Breaking News:

Tren Belanja Online Meningkat, Tokopedia Bukukan Kenaikan Transaksi

Platform e-commerce Tokopedia, menemukan perubahan tren belanja masyarakat yang mulai bergeser ke online.

IST
Aplikasi Tokopedia di smartphone. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Platform e-commerce Tokopedia, menemukan perubahan tren belanja masyarakat yang mulai bergeser ke online.

Menurut VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, hal ini terlihat dari temuan Tokopedia yaitu kategori makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, kesehatan dan elektronik menjadi yang paling populer.

"Pada kategori Makanan dan Minuman, buah kurma, olahan daging, jeruk dan alpukat, hingga kopi kemasan merupakan produk yang paling banyak dibeli," kata Nuraini dalam keterangannya, Kamis (4/6/2020).

Ia menambahkan, dalam untuk menghadirkan produk yang dibutuhkan masyarakat Tokpedia berkolaborasi dengan mitra strategis, termasuk pemerintah dan pegiat usaha lokal dari berbagai industri.

"Kolaborasi ini bertujuan mengakselerasi adopsi digital bagi pegiat usaha lokal, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)," kata Nuraini.

"Tentunya ini dapat membantu para pengusaha agar bisnis yang masih sepenuhnya dikelola secara offline, dapat kembali secara online untuk mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi," lanjutnya.

Menurut Nuraini. selama Ramadan di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pola masyarakat dalam bekerja hingga mencari hiburan pun cenderung bergeser.

"Data internal kami memperlihatkan bahwa pada kategori Elektronik, earphone, lampu bohlam dan speaker adalah produk yang paling diburu," ucap Nuraini.

Selain itu, lanjut Nuraini, produk kesehatan juga masih diburu oleh masyarakat dan mengalami kenaikan yang signifikan.

"Beberapa produk dari kategori keseahtan yang paling diminati seperti, vitamin, peralatan P3K dan masker mulut," kata Nuraini.

Selama adanya PSBB, Nuraini juga menyebutkan, adanya kenaikan transaksi pembayaran tagihan karena banyak masyarakat yang beraktivitas dari rumah.

"Untuk membayar tagihan, masyarakat mulai menggunakan sistem online seperti membayar listrik ataupun tagihan lainnya," ucap Nuraini.

Berita Populer
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved