan solusi yang terintegrasi, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi pasien serta membantu tenaga medis dalam mengakses rekam medis," ungkap Tavri Davyan, konsultan implementasi teknologi kesehatan PT Reycom Document Solusi, perusahaan penyedia solusi bisnis di bidang manajemen data di seminar yang diselenggarakan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (Pormiki) di Auditorium RSUD Pasar Minggu, Jakarta, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, manajemen data berbasis digital di industri kesehatan juga berperan membantu meningkatkan keamanan data dari pasien.

Baca: Pemerintah Saudi Tutup Sementara Masjid untuk Tekan Penyebaran Virus Corona

Dia menilai, selama ini kondisi teknologi informasi untuk industri kesehatan masih terlalu rumit, masih menggunakan sistem lama serta tidak adanya standarisasi internasional.

Di sisi lain, terdapat tantangan di mana data yang ada sangat kompleks, melibatkan banyak pihak tenaga medis, ditambah lagi proses serta regulasi yang kompleks membuat rekam medis sulit untuk dibuat digital dan menjadikannya sangat beresiko terkena bencana.

Tavri menjelaskan, RDS bisa membantu menghadapi tantangan tersebut melalui penyediaan solusi digitalisasi dokumen rekam medis yang membuat tenaga medis dapat lebih mudah mengakses sekaligus menjaga keamanan data pasien.

Penyimpanan dokumen ini menggunakan Digital Management System dari RDS.

“Dengan menggunakan teknologi ini, kami berharap dapat meningkatkan layanan yang diberikan oleh rumah sakit serta tenaga medis kepada para pasien," ungkapnya.

Solusi yang ditawarkan RDS mencakup dari pre-hospital care & arrival, assessment hingga post hospital care dimana rekam medis dari para pasien dapat diakses dengan mudah dan aman oleh tenaga medis.

Sesi seminar PORMIKI  di RSUD Pasar Minggu ini mengangkat tema 'Tata Kelola Penyelenggaraan Dokumen Rekam Medis Terdampak Bencana' dan diikuti peserta seminar dari berbagai level tenaga medis.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved